Dedi Mulyadi: Alih Fungsi Lahan Jadi Penyebab Utama Bencana Longsor di Pasirlangu

- Editor

Minggu, 25 Januari 2026 - 12:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi, saat turun ke lokasi bencana longsor di Kampung Babakan Pasirkoneng, Desa Pasirhalang, Kec. Cisarua, Kabupaten Bandung Barat,  Sabtu (24/1/2026). Foto:Net/tujuhmenit.com

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi, saat turun ke lokasi bencana longsor di Kampung Babakan Pasirkoneng, Desa Pasirhalang, Kec. Cisarua, Kabupaten Bandung Barat,  Sabtu (24/1/2026). Foto:Net/tujuhmenit.com

BANDUNG BARAT, tujuhmenit.com,- Alih fungsi lahan ditambah aktivitas kegiatan pertanian yang tidak wajar menjadi salah satu penyebab utama bencan longsor. Ketidak wajaran tersebut dilihat dari lahan petanian yang merambah sampai ke puncak gunung.

Hal ini ditegaskan Gubernur Jawa Barat,  Dedi Mulyadi, saat turun ke lokasi kejadian musibah longsor di Desa Pasirlagu, Kec. Cisarua, Kabupaten Bandung Barat,  Sabtu (24/1/2026).

“Kalau dilihat dari kondisi sekitar, jelas terlihat kebun-kebun sayuran hingga ke puncak gunung. Dari situ saja sudah dapat kita simpulkan,  ada persoalan alih fungsi lahan,” kata Dedi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Masih menurut Dedi yang datang dengan mengirimkan sejumlah bantuan untuk para korban tersebut menegaskan, saat ini pihaknya terkonsentrasi pada evaluasi para korban.

Data sementara mencatat sebanyak 113 warga terdampak akibat longsor. Rinciannya, sembilan orang ditemukan meninggal dunia, 23 warga berhasil selamat, sementara 81 orang lainnya masih dalam proses pencarian oleh tim SAR gabungan.

“Kita masih konsentrasi pada penanganan korban bencana,  terutama melakuan pencarian terhadap sejumlah korban yang hilang tertimbun longsor,” katanya.

Setelah proses evakuasi selesai, pihaknya akan mengambil langkah untuk melakukan perubahan,  kawasan bekas longsor akan direstorasi melalui program reboisasi. Dan warga yang tinggal di zona rawan akan direlokasi ke tempat yang lebih aman.

“Setelah proses evakuasi selesai, warga akan segera dipindahkan dan kawasan ini akan kita hutankan kembali,” tegasnya.

Kondisi lahan di kaki Gunung Burangrang sangat labil dan berisiko tinggi terjadi longsor susulan, terlebih ditengah kondisi intensitas curah hujan yang tinggi, kontur tanah mudan terkikis.

“Penataan lingkungan dan pemulihan ekosistem menjadi langkah mutlak yang harus dilakukan agar tragedi serupa tidak terjadi lagi,” katanya.

Baca Juga  Enok Ditemukan Meninggal di Jembatan BBS Batujajar

Meski demikian, ia memastikan fokus utama pemerintah saat ini masih pada pencarian seluruh korban. Terlihat tim SAR yang terdiri dari unsur TNI-Polri, relawan dan sejumlah masyarakat tengah melakukan pencarian korban yang dipastikan masih tertimbun longsor.

“Prioritas saya sekarang adalah mengevakuasi seluruh korban. Setelah itu, baru kita lakukan pemulihan dan penataan lingkungan secara menyeluruh,” pungkasnya. (K12)

Berita Terkait

Dugaan Perusakan Fasum Milik Pemkot Cimahi, Kepala BPKAD Sebut Kewenangan Sebenarnya Ada di Sekda Sebagai Pengelola
Saat Bawa Pasien,  Sopir Ambulan Dianiaya di Jalan
Status Tanggap Darurat Bencana Longsor Pasirlangu Berakhir! Tim SAR Lakukan Pencarian Terbatas
Tim SAR Temukan 2 Jenazah,  Total 94 Bodypack diserahkan ke Tim DVI Polri
Enok Ditemukan Meninggal di Jembatan BBS Batujajar
Tim SAR Temukan 7 Jenazah Korban Longsor, Jumlah Total Jadi 91 Bodypack
Relokasi Warga Terdampak Longsor,  Tunggu Hasil Kajian Badan Geologi 
Salurkan Bantuan Kemanusiaan, MPC PP KBB Kunjungi Korban Banjir dan Longsor di Cisarua dan Lembang

Berita Terkait

Sabtu, 14 Februari 2026 - 06:28 WIB

Program Polantas Menyapa Samsat Cimahi Gelar Pelayanan Cek Fisik Cepat dan Tertib

Sabtu, 14 Februari 2026 - 06:25 WIB

Polantas Menyapa : Wujudkan Pelayanan Cepat, Tepat dan Transparan di Samsat Cimareme

Jumat, 13 Februari 2026 - 08:37 WIB

Pengurusan STNK Lebih Mudah dan Nyaman Dengan Sentuhan Humanis di Samsat Cimareme

Jumat, 13 Februari 2026 - 08:32 WIB

Samsat Cimahi Layani dan Edukasi Masyarakat Permudah Mekanisme Pembayaran Pajak Kendaraan

Kamis, 12 Februari 2026 - 06:47 WIB

Polantas Menyapa, Samsat Cimareme Edukasi Warga Soal Mutasi Kendaraan

Rabu, 11 Februari 2026 - 07:24 WIB

Hadirkan Sentuhan Ramah di Samsat Cimahi, Warga Gembira Urus STNK

Rabu, 11 Februari 2026 - 07:21 WIB

Ancaman Gunakan Plat Nomor Tidak Sesuai Aturan Tak Main-main, Samsat Cimareme Beri Pemahaman Wajib Pajak

Rabu, 11 Februari 2026 - 06:33 WIB

Kasus Penebangan Pohon Minimarket Masih Belum Dikenakan Sanksi, Terkait Perizinan Warga Menduga Ada Kongkalikong Orang Dalam

Berita Terbaru