Natalius Pigai: Prestisius! Indonesia Jadi Dewan HAM PBB

- Editor

Selasa, 3 Februari 2026 - 21:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri HAM, Natalius Pigai, menilai terpilihnya Indonesia jadi Dewan HAM PBB merupakan capaian prestisius. Hal ini disampaikan saat RDP dengan Komisi XIII DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (2/2/2026). Foto:Net

Menteri HAM, Natalius Pigai, menilai terpilihnya Indonesia jadi Dewan HAM PBB merupakan capaian prestisius. Hal ini disampaikan saat RDP dengan Komisi XIII DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (2/2/2026). Foto:Net


Pencapaian prestisius, Presiden Prabowo Subianto, membawa Indonesia menjadi Dewan HAM Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Bahkan capaian prestasi ini, sulit ditandingi oleh negara-negara lain.


JAKARTA, tujuhmenit.com- Hal ini disampaikan Menteri Hak Asasi Manusia (HAM), Natalius Pigai, saat rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi XIII DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, pada Senin (2/2/2026).

“Saya kira, itu satu prestasi. Dan kalau ada yang mau ini menyaingi, ya, nanti kita lihat 50 tahun lagi. Apakah kita akan jadi sekjen (sekretaris jenderal) PBB atau tidak,” ucap Pigai.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Seperti dilansir Republika, Pigai mengatakan bahwa prestasi Presiden Prabowo belum pernah dilakukan oleh presiden-presiden lain di masa lampau sejak kemerdekaan Indonesia. Ia juga menilai, prestasi itu sebagai rekor pertama Indonesia memimpin lembaga multilateral dunia.

Sudah 80 tahun Indonesia Merdeka, begitu banyak presiden. Baru Prabowo Subianto sebagai Presiden yang pertama kali memimpin lembaga multilateral dunia, yaitu Presiden Dewan HAM PBB.  Baru pertama pecah rekor memimpin dunia.

Untuk periode tahun 2026, jabatan Presiden Dewan HAM PBB diemban oleh Duta Besar, Sidharto Reza Suryodipuro. Ia merupakan Wakil Tetap Indonesia untuk PBB di Jenewa, Swiss.

Di kursi jabatan Presiden Dewan HAM PBB, Sidharto Reza Suryodipuro menggantikan Duta Besar Swiss, Jürg Lauber.

Sebagai presiden, RI akan memimpin tiga sesi reguler Dewan HAM (Februari, Juni, dan September 2026) serta mengawasi mekanisme Tinjauan Berkala Universal alias Universal Periodic Review (UPR) untuk meninjau catatan HAM negara-negara anggota PBB.***

 

Baca Juga  Neo Orba Dibalik Bayang-Bayang Pilkada Dipilih DPR

Berita Terkait

Media Siber Sebagai Ruang Belajar Kedua, JMSI: Wajib Hadirkan Konten yang Mendidik
Lipan 3108-1 Gelar Anniversary Ke 18 di AWC, Tidak Sedarah Tapi Lebih Dari Saudara
Lemahnya Komunikasi Publik Pemerintah Di Tengah Krisis Global, Jadi Sorotan FWK
Garuda MP Deklarasikan Prabowo-Gibran Hingga Paripurna 2029
Cara Masyarakat Pastikan Petugas Resmi Ukur Tanah BPN
Indonesia Berduka, Try Sutrisno Tutup Usia
Pasca Serangan Brutal, 17 Penerbangan Bandara Soetta Dibatalkan
Jurnalis Mudah Bikin Marah Orang! Bagaimana Puasanya Kawan? 
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 07:29 WIB

Polantas Menyapa di Samsat Cimahi, Layanan Lebih Humanis dan Memudahkan Warga

Jumat, 8 Mei 2026 - 07:23 WIB

Polantas Menyapa di Samsat Cimareme, Hadirkan Pelayanan Humanis dan Edukatif

Kamis, 7 Mei 2026 - 07:01 WIB

Lebih dari Sekadar Layanan, Program “Polantas Menyapa” Hadirkan Kenyamanan di Samsat Cimahi

Kamis, 7 Mei 2026 - 06:57 WIB

Hadirkan Sentuhan Humanis, Program “Polantas Menyapa” Maksimalkan Pelayanan di Samsat Cimareme

Rabu, 6 Mei 2026 - 07:40 WIB

Samsat Cimareme Semakin Ramah, Petugas Dampingi Warga Urus Administrasi

Selasa, 5 Mei 2026 - 06:45 WIB

Polantas Menyapa, Samsat Kota Cimahi, Terus Lakukan Optimalisasi Pelayanan Masyarakat

Selasa, 5 Mei 2026 - 06:40 WIB

Polantas Menyapa : Samsat Cimareme Edukasi Warga Soal Prosedur Mutasi Kendaraan Masuk ke Kota Cimahi

Senin, 4 Mei 2026 - 07:21 WIB

Polantas Menyapa, Samsat Cimareme Sosialisasikan Wajib Pajak Blokir STNK Usai Jual Kendaraan

Berita Terbaru