Kota Cimahi, tujuhmenit.com – Menginjak usia ke-25 tahun, arah pembangunan Kota Cimahi kini mulai berubah wajah. Jika selama ini fokus banyak tertuju pada pembangunan fisik, di masa mendatang keberhasilan daerah akan lebih diukur dari seberapa baik pelayanan yang diberikan serta sejahtera nya kehidupan masyarakat luas.
Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, menyampaikan bahwa pencapaian yang ada saat ini adalah buah dari perjuangan pendiri daerah, para tokoh, serta dukungan seluruh warga yang turut menjaga dan memajukan kota ini. Ia pun mengaku bertekad melanjutkan tongkat estafet pembangunan tersebut bersama Wakil Wali Kota Adhitia Yudisthira.
“Segala kemajuan yang terlihat hari ini tidak lepas dari kerja keras para pendahulu dan dukungan masyarakat. Saya menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada semua pihak. Kami berjanji akan terus berupaya membawa Cimahi melangkah lebih jauh lagi,” ujarnya saat menyampaikan pidato peringatan hari jadi di Lapangan Gunung Bohong, Sabtu (27/6/2026) malam.
Pemerintah kota telah menetapkan arah kebijakan baru yang lebih merata dan menyentuh langsung kebutuhan dasar warga. Hal-hal utama seperti mutu pendidikan, akses layanan kesehatan, serta kelengkapan prasarana jalan dan fasilitas umum akan terus diperbaiki dan diperluas jangkauannya.
Selain pelayanan dasar, penguatan perekonomian masyarakat juga menjadi prioritas utama. Berbagai ruang dan kesempatan diciptakan agar warga memiliki peluang berusaha lebih luas dan pendapatan keluarga dapat meningkat secara bertahap.
“Bukti nyata sudah kita tampilkan hari ini melalui pameran usaha kecil dan stan kuliner. Kami juga menggelar kawasan bebas kendaraan bermotor agar warga memiliki ruang berdagang dan berinteraksi, sekaligus menggerakkan roda perekonomian setempat,” jelas Ngatiyana.
Ia pun meminta seluruh jajaran pemerintahan untuk tidak sekadar berhenti pada kegiatan seremonial. Ruang bebas kendaraan atau Car Free Day diharapkan tidak hanya berpusat di satu titik, melainkan dikembangkan pula di berbagai wilayah kecamatan agar manfaatnya dirasakan merata oleh seluruh pelaku usaha.
“Silakan diselenggarakan di berbagai titik kota, asalkan tertib dan teratur. Tujuannya satu: agar ekonomi warga berputar lebih cepat dan penghasilan mereka bertambah,” tegasnya.
Pembangunan tidak akan pernah berjalan maksimal jika hanya ditanggung pemerintah saja. Oleh karena itu, kebersamaan dan partisipasi seluruh lapisan masyarakat menjadi kunci utama kemajuan yang sesungguhnya, tanpa memandang perbedaan latar belakang.
“Kami hanya mengatur dan memfasilitasi, namun pelaku utamanya adalah kalian semua. Mari kita bangun bersama, bergandengan tangan menuju Cimahi yang mandiri, berkarakter, dan sejahtera bagi seluruh warganya. Selamat ulang tahun ke-25 Kota Cimahi,” tutupnya. (eri)






