Haris Faisal Sampaikan Duka Mendalam Atas Wafatnya dr. Icha Akibat Dugaan Intimidasi

- Editor

Senin, 29 Juni 2026 - 12:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Cimahi, tujuhmenit.com – Haris Faisal, yang juga merupakan unsur pimpinan Dewan Etik Partai Golkar menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas wafatnya dr. Icha. Semoga almarhumah mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta ketabahan.

Terkait berkembangnya dugaan adanya intimidasi yang melibatkan seorang anggota DPRD, apabila hal tersebut benar terbukti berdasarkan proses hukum dan fakta yang objektif, maka tindakan demikian bukan hanya tidak dapat dibenarkan dari sisi etika penyelenggara negara, tetapi juga merupakan pelanggaran serius terhadap nilai-nilai etika Partai Golkar, AD/ART, dan peraturan organisasi (PO) yang menuntut setiap kader menjaga kehormatan, disiplin, dan marwah partai.

Dalam perspektif Partai Golkar, setiap kader yang diberi amanah jabatan publik wajib menunjukkan sikap santun, berintegritas, menjunjung tinggi musyawarah, serta tidak menyalahgunakan kewenangan, pengaruh, atau posisi politik untuk melakukan tekanan, intimidasi, maupun tindakan yang menimbulkan rasa takut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Perbuatan semacam itu bertentangan dengan semangat pengabdian partai kepada rakyat dan dapat dikualifikasikan sebagai pelanggaran etik internal yang harus diproses sesuai mekanisme organisasi,” katanya, (29/6/2026).

Namun demikian, saya juga mengajak semua pihak untuk tetap menghormati asas praduga tak bersalah. Segala dugaan harus dibuktikan melalui proses hukum yang objektif, transparan, dan akuntabel. Apabila nantinya terbukti terdapat pelanggaran etik maupun hukum, maka selain pertanggungjawaban secara hukum, mekanisme penegakan disiplin partai berdasarkan AD/ART dan PO juga harus dijalankan secara tegas, demi menjaga kehormatan Partai Golkar, kepercayaan masyarakat, dan marwah lembaga perwakilan rakyat.

“Pernyataan ini saya sampaikan semata-mata sebagai pandangan pribadi, bukan sebagai pernyataan resmi yang mewakili lembaga Dewan Etik Partai GOLKAR,” ucap Haris Faisal. (eri)

Baca Juga  Pertamina Akhirnya Beri Pernyataan Soal Krisis BBM di Bengkulu, Antrean Panjang di SPBU

Berita Terkait

FWK Kecam Penurunan Bendera Merah Putih di Banda Aceh
Refleksi 81 Tahun Indonesia Merdeka: FWK Ingatkan Agar Pemerintah Peka Terhadap Keresahan Masyarakat
Cacat Kelola Tingkat Dewa! Sebagian Besar Pemda Tidak Bisa Bayar Gaji ASN?
Diskusi FWK: Kesantunan Berbahasa Diperlukan dalam Berbangsa dan Bernegara
Kabinet Bayangan: Indonesia Darurat Korupsi Secara Struktural dan Sistemik
Karumga Mantan Jampidsus Kejagung Ditemukan Tewas dengan Mulut Berbusa
Keterbatasan Bukan Penghalang! 10 Atlet Muaythai Cimahi Siap Guncang Kejurnas Bawa Semangat “Cimahi Bukbek”
Pernyataan Sikap FWK, Ketika Prabowo Samakan Wartawan dengan Londo Ireng

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 17:01 WIB

Ngatiyana: Jadikan HUT RI Sebagai Momentum Refleksi Pembangunan Untuk Kesejahteraan Rakyat

Jumat, 31 Juli 2026 - 08:19 WIB

“Pekan Ceria”, Disarpusda Cimahi Ubah Perpustakaan Jadi Ruang Bermain dan Belajar Anak

Kamis, 30 Juli 2026 - 18:21 WIB

Kemarau Panjang, Cimahi Perkuat Ketahanan Pangan Lewat Urban Farming dan UMKM

Rabu, 29 Juli 2026 - 19:24 WIB

Hingga Sesi ke-31, 15 Km Kabel Semrawut di Cimahi Berhasil Dirapikan

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:56 WIB

Sudah 3 Hari Pengemudi Ojol Hilang, Keluarga Lapor Polisi!

Rabu, 29 Juli 2026 - 09:14 WIB

Tanggapan Objektif Politisi Golkar, Bicara Pilkada Cimahi 2030 Masih Terlalu Dini

Selasa, 28 Juli 2026 - 19:28 WIB

Tanah Hunian Lama Belum Bersertifikat, Ngatiyana Siap Perjuangkan Tanah Para Veteran

Selasa, 28 Juli 2026 - 00:17 WIB

Kemarau Datang, Hutan Gunung Paseban Kutawaringin Terbakar

Berita Terbaru

Sang saka merah putih berkibar. Foto: Ilustrasi

Nasional

FWK Kecam Penurunan Bendera Merah Putih di Banda Aceh

Minggu, 16 Agu 2026 - 13:23 WIB