Longsor Terjang Pasirlangu!  6 Orang Meninggal dan 84 Lainnya Hilang 

- Editor

Sabtu, 24 Januari 2026 - 12:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sebanyak 6 orang warga meninggal dunia dan 84 lainnya hilang menyusul bencana longsor di Kampung Babakan RT 5 / RW 11, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jumat (23/1/2026). /tujuhmenit.com

Sebanyak 6 orang warga meninggal dunia dan 84 lainnya hilang menyusul bencana longsor di Kampung Babakan RT 5 / RW 11, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jumat (23/1/2026). /tujuhmenit.com

CISARUA,  tujuhmenit. com, – Sebanyak 6 orang warga meninggal dunia dan 84 lainnya masih dalam pencarian menyusul bencana longsor yang terjadi di kaki Gunung Burangrang,  tepatnya di Kampung Babakan RT 5 / RW 11, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, sekitar pukul 18.00 WIB,  Jumat (23/1/2026).

Berdasarkan informasi yang dihimpun tujuhmenit. com, Sabtu (24/1/2026),  sedikitnya ada 30 rumah warga terdampak bencana. Longsor diakibatkan curah hujan yang menguyur kawasan tersebut dengan intensitas tinggi.

Kepala Desa Pasirlangu, Nur Awaludin Lubis, mengatakan pihaknya masih melakukan pendataan baik terhadap korban maupun kerugian materil yang diakibatkan longsor tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Jadi datanya ini masih bergerak, terbaru 6 orang meninggal dunia, 21 dilaporkan selamat, terus ada 84 orang masih dicari sampai saat ini,” ujar Nur Awaludin.

Keenam orang meninggal duni itu adalah Sunarya, Jajang, Nining, Enur, Aah, dan Rahmat. Mereka ditemukan dalam kondisi tertimbun material longsor.

Sedangkan 21 korban yang berhasil selamat, langsung mendapatkan penanganan dari tim medis. Mereka ada yang ditangani di Posko Pengungsian dan ada yang dibawa ke Puskesmas Pasirlangu.

“Kemudian untuk 21 korban yang selamat, mereka saat ini ditangani oleh Puskesmas Pasirlangu, sebagian ada yang di posko kantor desa,” kata Nur Awaludin.

Sedangkan untuk 84 orang warga yang dinyatakan hilang, masih dilakukan pencarian oleh tim dari pihak BPBD dan unsur lainnya. Para korban yang dicari tersebut diduga kuat tertimbun meterial longsor.

“Mereka belum ditemukan. Masih kita cari,” katanya.

Sebagai upaya untuk mengantisipasi terjadinya longsor susulan, warga yang tinggal radius 100 meter dari titik longsor, diungsikan ke daerah yang lebih aman.

“Jumlah data masih bisa berubah, kita terus monitor dari posko kantor desa. Kebutuhan mendesak saat ini seperti makanan, selimut, dan pakaian,” ujar Nur Awaludin. (K12)

Baca Juga  Harga Mati! Walhi Desak Pemprov Jabar Audit Lingkungan KBU

Berita Terkait

Media Harus Sajikan Informasi Akurat dan Berimbang, Wali Kota Pastikan ASN Cimahi Terbuka Berikan Klarifikasi
Samsat Cimareme Tertibkan Prosedur Cek Fisik Bantuan Pajak 5 Tahunan Plat Luar Kota Lewat Polantas Menyapa
Program Polantas Menyapa, Inovasi Pelayanan Presisi Samsat Cimahi
Pemkot Cimahi Catat Penurunan Tagihan Listrik Rp26 Juta Akibat WFH
Dukung Program MBG, Dinkes Cimahi Gelar Pelatihan Keamanan Pangan SPPG
Terkait Tudingan Jabatan Kadis DPKP yang Syarat Kepentingan, Amy Pringgo Buka Suara
Walikota Cimahi Berikan Pesan Pentingnya Kualitas dan Higienis
ASN Cimahi WFH Setiap Jumat, Fokus pada Hasil Kerja Bukan Sekadar Hadir

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 18:08 WIB

Garuda MP Deklarasikan Prabowo-Gibran Hingga Paripurna 2029

Rabu, 8 April 2026 - 07:44 WIB

Cara Masyarakat Pastikan Petugas Resmi Ukur Tanah BPN

Senin, 2 Maret 2026 - 11:18 WIB

Indonesia Berduka, Try Sutrisno Tutup Usia

Minggu, 1 Maret 2026 - 17:50 WIB

Pasca Serangan Brutal, 17 Penerbangan Bandara Soetta Dibatalkan

Sabtu, 28 Februari 2026 - 12:10 WIB

Jurnalis Mudah Bikin Marah Orang! Bagaimana Puasanya Kawan? 

Minggu, 22 Februari 2026 - 12:12 WIB

Noda Dosa Dibalik Profesi Jurnalistik, Mengapa Meminta Maaf?

Selasa, 17 Februari 2026 - 20:46 WIB

Catatan Hendry Ch Bangun: Ramadhan Ditengah Kelesuan Industri Media

Rabu, 11 Februari 2026 - 11:55 WIB

Minimnya Pengawasan Jadi Celah “Wakil Tuhan” Berperilaku Kotor!

Berita Terbaru