Status Tanggap Darurat Bencana Longsor Pasirlangu Berakhir! Tim SAR Lakukan Pencarian Terbatas

- Editor

Jumat, 6 Februari 2026 - 22:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Kantor SAR Bandung, Ade Dian Permana, memberikan keterangan di Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, pada Jumat (6/2/2026). Foto: Net

Kepala Kantor SAR Bandung, Ade Dian Permana, memberikan keterangan di Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, pada Jumat (6/2/2026). Foto: Net


Selama 14 hari  Operasi, SAR Gabungan telah mengevakuasi 94 bodypack dari total estimasi awal 80 korban longsor di Pasirlangu, Cisarua, Bandung Barat, Jawa Barat. Status tanggap darurat pun sudah dihentikan. 


BANDUNG BARAT,  tujuhmenit.com- Pencarian korban longsor tetap dilanjutkan Tim SAR Gabungan secara terbatas meskipun pemerintah daerah telah menghentikan status tanggap darurat bencana pada, Jumat (6/2/2026).

Kepala Kantor SAR Bandung, Ade Dian Permana, seperti dilansir Antara mengatakan, penghentian status tanggap darurat menandai berakhirnya Operasi SAR skala penuh, tetapi Basarnas bersama unsur SAR Gabungan tetap siap melakukan pencarian lanjutan secara terbatas apabila ditemukan informasi baru di lapangan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Operasi SAR dalam status tanggap darurat resmi berakhir hari ini sesuai keputusan Bupati Bandung Barat, namun Basarnas tetap membuka ruang penanganan lanjutan jika terdapat indikasi atau informasi kredibel terkait keberadaan korban,” katanya.

Berdasarkan rilis Disaster Victim Identification (DVI) Polri per 6 Februari 2026 pukul 14.00 WIB, dari 77 kantong jenazah telah diperiksa dan sebanyak 74 korban berhasil diidentifikasi, sementara sisanya masih dalam proses identifikasi lanjutan.

Dirinya menyebutkan operasi pencarian melibatkan lebih dari 3.100 personel gabungan dari Basarnas, TNI, Polri, relawan, serta instansi terkait lainnya dengan dukungan alat berat, ambulans, robot terbang (drone) pemantau udara, dan unit anjing pelacak (K9).

Luas area longsor sekitar 15,7 hektare, kondisi tanah yang masih labil, serta faktor cuaca menjadi kendala utama dalam proses pencarian dan berisiko terhadap keselamatan personel.

“Berdasarkan evaluasi teknis lapangan dan aspek keselamatan, memasuki masa transisi dari tanggap darurat menuju pemulihan, pola operasi disesuaikan dengan tetap membuka ruang penanganan terbatas apabila ditemukan informasi atau identifikasi baru yang kredibel,” ujarnya.

Baca Juga  Ledakan Mengguncang Masjid SMAN 72 Kelapa Gading Saat Salat Jumat, Polisi Pastikan Tak Ada Korban Jiwa

Memasuki fase rehabilitasi dan rekonstruksi yang dipimpin pemerintah daerah, Basarnas tetap berkoordinasi dengan Incident Commander (IC) dan instansi terkait untuk penanganan lanjutan apabila korban kembali ditemukan.

“Apabila ditemukan korban, kami akan segera menindaklanjuti dan menyerahkan penanganan kepada tim DVI untuk proses identifikasi, agar keluarga korban mendapatkan kepastian,” katanya. (Umay)

Berita Terkait

Dua Kubu Beda Pendapat Soal Dugaan Korupsi Rumdin Wali Kota Cimahi, DPRD Anggap Legal, Pengamat Sebut Rentan Korupsi
Enang Sahri: Terkait Review DED Rumdin, Ada Keinginan Wali Kota Cimahi yang Baru
Dugaan Korupsi Pembangunan Rumah Dinas Walikota dan Wakil Walikota Cimahi Diungkap LSM Pemuda
Miliki Emosional Kuat, Wali Kota Cimahi Kunjungi Mantan Stafnya di Pusbangisop TNI AD 1994
Lansia Tunanetra Tewas Dalam Kebakaran Rumah di Kawasan Padat Penduduk Kota Cimahi Dini Hari Tadi
Tersapu Puting Beliung Ratusan Rumah di Kota Cimahi Rusak, Empat Orang Luka
Assessment Kaji Cepat Dampak Bencana Angin Puting Beliung Segera Dilakukan BPBD Kota Cimahi
Sebabkan Korban MBG Hingga 43 Orang, Wali Kota Cimahi Tutup SPPG Karangmekar 002
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 06:25 WIB

Pemkot Cimahi Catat Penurunan Tagihan Listrik Rp26 Juta Akibat WFH

Rabu, 15 April 2026 - 20:03 WIB

Dukung Program MBG, Dinkes Cimahi Gelar Pelatihan Keamanan Pangan SPPG

Rabu, 15 April 2026 - 09:04 WIB

Walikota Cimahi Berikan Pesan Pentingnya Kualitas dan Higienis

Selasa, 14 April 2026 - 19:13 WIB

ASN Cimahi WFH Setiap Jumat, Fokus pada Hasil Kerja Bukan Sekadar Hadir

Selasa, 14 April 2026 - 11:07 WIB

DPRD Cimahi Minta Pemkot Tegas, Jangan Lembek Urusi Tata Ruang

Selasa, 14 April 2026 - 10:52 WIB

Tingginya Harga Plastik, DLH Cimahi Sebut Momentum Kurangi Barang Sekali Pakai

Selasa, 14 April 2026 - 06:57 WIB

Jenazah Kapten Zulmi Tiba di Cimahi, Wali Kota: Almarhum Harumkan Nama Bangsa

Selasa, 14 April 2026 - 06:53 WIB

Pertahankan Predikat Istimewa, Disdukcapil Cimahi Percepat Digitalisasi

Berita Terbaru