Warga Terdampak Banjir di Utama Dapat Saluran 60.000 Liter Air Bersih dari DPKP

- Editor

Selasa, 27 Januari 2026 - 15:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelayanan Langganan BLUD Air Minum DPKP Kota Cimahi, Farhan Aditia. (Istimewa)

Pelayanan Langganan BLUD Air Minum DPKP Kota Cimahi, Farhan Aditia. (Istimewa)

Kota Cimahi, tujuhmenit.com – Pasca meluapnya Sungai Cimahi pada Sabtu (24/1/2026), Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Air Minum, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Kota Cimahi memastikan ketersediaan air bersih bagi masyarakat tetap dalam kondisi aman.

Di tengah situasi banjir, BLUD Air Minum DPKP langsung mengambil langkah cepat dengan menyalurkan bantuan air bersih gratis bagi warga terdampak, khususnya di wilayah Cibodas, Kelurahan Utama.

Pelayanan Langganan BLUD Air Minum DPKP Kota Cimahi, Farhan Aditia, saat ditemui awak media menegaskan bahwa distribusi air bersih tersebut merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab pemerintah daerah terhadap kebutuhan dasar masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Bantuan air bersih ini kami berikan secara gratis. Atas instruksi Kepala Dinas bersama rekan-rekan, termasuk dari Dinas Kesehatan,Dinas Lingkungan Hidup untuk langsung turun membantu warga terdampak banjir,” kata Farhan Aditia, Selasa (27/01/2026).

Ia menyebutkan, dalam kurun waktu dua hari terakhir, BLUD Air Minum  DPKP telah mendistribusikan sedikitnya 12 tangki ( 60.0000) air bersih ke sejumlah titik terdampak. Penyaluran dilakukan secara situasional, menyesuaikan kebutuhan dan permintaan masyarakat di lapangan.

“Kurang lebih selama dua hari sudah tersalurkan sekitar 12 tangki. Untuk selanjutnya, distribusi air akan kami sesuaikan dengan kebutuhan warga,” jelasnya.

DPKP Cimahi Turun Tangan, Aliran Sungai Dibersihkan Usai Banjir
Walikota Cimahi Tinjau Korban Banjir Di Kelurahan Utama
Demi memaksimalkan bantuan, BLUD Air Minum  DPKP juga mengambil kebijakan sementara Pemberhentian Pembelian Air Tengki, Langkah tersebut dilakukan agar distribusi air bersih gratis dapat diprioritaskan bagi warga terdampak.

Meski demikian, Farhan Aditia memastikan bahwa secara umum kondisi pasokan air di Kota Cimahi tetap normal.

Terkait kendala teknis, ia mengakui sempat terjadi hambatan akibat derasnya luapan air sungai yang membawa material sampah hingga menutup intake air. Namun, kondisi tersebut berhasil diatasi setelah debit air berangsur surut.

Baca Juga  Ipda Rizwan: Pastikan Pelayanan STNK Cepat, Mudah, dan Transparan 

“Luapan air kemarin cukup besar, sehingga kami harus menunggu sampai kondisi memungkinkan untuk dilakukan pembersihan. Alhamdulillah, saat ini sudah bisa ditangani dan situasi kembali aman,” pungkasnya.

Dengan respons cepat ini, BLUD Air Minum DPKP Kota Cimahi berharap kebutuhan air bersih masyarakat pascabanjir tetap terpenuhi dan aktivitas warga dapat berangsur pulih seperti sediakala. (eri)

Berita Terkait

GOR Pemuda di KBB Senilai Rp6,8 Miliar Mangkrak, Imron Minta Dewan Turun Tangan
Wujud Kepedulian Sosial, FKPPI dan PEPABRI Jabar Gelar Donor Darah
Rekayasa Jalan Dampak dari Proyek Pembangunan Underpass dan Jembatan Dibahas Forum LLAJ Cimahi
Kisruh Ditubuh FKPPI KBB Berujung Lapor Polisi, Imron Minta Semua Pihak Bersikap Dewasa
Jembatan Segera Dibangun, Nyebrang Dengan Rakit Bambu Akan Jadi Kenangan
Kasus Kredit BPR Cirebon Dilimpahkan ke PN Bandung, Jaksa Tunggu Jadwal Sidang
Peringati HAN, Ngatiyana Kukuhkan Forum Anak Jati Mandiri Kota Cimahi
Cimahi Perangi Peredaran Narkoba Melalui Pawang Ronda

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 13:53 WIB

Syukur Mandar: Ada Penjajah Yang Lebih Berbahaya dari Penjajah Yang Telah Diusir

Kamis, 27 Agustus 2026 - 07:21 WIB

FWK: Negara Jangan Jadikan Bank Alat Represif

Minggu, 16 Agustus 2026 - 13:23 WIB

FWK Kecam Penurunan Bendera Merah Putih di Banda Aceh

Kamis, 13 Agustus 2026 - 09:59 WIB

Refleksi 81 Tahun Indonesia Merdeka: FWK Ingatkan Agar Pemerintah Peka Terhadap Keresahan Masyarakat

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 10:38 WIB

Cacat Kelola Tingkat Dewa! Sebagian Besar Pemda Tidak Bisa Bayar Gaji ASN?

Kamis, 6 Agustus 2026 - 09:09 WIB

Diskusi FWK: Kesantunan Berbahasa Diperlukan dalam Berbangsa dan Bernegara

Jumat, 31 Juli 2026 - 09:17 WIB

Kabinet Bayangan: Indonesia Darurat Korupsi Secara Struktural dan Sistemik

Senin, 27 Juli 2026 - 09:10 WIB

Karumga Mantan Jampidsus Kejagung Ditemukan Tewas dengan Mulut Berbusa

Berita Terbaru

Hampir 2.000 orang diduga keracunan setelah menyantap menu MBG sejak Selasa (01/9/2026) hingga Kamis (03/9/2026). Foto: Ilustrasi

Peristiwa

Dilematis, Dalam Waktu 3 Hari 2 Ribu Orang Keracunan MBG

Minggu, 6 Sep 2026 - 05:46 WIB