Adryan Harapkan SPPG Bisa Dirasakan Seluruh Masyarakat Bukan Hanya Penerima Manfaat

- Editor

Selasa, 31 Maret 2026 - 14:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket Gambar :
Kepala Dapur SPPG Yayasan Anak Indonesia Emas, Adryan Lauren lumi, saat memberi keterangan dalam acara launching,  Selasa (31/3/2026)

Ket Gambar : Kepala Dapur SPPG Yayasan Anak Indonesia Emas, Adryan Lauren lumi, saat memberi keterangan dalam acara launching,  Selasa (31/3/2026)

Bandung Barat, tujuhmenit.com – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Anak Indonesia Emas (YAIE) untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) berupaya agar keberadaanya dirasakan oleh seluruh masyarakat bukan hanya oleh penerima manfaat saja.

Hal ini disampaikan Kepala Dapur SPPG YAIE, Adryan Lauren lumi, dalam acara launching SPPG di Jalan Pangauban, Desa Pangauban, Kec. Batujajar, Kabupaten Bandung Barat (KBB),  Selasa (31/3/2026).

“Harapan saya manfaatnya bukan hanya ke siswa siswi, bukan hanya ke B3 saja. Tapi ke seluruh masyarakat, karena tujuanya semua kembali ke masyarakat. Jadi bagaimana kita bisa mengolah dapur ini supaya semua masyarakat bisa merasakannya,” kata Adryan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Masih kata Adryan, sehubungan dengan niatan tersebut pihaknya pun menerima sebagian besar relawan yang berasal dari daerah setempat. Hal itu juga secara langsung akan menghindari terjadinya persoalan yang berhubungan dengan penyerapan tenaga kerja.

“Kalo rekrut dari luar desa mungkin hanya satu dua orang. Tapi kalau kita bicara dari sisi relawan,  99% warga asli di sini. Karena seperti yang saya katakan, yang menerima dampak positifnya bukan hanya siswa siswi saja,  tapi masyarakat juga,” katanya.

Bahkan dia menegaskan, kepada pihak manapun yang ingin memastikan tentang keberadaan karyawan. bisa langsung datang ke SPPG.

“Kalau ada yang mengecek karyawannya apakah orang sini atau bukan,  silahkan Dapur SPPG terbuka 24 jam,” tegasnya.

Dalam kegiatan launching yang dihadiri unsur Muspika tersebut,  disampaikan bahwa SPPG YAIE akan mulai beroperasi pada hari Rabu (1/4/2026) dan proses pendistribusian pada Kamis (2/4/2026).

“Distribusi kamis, relawan sudah masuk di hari Rabu. Untuk sekarang ini kita distribusikan sekitar 500 PM dulu. Ini didasarkan pada pertimbamgan pada protokol sebelumnya, relawan juga kan harus belajar beradaptasi,”katanya.

Baca Juga  Meskipun Ramadan Program MBG di Cimahi Dipastikan Tetap Berjalan

Sebelum mencapi pada batas quota Penerima Manfaat (PM) 2.500, maka proses pelaksanaan akan dilalukan secara bertahap mulai dari kapasitas terkecil dulu hingga akhirnya mencapai quota yang sudah ditentukan.

 “Jadi untuk meminimalisasi kesalahan, kami memulainya dari yang kecil dulu, dari yang sedikit dulu, baru ke besar. Jadi mungkin secara bertahap 3, 4 hari atau seminggu, itu baru kami naikan sekitar 500, sampai ke 2.500 sesuai jumlah quotanya,” jelasnya.

Personil karyawan atau relawan di SPPG masih  sekitar 30-an. Hal ini dikarenakan jumlah PM masih dibawah 1000. Kalau jumlahnya sudah sesuai quota, maka jumlah relawan akan dipatok ke 47 personil.

“Kami berharap dapur ini bisa berjalan dalam jangka panjang. Maka apa yang harus kami lakukan ya itu pembenahan. Kami berjalan dulu agar ada masukan dari mitra,” katanya.

Meskipun belum bisa dikatakan sempurna 100 persen,  ia memastikan bahwa dapur ini sudah bisa beroperasi dan untuk mencapai kesempurnaan seperti yang diharapkan akan dilakukan secara bertahap.

“Kalau dibilang sempurna mungkin tidak 100 persen sempurna, sampai saat ini akan terus kami evaluasi,” katanya.

Dalam upaya untuk mengantisipasi terjadinya musibah keracunan,  pihaknya berupaya untuk melakukan langkah langkah preventif. Mulai dari meningkatkan pengawasan setiap divisi hingga keberadaan ahli gizi.

“Ahli gizi sudah siap. Untuk keselamatan penerima manfaat.  Jadi kita akan tingkatkan pengawasan. Contoh divisi ompreng, harus memperhatikan betul higienis makanannya maupun omprengnya. Karena mungkin masih ada sisa2 air, itu harus kita hindar,” ujarnya.

Sehubungan dengan persoalan IPAL yang berhubungan lamgsung dengan lingkungan, pihaknya akan mengutamakan penanganan IPAL tersebut dan akan dilakukan pembenahan seiring dengan beroperasinya dapur.

“Masalah IPAL disesuaikan dengan standar yang ada. Akan dilakukan perbaikan, jalan dulu beroperasional dulu supaya ada perbaikan. Dengan catatan, bisa secepatnya. Karena bisa dikatakan Ipal itu hal yang sensitif.  Itu jadi catatan penting bagi kami dan sudah kami bicarakan dengan pihak mitra,” tegasnya. (K 12)

Berita Terkait

Pembangunan SMPN 14 Cimahi Senilai Rp4,8 Miliar Segera Dimulai, Usman Rachman Tekankan 5 Kunci Pengawasan
Sambut Hari Anak Nasional 2026, BRI Peduli “Ini Sekolahku” Wujudkan Sekolah Lebih Layak di SDN 104 Langensari
Wali Kota Cimahi Ngatiyana Luncurkan MPLS 2026, Bangun Kesan Pertama Hangat Bagi Ribuan Siswa Baru
Tanpa Pengadilan, Sengketa Tanah di Cipageran Selesai dengan Jalan Tengah
Ramp Check Jelang Libur Sekolah Tindak 8 Kendaraan & 1 Bus di Cimahi Tak Layak Jalan
Bangun Program TNI Manunggal Air Bersih, Lebih dari 800 Keluarga di Cimahi Bakal Nikmati Aliran Air
Usia Seperempat Abad, Cimahi Arahkan Pembangunan ke Layanan Prima dan Ekonomi Warga
Kota Cimahi Tak Lagi Masuk 10 Besar Daerah ODGJ Terbanyak di Jabar
Tag :

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 12:16 WIB

Haris Faisal Sampaikan Duka Mendalam Atas Wafatnya dr. Icha Akibat Dugaan Intimidasi

Kamis, 4 Juni 2026 - 15:41 WIB

Usai Kasus Dugaan Korupsi di BGN, FWK Desak Presiden Prabowo Lakukan Evaluasi Menyeluruh Program MBG

Selasa, 19 Mei 2026 - 12:07 WIB

Israel Cegat Misi Kemanusiaan ke Gaza, PWI Pusat Kecam Penahanan Jurnalis Indonesia

Sabtu, 2 Mei 2026 - 18:42 WIB

Media Siber Sebagai Ruang Belajar Kedua, JMSI: Wajib Hadirkan Konten yang Mendidik

Minggu, 26 April 2026 - 14:10 WIB

Lipan 3108-1 Gelar Anniversary Ke 18 di AWC, Tidak Sedarah Tapi Lebih Dari Saudara

Kamis, 16 April 2026 - 13:02 WIB

Lemahnya Komunikasi Publik Pemerintah Di Tengah Krisis Global, Jadi Sorotan FWK

Minggu, 12 April 2026 - 18:08 WIB

Garuda MP Deklarasikan Prabowo-Gibran Hingga Paripurna 2029

Rabu, 8 April 2026 - 07:44 WIB

Cara Masyarakat Pastikan Petugas Resmi Ukur Tanah BPN

Berita Terbaru