Tingginya Harga Plastik, DLH Cimahi Sebut Momentum Kurangi Barang Sekali Pakai

- Editor

Selasa, 14 April 2026 - 10:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Cimahi, tujuhmenit.com – Kenaikan harga bahan plastik yang terjadi belakangan membuat pelaku usaha resah. Namun di sisi lain, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cimahi justru menilai situasi ini sebagai momen tepat untuk mengubah kebiasaan masyarakat agar mulai mengurangi ketergantungan pada barang sekali pakai.

Kepala DLH Kota Cimahi, Chanifah Listyarini, menjelaskan lonjakan harga ini dipicu oleh kondisi geopolitik di Timur Tengah yang berdampak pada ketersediaan bahan baku. Menurutnya, kondisi mahal ini harus disikapi dengan perubahan perilaku.

“Kenaikan harga ini justru memacu kita untuk lebih giat mengurangi plastik sekali pakai. Masyarakat bisa mulai membiasakan membawa tumbler atau tas belanja sendiri agar tidak perlu membeli kantong plastik yang harganya makin tinggi,” ujarnya, Senin (13/4/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tidak hanya mengandalkan kesadaran, pemerintah kota juga sedang mempersiapkan aturan tegas. Chanifah memastikan saat ini tengah dirancang Peraturan Wali Kota (Perwal) tentang pembatasan penggunaan kantong plastik yang bersifat mengikat secara hukum.

“Berbeda dengan sosialisasi sebelumnya, aturan ini nanti punya kekuatan hukum. Sasaran awalnya adalah ritel modern. Nanti tidak ada lagi pembagian kantong plastik, baik gratis maupun berbayar, agar warga terbiasa membawa kemasan sendiri,” paparnya.

Langkah tegas ini diambil karena beban sampah plastik di Cimahi terbilang sangat besar. Dari total sekitar 250 ton sampah yang dihasilkan setiap hari, tidak kurang dari 27 persennya adalah sampah plastik, menjadikannya penyumbang terbesar kedua setelah sampah organik.

Selain membebani TPA, plastik juga berbahaya karena strukturnya yang sulit terurai secara alami. Bahan ini tidak dikenali mikroorganisme tanah, sehingga bisa bertahan ratusan tahun dan berpotensi mencemari tanah, air, hingga masuk ke rantai makanan sebagai mikroplastik.

Baca Juga  Rekayasa Lalin Underpass Gatsu Berlangsung hingga Desember, Warga Diminta Siap-Siap Macet

“Oleh karena itu, situasi harga yang sedang mahal ini kita harapkan menjadi titik balik. Supaya pemakaian plastik bisa berkurang drastis demi kesehatan dan kelestarian lingkungan kita bersama,” pungkas Chanifah. (eri)

Berita Terkait

GOBBB Desak Sekda KBB Dicopot, Jeje Ritchie Siap Terima Setiap Aspirasi Masyarakat
Antisipasi Penyebaran Abu Vulkanik, Dedi Mulyadi Rilis SE PJJ
Sementara Hanya Bisa Dilewati Motor, Jembatan Pemkot Cimahi Kembali Dibuka!!
GOR Pemuda di KBB Senilai Rp6,8 Miliar Mangkrak, Imron Minta Dewan Turun Tangan
Wujud Kepedulian Sosial, FKPPI dan PEPABRI Jabar Gelar Donor Darah
Rekayasa Jalan Dampak dari Proyek Pembangunan Underpass dan Jembatan Dibahas Forum LLAJ Cimahi
Kisruh Ditubuh FKPPI KBB Berujung Lapor Polisi, Imron Minta Semua Pihak Bersikap Dewasa
Jembatan Segera Dibangun, Nyebrang Dengan Rakit Bambu Akan Jadi Kenangan

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 21:29 WIB

Dentuman di Bandung Raya Bukan Dampak Erupsi Krakatau! BMKG Duga Ada Pelepasan Gas Metan Danau Purba

Senin, 29 Juni 2026 - 12:16 WIB

Haris Faisal Sampaikan Duka Mendalam Atas Wafatnya dr. Icha Akibat Dugaan Intimidasi

Minggu, 12 April 2026 - 08:34 WIB

Dua Kubu Beda Pendapat Soal Dugaan Korupsi Rumdin Wali Kota Cimahi, DPRD Anggap Legal, Pengamat Sebut Rentan Korupsi

Kamis, 9 April 2026 - 07:46 WIB

Enang Sahri: Terkait Review DED Rumdin, Ada Keinginan Wali Kota Cimahi yang Baru

Sabtu, 4 April 2026 - 07:47 WIB

Dugaan Korupsi Pembangunan Rumah Dinas Walikota dan Wakil Walikota Cimahi Diungkap LSM Pemuda

Selasa, 10 Maret 2026 - 13:13 WIB

Miliki Emosional Kuat, Wali Kota Cimahi Kunjungi Mantan Stafnya di Pusbangisop TNI AD 1994

Selasa, 10 Maret 2026 - 13:04 WIB

Lansia Tunanetra Tewas Dalam Kebakaran Rumah di Kawasan Padat Penduduk Kota Cimahi Dini Hari Tadi

Selasa, 10 Maret 2026 - 12:51 WIB

Tersapu Puting Beliung Ratusan Rumah di Kota Cimahi Rusak, Empat Orang Luka

Berita Terbaru

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi mengeluarkan SE tentang Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) sebagai tindakan antisipasi bahaya penyebaran abu vulkanik yang dirilis pada Minggu, (6/9/ 2026).

Jawa Barat

Antisipasi Penyebaran Abu Vulkanik, Dedi Mulyadi Rilis SE PJJ

Senin, 7 Sep 2026 - 16:46 WIB