BANDUNG BARAT, tujuhmenit.com,-
Tim SAR Gabungan menemukan 9 mayat dalam pencarian korban bencana longsor di Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Selasa (27/1/2026).
Berdasarkan data terakhir, dari total 80 orang korban hilang, sebanyak 32 korban masih dalam pencarian.
Temuan tersebut langsung diserahkan kepada Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri untuk di-identifikasi.
“Ada sembilan bodypack. Sudah diserahkan kepada Tim DVI. Jadi sampai dengan pukul 18.07 WIB, total temuan dari hari pertama sampai sekarang ada 48 bodypack,” kata Kepala Kantor SAR Bandung, Ade Dian.
Berdasarkan data, jumlah warga terdampak longsor bertambah menjadi 155 jiwa. Dari jumlah tersebut, 75 orang dilaporkan selamat, sementara 80 orang dinyatakan hilang sejak peristiwa longsor terjadi.
Pencarian korban hilang pada hari ke-4 diawali dengan cuaca buruk, hujan yang tidak begitu besar membasahi kawasan Cisarua. Pencarian dimulai Pkl 07.30 WIB. Memasuki siang hari, cuaca mulai cerah.
Tim SAR Gabungan terus melakukan pencarian di titik-titik koordinat yang telah dipetakan. Bahkan upaya pencarian pun mulai diperluas, Tim SAR Gabungan menggeser sebagian kekuatan dari sektor A2 ke sektor B2.
Hingga akhirnya secara bertahap berhasil ditemukan 9 mayat korban.
Diberitakan sebelumnya, bencana longsor yang menelan korban jiwa terjadi di Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Sabtu (24/1/2026) sekitar pukul 03.00 WIB.
Musibah longsor ini diduga kuat akibat dari alih fungsi lahan yang terjadi di kaki Gunung Burangrang. Masyarakat sekitar membuka lahan untuk aktivitas pertanian sayuran. Saat terjadi curah hujan yang cukup tinggi, tanah menjadi labil dan terkikis hingga berakibat longsor yang cukup besar. (K12)






