Eksistensi Dokter Spesialis di Daerah Langka! Benahi Sistem Pendistribusian

- Editor

Kamis, 27 November 2025 - 20:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jenderal Purn. Dudung Abdulrachman saat memberikan materi pada Seminar Nasional dan Forum Diskusi, Dies Natalis Fakultas Kedokteran Unpad di Gedung Koeswadji, Kota Bandung, Rabu (26/11/2025). tujuhmenit.com/istimewa

Jenderal Purn. Dudung Abdulrachman saat memberikan materi pada Seminar Nasional dan Forum Diskusi, Dies Natalis Fakultas Kedokteran Unpad di Gedung Koeswadji, Kota Bandung, Rabu (26/11/2025). tujuhmenit.com/istimewa

Bandung, tujuhmenit. com –
Tidak meratanya penyaluran tenaga dokter spesialis hingga saat ini masih menjadi persoalan klise dibalik pelayanan kesehatan di tanah air.

Hal itu dilontarkan Penasehat Khusus Presiden Bidang Pertahanan Nasional, Jenderal Purn. Dudung Abdurachman, usai menjadi pembicara Seminar Nasional dan Forum Diskusi, Dies Natalis Fakultas Kedokteran Unpad di Gedung Koeswadji Unpad, Kota Bandung, Rabu, (26/11/2025).

“Masalah pemerataan dokter di wilayah tidak bisa sepenuhnya dibebankan kepada para dokter. Namun sistem pendistribusian yang justru menjadi akar persoalan,” kata Dudung.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam persoalan ini, Dudung menegaskan perbaikan sistem pendistribusian tenaga medis, khususnya dokter, harus segera dibenahi. Dengan adanya pembenahan akan terjadi pemerataan sampai ke pelosok daerah.

Menurutnya, pemerintah pusat, khususnya Kementerian Kesehatan (Kemenkes), memegang peran penting dalam menata ulang alur distribusi dokter segingga memiliki nilai pemerataan yang akurat.

“Mereka yang punya kewenangan untuk mendistribusikan secara masif. Ini juga akan kami sampaikan ke Kementerian Kesehatan,”jelas Dudung.

Ia mengingatkan bahwa tugas negara tidak hanya menyiapkan dokter, tetapi juga memastikan mereka ditempatkan sesuai kebutuhan daerah. Sistem distribusi yang lebih adil dinilai menjadi kunci agar pelayanan kesehatan tidak timpang antara kota dan daerah pinggiran.

Dudung menjelaskan bahwa pemerintah melalui Kemenkes akan membentuk 30 fakultas kedokteran di berbagai daerah. Hal ini bersamaan dengan rencana mencetak 2.700 dokter spesialis setiap tahunnya.

“Saya yakin kementerian sudah mulai bergerak, termasuk menyiapkan dosen dan kebutuhan pendukung lain,” ungkapnya.

Dudung juga menyatakan, Kemenkes juga akan memetakan kebutuhan dokter spesialis berdasarkan kebutuhan di lapangan, terutama di daerah-daerah terpencil.

“Ini penting supaya dokter yang dikirim benar-benar sesuai kebutuhan masyarakat di daerah,” pungkasnya.***

Baca Juga  Penyusunan RKPD Tahun 2027 Pemkot Cimahi Akan Libatkan Publik

Berita Terkait

Perspektif Hukum Dibalik KUHP Baru, Imron: Apa Jadinya Negeri Ini Jika Produk Jurnalistik Dipidanakan?
Dugaan Perusakan Fasum Milik Pemkot Cimahi, Kepala BPKAD Sebut Kewenangan Sebenarnya Ada di Sekda Sebagai Pengelola
Pipih: HPN Bukan Hanya Seremoni, Jadikan Pengingat Membangun Demokrasi
Program Polantas Menyapa Samsat Cimareme, Sebuah Sosialisasi Rutin Satlantas Polres Cimahi Untuk Wajib Pajak
Masyarakat Kota Cimahi Apresiasi Program ‘Polantas Menyapa’ Samsat Cimahi
Pasca Lebaran, Kwarcab Pramuka Bandung Barat Akan Bangun Sekretariat
Polantas Menyapa Tingkatkan Kenyamanan Pelayanan Efektif di Samsat Cimareme
FWK Bandung Cimahi: Berawal Dari Musibah Longsor Menuju Kesadaran Jaga Alam

Berita Terkait

Rabu, 11 Februari 2026 - 11:55 WIB

Minimnya Pengawasan Jadi Celah “Wakil Tuhan” Berperilaku Kotor!

Senin, 9 Februari 2026 - 09:50 WIB

Dewan Pers: Perusahaan Platform AI Telah Menjajah Karya Jurnalistik?

Sabtu, 7 Februari 2026 - 15:28 WIB

Masyarakat Keluhkan BPJS Kesehatan PBI Mendadak Dinonaktifkan? 

Selasa, 3 Februari 2026 - 21:14 WIB

Natalius Pigai: Prestisius! Indonesia Jadi Dewan HAM PBB

Selasa, 3 Februari 2026 - 21:06 WIB

FWK: 9 Februari Tetap Hari Pers Nasional, Soroti Sejarah dan Desak Revisi UU Pers

Senin, 2 Februari 2026 - 21:55 WIB

Red Notice Diberlakukan, Riza Chalid Jadi Buronan Interpol

Senin, 2 Februari 2026 - 16:42 WIB

Prabowo: Banyak Kepala Negara Khawatirkan Perang Dunia III

Jumat, 30 Januari 2026 - 18:18 WIB

TNI AD Rekrutmen Perwira, Bintara, dan Tamtama Capai 84 Ribu Personel

Berita Terbaru

Pemerintahan

Hadirkan Sentuhan Ramah di Samsat Cimahi, Warga Gembira Urus STNK

Rabu, 11 Feb 2026 - 07:24 WIB