KDM Larang Truk Suti Beroperasi, Pengusaha AMDK Kebingungan!!

- Editor

Senin, 26 Januari 2026 - 15:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Truk sambung tiga dilarang beroperasi di wilayah Jawa Barat mulai 2 Januari 2026. Foto Ilustrasi.net/tujuhmenit.com

Truk sambung tiga dilarang beroperasi di wilayah Jawa Barat mulai 2 Januari 2026. Foto Ilustrasi.net/tujuhmenit.com

BANDUNG, tujuhmenit.com,- Pihak industri AMDK membutuhkan waktu  melaksanakan aturan larangan beroperasinya truk sumbu tiga (Suti) di Jawa Barat.  Hal Ini disampaikan Ketua Umum Perkumpulan Usaha Air Minum Dalam Kemasan Nusantara (Amdatara), Karyanto Wibowo, Minggu (25/1/2026).

“Industri AMDK yang tergabung dalam Amdatara pada dasarnya mendukung pemerintah untuk mengatasi permasalahan ODOL ini. Cuman waktu pelaksanaanya di lapangan harus realistis, tidak tiba-tiba,” kata Wibowo.

Larangan tersebut didasarkan pada Surat Edaran (SE) Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, yang isinya menegaskan dilarang beroperasinya truk suti.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Masih menurut Wibowo,  harus ada instrumen pendukung yang perlu disinkronkan terkait pelaksanaan peraturan tersebut. Bahkan dalam pelaksanaan zero ODOL harus diikuti dengan peningkatan kualitas dan kelas jalan.

”Jadi intinya tidak ada pemerintah daerah yang membuat aturan melebihi dari apa yang sudah ditetapkan oleh pemerintah pusat,” katanya.

Saat ini industri AMDK merasa kebingungan,  Pasalnya, SE yang diberlakukan 2 Januari 2026 tersebut, memaksa industri AMDK mengalihkan distribusi dengan truk sumbu 2. Artinya,  dibutuhkan jumlah truk yang sangat masif. Berdasarkan estimasi kasar, dibutuhkan tambahan sekitar 2.700 unit truk.

“Ini kan sesuatu yang tidak memungkinkan untuk kita implementasikan. Karena tidak mungkin kita bisa switch dalam jangka waktu yang singkat 2 bulan,” katanya.

Selain itu, disebabkan berkurangnya muatan, berdampak pada biaya logistik akan naik secara signifikan. Bahkan jumlah tenaga kerjs yang terlibat juga akan bertambah dan sudah pasti menjadi beban operasional.

Dampak lainnya adalah adanya potensi gangguan distribusi dan juga keterlambatan pasokan. Karena, kalau pendistribusian  harus berpindah ke truk yang lebih kecil dengan jumlah armada yang sangat banyak, pasti akan berdampak terjadinya kemacetan di jalan. (nike)

Baca Juga  Dugaan Korupsi Pembangunan Rumah Dinas Walikota dan Wakil Walikota Cimahi Diungkap LSM Pemuda

Berita Terkait

Media Harus Sajikan Informasi Akurat dan Berimbang, Wali Kota Pastikan ASN Cimahi Terbuka Berikan Klarifikasi
Samsat Cimareme Tertibkan Prosedur Cek Fisik Bantuan Pajak 5 Tahunan Plat Luar Kota Lewat Polantas Menyapa
Program Polantas Menyapa, Inovasi Pelayanan Presisi Samsat Cimahi
Pemkot Cimahi Catat Penurunan Tagihan Listrik Rp26 Juta Akibat WFH
Dukung Program MBG, Dinkes Cimahi Gelar Pelatihan Keamanan Pangan SPPG
Terkait Tudingan Jabatan Kadis DPKP yang Syarat Kepentingan, Amy Pringgo Buka Suara
Walikota Cimahi Berikan Pesan Pentingnya Kualitas dan Higienis
ASN Cimahi WFH Setiap Jumat, Fokus pada Hasil Kerja Bukan Sekadar Hadir

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 18:08 WIB

Garuda MP Deklarasikan Prabowo-Gibran Hingga Paripurna 2029

Rabu, 8 April 2026 - 07:44 WIB

Cara Masyarakat Pastikan Petugas Resmi Ukur Tanah BPN

Senin, 2 Maret 2026 - 11:18 WIB

Indonesia Berduka, Try Sutrisno Tutup Usia

Minggu, 1 Maret 2026 - 17:50 WIB

Pasca Serangan Brutal, 17 Penerbangan Bandara Soetta Dibatalkan

Sabtu, 28 Februari 2026 - 12:10 WIB

Jurnalis Mudah Bikin Marah Orang! Bagaimana Puasanya Kawan? 

Minggu, 22 Februari 2026 - 12:12 WIB

Noda Dosa Dibalik Profesi Jurnalistik, Mengapa Meminta Maaf?

Selasa, 17 Februari 2026 - 20:46 WIB

Catatan Hendry Ch Bangun: Ramadhan Ditengah Kelesuan Industri Media

Rabu, 11 Februari 2026 - 11:55 WIB

Minimnya Pengawasan Jadi Celah “Wakil Tuhan” Berperilaku Kotor!

Berita Terbaru