BUJT Hadapi Tantangan Penurunan Pendapatan Akibat Diskon Tol Nataru

- Editor

Kamis, 4 Desember 2025 - 00:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

AdinJava.CO.ID – JAKARTAKementerian Pekerjaan Umum (PU) menjamin akan memberikan potongan harga atau diskon pada tarif jalan tol saat perayaan Natal 2025 dan tahun baru 2026.

Sebelumnya, Menteri PU Dody Hanggodo menyampaikan kepada media bahwa pihaknya telah melakukan pertemuan dengan pelaku usaha jalan tol (BUJT) sejak bulan Oktober 2025.

Selama prosesnya, ia mengakui ada beberapa pihak BUJT yang tidak setuju dengan rencana tersebut, karena tidak semua jalan tol memiliki lalu lintas yang padat sehingga berisiko memengaruhi pendapatan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, VP Corporate Secretary PT Waskita Karya Tbk (WSKT) Buyung I. Lukman menyampaikan dukungan penuh terhadap kebijakan yang mempermudah masyarakat. Kebijakan tersebut menurutnya juga dapat meningkatkan efisiensi lalu lintas jalan tol.

Yang jelas, WSKT saat ini sedang menyiapkan infrastruktur dengan memastikan kelancaran para petugas di lapangan, layanan transaksi, fasilitas di area istirahat, serta perawatan konstruksi secara berkala.

“Kami yakin momentum liburan Nataru dapat memberikan kontribusi positif terhadap kinerja operasional perusahaan,” ujar Buyung saat dihubungi AdinJava, Jumat (7/11/2025).

Tiga uang setali, Mardiansyah, Sekretaris Perusahaan PT Hutama Karya (HK), menyatakan bahwa HK sepenuhnya mendukung kebijakan tersebut karena dapat mempermudah pergerakan pengguna jalan.

“Meski dalam jangka pendek berdampak pada pendapatan, kebijakan ini diharapkan memberikan pengaruh positif terhadap peningkatan jumlah lalu lintas serta kepuasan pengemudi jalan,” kata Mardiansyah.

Saat ini, HK sedang mempersiapkan infrastrukturnya dengan melakukan perawatan berkala dan perbaikan seperti penguatan jalan, rambu lalu lintas dan guardrail, penerangan jalan umum (PJU), serta kesiapan kendaraan operasional seperti patroli, rescue, dan derek serta secara aktif berkoordinasi dengan instansi dan lembaga terkait.

HK meningkatkan jumlah petugas lapangan guna menghadapi antrean di gerbang tol sambil menambah perangkat mobile reader serta layanan top-up uang elektronik di seluruh gerbang tol.

Baca Juga  Mulai Naik Derajat! 6 Zodiak Rezeki Mengalir Tak Terduga Besok

Sementara pada kuartal ketiga tahun ini, pendapatan jalan tol WSKT meningkat sebesar 2,97% dibanding tahun sebelumnya (year on year/YoY) menjadi Rp 859,39 miliar.

“Perusahaan memprediksi akan terjadi kenaikan jumlah lalu lintas dibandingkan keadaan biasa, seiring dengan meningkatnya pergerakan masyarakat pada masa libur panjang,” katanya.

Mengenai volume lalu lintas, Kepala Komunikasi Perusahaan & CSR PT Nusantara Infrastructure Tbk (META), Indah D.P. Pertiwi menyampaikan, momen Nataru biasanya menunjukkan pola pergerakan lalu lintas yang berbeda-beda.

Misalnya pada jalan tol perkotaan, volume lalu lintas diperkirakan turun sekitar 2% dibandingkan keadaan normal karena penurunan mobilitas sebelum dan setelah Nataru. Sementara itu, untuk ruas luar kota, volume lalu lintas cenderung naik lebih dari 5% seiring meningkatnya perjalanan jarak jauh.

Oleh karena itu, dari sudut pandang bisnis, dampak program tersebut terhadap pendapatan tahunan META diperkirakan netral hingga positif, karena kenaikan di jalur luar kota akan mengimbangi penurunan di jalur perkotaan.

Sebelum perayaan Natal dan Tahun Baru, META memastikan seluruh infrastruktur berada dalam kondisi terbaik. Dewi menyatakan, pihaknya terus bekerja sama dengan berbagai pihak, menyediakan tim yang siap 24 jam, serta layanan derek tanpa biaya.

Sementara pendapatan sektor jalan tol META hingga September 2025 mencapai Rp 600 miliar, menyumbang 71% dari target yang ditetapkan perusahaan tahun ini. “Kami yakin bisa menyelesaikan tahun dengan pencapaian sesuai target,” ujar Dewi.

Di sisi lain, Sekretaris Jenderal Asosiasi Jalan Tol Indonesia (ATI), Kris Ade Sudiyono menyatakan bahwa kebijakan tarif seharusnya dilihat sebagai salah satu alat untuk mengatur arus lalu lintas. Karena menurut pengalamannya sebelumnya, masyarakat menurutnya tidak terlalu peka terhadap aturan tarif tol.

Baca Juga  PKH Lansia & Anak Dapat Berapa? Cair di BRI BNI November 2025

“Publik lebih memperhatikan dan sangat menghargai aspek pengelolaan serta rekayasa lalu lintas serta kesiapan infrastruktur dan pelayanannya,” kata Kris.

Kris mengakui pihaknya sedang bekerja sama dengan Kementerian Perhubungan, Kementerian Pekerjaan Umum, serta koordinator lalu lintas dari Polri dalam melakukan pengelolaan atau rekayasa lalu lintas.

Minggu depan, ATI dilaporkan akan mengadakan pertemuan dengan Kementerian PUPR untuk membahas aturan mengenai besaran potongan tarif tol.

“Menurut saya, seharusnya kami di jalan tol perlu memastikan kesiapan infrastruktur dan layanan jalan tol siap mendukung masyarakat dalam melakukan perjalanan akhir tahun,” ujar Kris.

Di sisi lain, masyarakat yang mengikuti pendapat Kris perlu mempersiapkan diri menghadapi penurunan kecepatan lalu lintas di jalan tol. Kapasitas jalan umum seringkali terbatas dan mengalami hambatan akibat aktivitas masyarakat pada periode tertentu.

Berita Terkait

Kenaikan Gaji Pensiun PNS Tahun 2024, Taspen Bantah Info November 2025
Kucing Bisa Alami Demensia! 8 Tanda yang Perlu Diwaspadai
Ban Lebih Lebar: Manfaat dan Risikonya
Jawa Timur Juara Nusantaraya di ICCF 2025, Buktikan Kepemimpinan Ekonomi Kreatif Nasional
Kasus Perundungan di Sekolah yang Berujung Bencana
4 Teh Pemecah Kolesterol
Jika Tidak Bisa Lakukan 8 Hal Ini, Anda Mungkin Tua Lebih Cepat, Kata Psikologi
Lava Agni 4 Dikabarkan Punya Pengisian Cepat 45W, Kompetitor Harus Waspada!

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 09:02 WIB

Ngatiyana Akui Kemacetan Bukan Kesalahan Petugas, Tapi Tanggung Jawab Penuh Wali Kota Cimahi

Jumat, 21 Agustus 2026 - 07:05 WIB

Wali Kota Cimahi Mohon Maaf Atas Kemacetan, Proyek Infrastruktur Serentak Ditarget Selesai Akhir Tahun

Kamis, 20 Agustus 2026 - 06:50 WIB

Selain Tutup Informasi 6 Perusahaan Peserta Mikom Proyek SMPN 14 yang Gugur, Sekdis Beberkan Review DED yang Tak Diketahui Publik

Kamis, 20 Agustus 2026 - 06:48 WIB

Kantor RW 25 Melong Diresmikan: Wali Kota Sebut Ini Bukan Sekadar Bangunan, Tapi Rumah Bersama Warga

Rabu, 19 Agustus 2026 - 16:55 WIB

Rekayasa Lalin Underpass Gatsu Berlangsung hingga Desember, Warga Diminta Siap-Siap Macet

Senin, 17 Agustus 2026 - 17:01 WIB

Ngatiyana: Jadikan HUT RI Sebagai Momentum Refleksi Pembangunan Untuk Kesejahteraan Rakyat

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 16:39 WIB

Sejumlah Proyek Infrastruktur Di Cimahi Segera Dimulai, Wali Kota Ingatkan Macet Bukan Alasan Terlambat

Kamis, 13 Agustus 2026 - 05:49 WIB

Wali Kota Cimahi Turun Langsung, Pimpin Operasi Pemberantasan Miras di Leuwigajah

Berita Terbaru