Hari Jadi Kabupaten Bandung Barat: Tantangan dan Keberhasilan di Bawah Kepemimpinan Bupati Jeje Ritchie Ismail 

- Editor

Selasa, 23 Juni 2026 - 18:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Imron S.H., M.H / ist. tujuhmenit.com

Imron S.H., M.H / ist. tujuhmenit.com


19 Juni 2007 — 19 Juni 2026 | 19 Tahun Berdiri Tegak


Hari jadi Kabupaten Bandung Barat (KBB) bukan sekadar perayaan ulang tahun daerah, melainkan perjalanan panjang perjuangan mewujudkan daerah otonom yang mandiri, maju, dan sejahtera. Lahir dari aspirasi masyarakat yang disahkan lewat UU No.12 Tahun 2007, KBB kini tumbuh menjadi wilayah strategis di Jawa Barat, memadukan keindahan alam, warisan budaya, dan potensi ekonomi yang besar.
Hal ini disampaikan H. Imron S.H., M.H., saat menyikapi hari jadi KBB ke-19, saat ditemui dikediamannya di Jln. Letkol G.A. Manulang, Padalarang, KBB, Selasa (23/6/2026).
“Di bawah kepemimpinan Bupati Jeje Ritchie, perjalanan ini berlanjut dengan visi “Bandung Barat AMANAH” — Agamis, Maju, Adaptif, Nyaman, Aspiratif, Harmonis — menghadapi berbagai tantangan sekaligus menorehkan banyak keberhasilan nyata,” kata Imron.
Masih menurut Imron yang juga seorang Advokat dan tokoh masyarakat ini,
Sejak awal menjabat, pemerintahan Jeje menghadapi ujian berat dalam menjalankan tugas utama sebagai Bupati. Ujian tersebut adalah kesenjangan pembangunan wilayah disertai dengan terbatasnya Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Kabupaten dengan luas 16 kecamatan, ketimpangan sangat terasa. Kawasan yang dekat dengan Kota Bandung sudah maju dan terhubung baik. Sedangkan wilayah perbukitan dan perdesaan masih tertinggal. Banyak jalan rusak menghambat aktivitas masyarakat,” katanya.
Di sisi lain, keberadaan PAD KBB masih rendah, sangat bergantung pada suntikan dari pemerintah pusat. Sebetulnya banyak potensi yang dimiliki KBB untuk meningkatkan PAD, seperti di sektor pariwisata, pertanian, dan UMKM, tapi belum terkelola secara maksimal.
“Saat awal memimpin, tingkat kemiskinan masih di angka 10,49% dan pengangguran 6,7% . Ini tangan nyata bagi Bupati dan jajarannya dalam  menyejahterakan rakyat,” tegasnya.
Keberhasilan Nyata: Hasil Kerja Keras dan Konsistensi
Di tengah segala rintangan yang dihadapi, dalam waktu singkat, banyak capaian terukur yang langsung dirasakan warga. Capaian keberhasilan itu diantaranya adalah Peningkatan Kesejahteraan dan Ekonomi.
“Berdasar data LKPJ 2025, kemiskinan turun jadi 9,87%, di bawah target, dan Pengangguran jadi 6,6% , bukti ekonomi bergerak, lapangan kerja bertambah. Selain itu, IPM naik jadi 71,65 poin, kualitas hidup dan pendidikan membaik signifikan,” katanya.
Pertumbuhan ekonomi capai 5,28%, surplus anggaran Rp127 miliar dipakai untuk program rakyat, bukan dibelanjakan boros.
Dan distribusi pendapatan lebih merata: rasio turun ke 0,364, ketimpangan berkurang.
Pembangunan Infrastruktur berjalan cukup  masif dengan adanya perbaiki 28 km jalan di 12 ruas utama, sambungkan desa ke kota yang secara langsung membuka akses ekonomi.
“Pemerintan juga sudah melakukan perbaikan saluran air, drainase, jembatan, dan fasum agar aman saat musim hujan.
Bangun rumah layak huni, bantuan perumahan bagi warga kurang mampu.
Akses air bersih dan listrik diperluas hingga pelosok desa,” katanya.
Keberhasilan lainnya di bidang Kesehatan adalah sebanyak 95% warga terjamin JKN/KIS, hampir seluruh penduduk punya jaminan kesehatan. Begitupun dengan Program penurunan stunting gencar: edukasi, gizi, dan pelayanan ibu & anak diperkuat.
“Bantuan sekolah, perbaikan gedung pendidikan, beasiswa anak berprestasi dan kurang mampu. Bantuan sosial tepat sasaran bagi lansia, penyandang disabilitas, dan keluarga miskin. Semuanya terealisasi dibawah kepemimpinan Pak Jeje,” katanya.
Perjalanan 19 tahun KBB adalah bukti bahwa tantangan besar bisa jadi kekuatan. Di tangan Bupati Jeje, fokusnya jelas: bangun dari bawah, meratakan kemajuan, dan menjaga kearifan lokal. Belum semua selesai, tapi fondasi sudah kokoh.
KBB kini bukan sekadar daerah baru, tapi rumah bagi lebih dari 1,8 juta jiwa yang berharap masa depan lebih cerah. Di hari jadi ini, kita merayakan hasil kerja keras, sekaligus bertekad: Bandung Barat makin AMANAH, makin Maju, makin Nyaman untuk semua. (Umay)***
Baca Juga  Tanah Hunian Lama Belum Bersertifikat, Ngatiyana Siap Perjuangkan Tanah Para Veteran

Berita Terkait

Dudi Supriadi: BPD Harus Utamakan Kepentingan Masyarakat
Bupati Garut Bahas Penanganan Kebakaran dan Penataan TPA Pasir Bajing Bersama Warga
Viral Video Kericuhan KOD Cup U-23, Adanya Kabar Korban Meninggal Dipastikan Tidak Benar
Libatkan Sejumlah Instansi,  Pemkab Bartim Ekspose Review Jakstrada Air Minum
ChiMa 2026 Perkuat Inovasi Pelayanan Publik Bagi Masyarakat
Bupati M. Yamin: Jangan Sampai RDTR Hanya Baik di Atas Kertas
Baru 12 dari 147 Dokumen Terunggah, Sekda Bartim Minta OPD Percepat MCSP-R
Ditargetkan Rampung Desember ini, Proyek Flyover Pusdikpom Cimahi Kembali Digarap

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:55 WIB

Dudi Supriadi: BPD Harus Utamakan Kepentingan Masyarakat

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:24 WIB

Bupati Garut Bahas Penanganan Kebakaran dan Penataan TPA Pasir Bajing Bersama Warga

Jumat, 9 Oktober 2026 - 16:18 WIB

Viral Video Kericuhan KOD Cup U-23, Adanya Kabar Korban Meninggal Dipastikan Tidak Benar

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:41 WIB

ChiMa 2026 Perkuat Inovasi Pelayanan Publik Bagi Masyarakat

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:00 WIB

Bupati M. Yamin: Jangan Sampai RDTR Hanya Baik di Atas Kertas

Rabu, 7 Oktober 2026 - 19:44 WIB

Baru 12 dari 147 Dokumen Terunggah, Sekda Bartim Minta OPD Percepat MCSP-R

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 21:58 WIB

Ditargetkan Rampung Desember ini, Proyek Flyover Pusdikpom Cimahi Kembali Digarap

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 17:29 WIB

Bupati Garut Pastikan Pelayanan Isbat Nikah Beri Kepastian Hukum bagi Keluarga

Berita Terbaru

Kadis DPMD, Dudi Supriadi, bersama Camat Batujajar Andi M Khitmat dan pejabat lainnya dalam acara pelantikan anggota BPD periode 2026-2034 di Aula Kantor Koperasi Desa Merah Putih, Desa Batujajar Timur, pada Rabu (15/10/2026

Daerah

Dudi Supriadi: BPD Harus Utamakan Kepentingan Masyarakat

Kamis, 15 Okt 2026 - 20:55 WIB