Kota Cimahi, tujuhmenit.com – Pemerintah Kota Cimahi mulai menyalurkan bantuan pangan dari Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) kepada warga yang membutuhkan. Program ini tak hanya sekadar memberi bantuan, tapi juga dijadikan “jaring pengaman” untuk meringankan beban hidup di tengah kondisi ekonomi yang belum menentu.
Asisten Administrasi Umum Setda Kota Cimahi, Mohammad Ronny, menyebutkan bahwa bantuan ini adalah bukti nyata kepedulian negara. Sasarannya adalah 41.387 warga yang berhak menerima manfaat.
“Program ini bertujuan memenuhi kebutuhan dasar warga sekaligus mencegah kelangkaan pangan. Ini juga bentuk hadirnya pemerintah untuk melindungi masyarakat,” ujarnya, Jumat (10/4/2026).
Total bantuan yang disalurkan mencapai 827.740 kg beras dan 165.548 liter minyak goreng. Setiap penerima mendapatkan paket bulanan sebesar 10 kg beras dan 2 liter minyak goreng. Penyaluran kali ini diberikan sekaligus untuk periode Februari dan Maret 2026.
Bantuan ini merupakan kelanjutan kebijakan pusat yang dikelola Badan Pangan Nasional dan didistribusikan oleh Perum Bulog. Selain membantu kebutuhan dapur, program ini juga strategis untuk menjaga stabilitas harga dan mengendalikan inflasi agar daya beli masyarakat tetap terjaga.
Sementara itu, pihak Bulog memastikan stok pangan dalam kondisi sangat aman. Wakil Pemimpin Bulog Cabang Bandung, Ratih Rachmawati, mengatakan pasokan beras cukup untuk kebutuhan 10 hingga 11 bulan ke depan karena saat ini sedang memanfaatkan momen panen raya.
“Beras yang dibagikan berkualitas medium dan layak konsumsi. Ke depannya, kami juga berencana menggelar pasar murah bersama Pemkot Cimahi agar harga pangan tetap stabil dan terjangkau bagi semua,” pungkasnya. (eri)






