Kapolri Pastikan Pelaku Ledakan di Masjid SMAN 72 Adalah Siswa, Polisi Dalami Dugaan Paparan Ideologi dan Motif di Baliknya

- Editor

Sabtu, 8 November 2025 - 08:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolri Jenderal Listyo Sigit ungkap fakta terbaru soal ledakan di Masjid SMAN 72. (Instagram/listyosigitprabowo)

Kapolri Jenderal Listyo Sigit ungkap fakta terbaru soal ledakan di Masjid SMAN 72. (Instagram/listyosigitprabowo)

Tujuhmenit.com  — Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan perkembangan terbaru terkait insiden ledakan di Masjid SMAN 72 Kelapa Gading, Jakarta Utara, yang terjadi pada Jumat, 7 November 2025.

Dalam keterangan resminya, Kapolri menegaskan bahwa terduga pelaku merupakan siswa di sekolah tersebut, bukan pihak luar sebagaimana sempat diduga sebelumnya.

“Terduga pelaku saat ini merupakan salah satu siswa di SMA tersebut,” ujar Listyo kepada awak media, Sabtu, 8 November 2025.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Temuan ini mengarahkan penyelidikan polisi pada persoalan internal lingkungan sekolah. Aparat kini fokus mendalami motif pelaku, termasuk dugaan adanya paparan ideologi tertentu atau pengaruh konten dari internet.

Listyo juga menjelaskan bahwa kondisi pelaku yang kini dirawat di rumah sakit mulai membaik, sehingga diharapkan segera dapat dimintai keterangan.

“Yang jelas, kondisi terduga pelaku semakin membaik dan mudah-mudahan mempermudah proses pemeriksaan,” ujarnya.

Selain itu, beberapa korban luka dari insiden tersebut masih dirawat di sejumlah rumah sakit di Jakarta. Kapolri menyebut sebagian korban berada di ruang ICU dan membutuhkan isolasi agar tidak mengalami infeksi atau komplikasi.

“Untuk korban di ICU memang perlu perawatan khusus dan tidak boleh berinteraksi dengan masyarakat agar tidak terjadi peradangan atau infeksi,” jelasnya.

Kapolri menegaskan, penyidik kini tengah menelusuri apakah pelaku terpapar ideologi tertentu, atau terdorong oleh konten daring yang berpotensi memicu aksi berbahaya.

“Itu semua sedang kami dalami, apakah ada keterkaitan dengan paham tertentu, atau mungkin pengaruh dari konten yang ia lihat di media sosial,” tambahnya.

Meskipun baru satu orang yang ditetapkan sebagai terduga pelaku, polisi tidak menutup kemungkinan adanya pihak lain yang ikut berperan atau memprovokasi.

Baca Juga  Dari 38 Jenazah Korban Longsor, 20 Jenazah Berhasil Diidentifikasi

“Saat ini baru satu yang kami dapati, tapi penyelidikan tidak berhenti di situ. Kami terus melakukan penyisiran untuk memastikan apakah ada pihak lain yang terlibat,” tegas Listyo.

Tim gabungan dari Polri, Densus 88, dan forensik masih bekerja mengumpulkan barang bukti di lokasi kejadian. Hasil pemeriksaan diharapkan segera mengungkap motif utama di balik ledakan, sekaligus memperkuat sistem keamanan di lingkungan pendidikan.***

Editor : Diens

Sumber Berita : Bangbara

Berita Terkait

Syukur Mandar: Ada Penjajah Yang Lebih Berbahaya dari Penjajah Yang Telah Diusir
FWK: Negara Jangan Jadikan Bank Alat Represif
FWK Kecam Penurunan Bendera Merah Putih di Banda Aceh
Refleksi 81 Tahun Indonesia Merdeka: FWK Ingatkan Agar Pemerintah Peka Terhadap Keresahan Masyarakat
Cacat Kelola Tingkat Dewa! Sebagian Besar Pemda Tidak Bisa Bayar Gaji ASN?
Diskusi FWK: Kesantunan Berbahasa Diperlukan dalam Berbangsa dan Bernegara
Kabinet Bayangan: Indonesia Darurat Korupsi Secara Struktural dan Sistemik
Karumga Mantan Jampidsus Kejagung Ditemukan Tewas dengan Mulut Berbusa

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 13:53 WIB

Syukur Mandar: Ada Penjajah Yang Lebih Berbahaya dari Penjajah Yang Telah Diusir

Minggu, 16 Agustus 2026 - 13:23 WIB

FWK Kecam Penurunan Bendera Merah Putih di Banda Aceh

Kamis, 13 Agustus 2026 - 09:59 WIB

Refleksi 81 Tahun Indonesia Merdeka: FWK Ingatkan Agar Pemerintah Peka Terhadap Keresahan Masyarakat

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 10:38 WIB

Cacat Kelola Tingkat Dewa! Sebagian Besar Pemda Tidak Bisa Bayar Gaji ASN?

Kamis, 6 Agustus 2026 - 09:09 WIB

Diskusi FWK: Kesantunan Berbahasa Diperlukan dalam Berbangsa dan Bernegara

Jumat, 31 Juli 2026 - 09:17 WIB

Kabinet Bayangan: Indonesia Darurat Korupsi Secara Struktural dan Sistemik

Senin, 27 Juli 2026 - 09:10 WIB

Karumga Mantan Jampidsus Kejagung Ditemukan Tewas dengan Mulut Berbusa

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:54 WIB

Keterbatasan Bukan Penghalang! 10 Atlet Muaythai Cimahi Siap Guncang Kejurnas Bawa Semangat “Cimahi Bukbek”

Berita Terbaru

Wali Kota Cimahi Ngatiyana bersama Kapolres Cimahi AKBP Moh. Faruk Rozi danDandim 0609/Cimahi Letkol Inf. Ratno, dalam kegiatan Pawang Ronda di Cipageran, Rabu (26/8/2026).

Daerah

Cimahi Perangi Peredaran Narkoba Melalui Pawang Ronda

Kamis, 27 Agu 2026 - 12:59 WIB