Dari 38 Jenazah Korban Longsor, 20 Jenazah Berhasil Diidentifikasi

- Editor

Selasa, 27 Januari 2026 - 12:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Alat berat digunakan dalam pencarian korban longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Selasa (27/1/2026).Foto.net/tujuhmenit.com

Alat berat digunakan dalam pencarian korban longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Selasa (27/1/2026).Foto.net/tujuhmenit.com


BANDUNG BARAT, tujuhmenit.com,- Sebanyak 20 jenazah berhasil diidentifikasi Tim DVI Polri dari total 38 kantung jenazah yang telah diserahkan Tim SAR gabungan dalam proses pencarian korban longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Perkembangan terakhir pada hari ke-3, Senin (26/1/2026) kemarin, sebanyak 13 kantong jenazah berhasil ditemukan.

Sebanyak 20 jenazah yang telah diidentifikasi diserahkan pada pihak keluarga untuk dimakamkan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Total temuan pada hari pertama sampai dengan hari ketiga ada 38 jenazah, sudah kita serahkan ke Tim DVI,” kata Kepala Basarnas Bandung, Ade Dian Permana.

Berdasarkan data yang diterima petugas, tercatat sebanyak 108 laporan kehilangan.

Karo Ops. Polda Jabar Kombes, Areis El Fathar menjelaskan, angka tersebut bukan jumlah korban riil yang dinyatakan hilang, melainkan bersumber dari laporan masyarakat.

“Jumlah data ini berdasar laporan masyarakat yang datang ke pos DPI. Melaporkan anti-mortem sebanyak 108 orang,” katanya.

Sementara itu, Kementerian Lingkungan Hidup (KLH), tengah mendalami penyebab utama longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, KBB.

Diduga penyebab longsor tersebut akibat dari alih fungsi lahan dari kawasan hutan di lereng Gunung Burangrang menjadi lahan pertanian sayuran. Namun, untuk memastikannya menunggu hasil kajian dari tim. (K12)

Baca Juga  Tidak Hanya Warga, 23 Prajurit Marinir Jadi Korban Longsor Cisarua

Berita Terkait

Haris Faisal Sampaikan Duka Mendalam Atas Wafatnya dr. Icha Akibat Dugaan Intimidasi
Dua Kubu Beda Pendapat Soal Dugaan Korupsi Rumdin Wali Kota Cimahi, DPRD Anggap Legal, Pengamat Sebut Rentan Korupsi
Enang Sahri: Terkait Review DED Rumdin, Ada Keinginan Wali Kota Cimahi yang Baru
Dugaan Korupsi Pembangunan Rumah Dinas Walikota dan Wakil Walikota Cimahi Diungkap LSM Pemuda
Miliki Emosional Kuat, Wali Kota Cimahi Kunjungi Mantan Stafnya di Pusbangisop TNI AD 1994
Lansia Tunanetra Tewas Dalam Kebakaran Rumah di Kawasan Padat Penduduk Kota Cimahi Dini Hari Tadi
Tersapu Puting Beliung Ratusan Rumah di Kota Cimahi Rusak, Empat Orang Luka
Assessment Kaji Cepat Dampak Bencana Angin Puting Beliung Segera Dilakukan BPBD Kota Cimahi

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 17:01 WIB

Ngatiyana: Jadikan HUT RI Sebagai Momentum Refleksi Pembangunan Untuk Kesejahteraan Rakyat

Jumat, 31 Juli 2026 - 08:19 WIB

“Pekan Ceria”, Disarpusda Cimahi Ubah Perpustakaan Jadi Ruang Bermain dan Belajar Anak

Kamis, 30 Juli 2026 - 18:21 WIB

Kemarau Panjang, Cimahi Perkuat Ketahanan Pangan Lewat Urban Farming dan UMKM

Rabu, 29 Juli 2026 - 19:24 WIB

Hingga Sesi ke-31, 15 Km Kabel Semrawut di Cimahi Berhasil Dirapikan

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:56 WIB

Sudah 3 Hari Pengemudi Ojol Hilang, Keluarga Lapor Polisi!

Rabu, 29 Juli 2026 - 09:14 WIB

Tanggapan Objektif Politisi Golkar, Bicara Pilkada Cimahi 2030 Masih Terlalu Dini

Selasa, 28 Juli 2026 - 19:28 WIB

Tanah Hunian Lama Belum Bersertifikat, Ngatiyana Siap Perjuangkan Tanah Para Veteran

Selasa, 28 Juli 2026 - 00:17 WIB

Kemarau Datang, Hutan Gunung Paseban Kutawaringin Terbakar

Berita Terbaru

Sang saka merah putih berkibar. Foto: Ilustrasi

Nasional

FWK Kecam Penurunan Bendera Merah Putih di Banda Aceh

Minggu, 16 Agu 2026 - 13:23 WIB