Bangun Program TNI Manunggal Air Bersih, Lebih dari 800 Keluarga di Cimahi Bakal Nikmati Aliran Air

- Editor

Senin, 29 Juni 2026 - 23:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Cimahi, tujuhmenit.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi bersama jajaran TNI Angkatan Darat resmi meluncurkan Program TNI Manunggal Air Bersih 2026. Program ini terlaksana berkat langkah dan kerja sama yang nyata dari Kodim 0609/Cimahi untuk memenuhi kebutuhan paling mendasar warga.

Melalui proyek ini, nantinya lebih dari 800 kepala keluarga akan terbantu dan bisa menikmati akses air bersih yang lebih mudah dan terjamin ketersediaannya.

Wali Kota Cimahi, Ngatiyana menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada pihak TNI. Menurutnya, inisiatif ini membuktikan betapa eratnya kebersamaan antara aparat dengan pemerintah daerah demi kepentingan rakyat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya air bersih bukan sekadar kebutuhan biasa masyarakat, melainkan kunci utama hidup sehat, bersemangat beraktivitas, dan kualitas kehidupannya meningkat.

“Ini adalah bukti nyata jika kita bersatu, banyak hal baik yang bisa kita wujudkan demi warga. Air bersih adalah fondasi kesehatan dan kesejahteraan kita semua. Tanpa akses yang baik, tentu akan banyak kesulitan yang dirasakan sehari-hari,” ujarnya Senin (29/6/2026).

Di tengah pesatnya pertumbuhan jumlah penduduk dan berkembangnya wilayah, masih ada beberapa titik di Cimahi yang pasokan airnya belum merata atau terhambat. Oleh karena itu, kehadiran program ini menjadi solusi yang sangat ditunggu, sekaligus melengkapi upaya pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan dasar yang layak bagi setiap warga.

“Dari hasil penelusuran dan pengujian sumber air yang telah dilakukan pihak TNI, pembangunan fasilitas akan dilaksanakan di empat lokasi berbeda,” ujarnya.

Satu titik pembangunan berlokasi di Pos Komando Bantuan Cimenteng, Kelurahan Cigugur Tengah, yang diperkirakan akan melayani kebutuhan sekitar 340 keluarga. Tiga lokasi lainnya akan dibangun di wilayah Kelurahan Citeureup, yang manfaatnya bisa dirasakan oleh sekitar 460 keluarga. Secara keseluruhan, nantinya ada lebih dari 800 rumah tangga yang terbebas dari kesulitan mencari air bersih.

Baca Juga  Wali Kota Cimahi : Punya BPJS Tak Aktif di RSUD Cibabat? Tetap Akan Dilayani Dulu, Diurus Belakangan

“Angka ratusan keluarga itu bukan sekadar catatan di atas kertas, melainkan berarti ada ratusan rumah tangga yang beban hidupnya akan berkurang, anak-anak lebih sehat, dan ibu rumah tangga lebih terbantu kegiatannya,” tambah Ngatiyana.

Pemerintah Kota juga menegaskan bahwa pembangunan sarana saja belum cukup menjamin keberhasilan jangka panjang. Fasilitas yang sudah dibangun harus dijaga dan dirawat bersama agar bisa digunakan terus-menerus dalam waktu lama. Kualitas, kelancaran aliran, dan keamanan air yang disalurkan pun akan terus dipantau agar selalu memenuhi standar kesehatan yang ditetapkan.

Karena itu, ia mengajak seluruh warga yang akan menikmati manfaat fasilitas ini untuk ikut bertanggung jawab merawatnya. Keberhasilan pembangunan sangat bergantung pada kekompakan antara pemerintah yang menyediakan sarana, aparat yang membantu pelaksanaan, dan masyarakat yang menjaga hasilnya.

“Melalui kebersamaan ini, diharapkan kebutuhan dasar warga dapat terpenuhi lebih merata di seluruh penjuru Cimahi. Langkah ini juga menjadi bukti nyata kehadiran negara yang peka terhadap kesulitan rakyat, demi mewujudkan lingkungan masyarakat yang lebih sehat, rukun, dan sejahtera,” pungkasnya. (eri)

Berita Terkait

Ngatiyana: Jadikan HUT RI Sebagai Momentum Refleksi Pembangunan Untuk Kesejahteraan Rakyat
Renungan Kemerdekaan RI ke-81 : Sudahkah Indonesia Benar-benar Merdeka?
Oland Kembali Pimpin DK PWI Jabar, Jalankan Tugas Sesuai Amanat Organisasi!
Peringati HUT RI Ke-81: Program PENARI Wujud Investasi Jangka Panjang Dalam Membangun Generasi Bangsa
PSEL Legok Nangka Segera Dimulai, Diprediksi Beroperasi 2029
KDM Nyatakan Perang Terhadap Peredaran OKT di Jawa Barat
“Pekan Ceria”, Disarpusda Cimahi Ubah Perpustakaan Jadi Ruang Bermain dan Belajar Anak
Kemarau Panjang, Cimahi Perkuat Ketahanan Pangan Lewat Urban Farming dan UMKM

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 17:01 WIB

Ngatiyana: Jadikan HUT RI Sebagai Momentum Refleksi Pembangunan Untuk Kesejahteraan Rakyat

Jumat, 31 Juli 2026 - 08:19 WIB

“Pekan Ceria”, Disarpusda Cimahi Ubah Perpustakaan Jadi Ruang Bermain dan Belajar Anak

Kamis, 30 Juli 2026 - 18:21 WIB

Kemarau Panjang, Cimahi Perkuat Ketahanan Pangan Lewat Urban Farming dan UMKM

Rabu, 29 Juli 2026 - 19:24 WIB

Hingga Sesi ke-31, 15 Km Kabel Semrawut di Cimahi Berhasil Dirapikan

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:56 WIB

Sudah 3 Hari Pengemudi Ojol Hilang, Keluarga Lapor Polisi!

Rabu, 29 Juli 2026 - 09:14 WIB

Tanggapan Objektif Politisi Golkar, Bicara Pilkada Cimahi 2030 Masih Terlalu Dini

Selasa, 28 Juli 2026 - 19:28 WIB

Tanah Hunian Lama Belum Bersertifikat, Ngatiyana Siap Perjuangkan Tanah Para Veteran

Selasa, 28 Juli 2026 - 00:17 WIB

Kemarau Datang, Hutan Gunung Paseban Kutawaringin Terbakar

Berita Terbaru

Sang saka merah putih berkibar. Foto: Ilustrasi

Nasional

FWK Kecam Penurunan Bendera Merah Putih di Banda Aceh

Minggu, 16 Agu 2026 - 13:23 WIB