Demi Lahirkan Generasi Cendekiawan, Penguatan Kapasitas Pengajar Ditekankan Wali Kota Cimahi

- Editor

Selasa, 10 Maret 2026 - 14:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Cimahi, Ngatiyana. (Foto : eri)

Wali Kota Cimahi, Ngatiyana. (Foto : eri)

Kota Cimahi, tujuhmenit.com
Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi menempatkan sektor pendidikan sebagai fondasi utama pembangunan daerah. Maka dari itu, Pemkot Cimahi menekankan pembentukan sumber daya manusia yang tangguh melalui proses kompetisi yang sehat dan berkarakter.

Dalam kerangka tersebut, Olimpiade Sains Nasional (OSN) jenjang sekolah dasar tidak diposisikan sekadar ajang akademik, melainkan sarana pembinaan mental, kedisiplinan, dan kepemimpinan sejak dini.

Komitmen itu ditegaskan Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, saat membuka Bimbingan Teknis Olimpiade Sains Nasional (OSN) SD Tingkat Kota Cimahi Tahun 2026 di Gedung PKG Kecamatan Cimahi Tengah, Rabu, 11 Februari 2026 kemarin. Kegiatan ini diikuti guru dan tenaga pendidik dari sekolah negeri maupun swasta sebagai bagian dari upaya sistematis mempersiapkan peserta didik menghadapi kompetisi sains.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Disampaikan Ngatiyana, bimbingan teknis bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan tahapan penting dalam proses panjang mencetak generasi unggul melalui pendidikan yang menuntut kesungguhan dan konsistensi.

“Keberhasilan pendidikan tidak hanya ditentukan penguasaan materi, tetapi juga kualitas interaksi pembelajaran di kelas,” kata Ngatiyana, Senin (2/3/2026).

Suasana belajar yang kondusif serta hubungan yang manusiawi antara guru dan murid, ia menerangkan, menjadi kunci agar transfer pengetahuan berlangsung efektif dan mampu membentuk pola pikir peserta didik.

“Pada konteks itu, OSN dinilai sebagai bagian dari strategi pembinaan generasi penerus yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga matang secara mental dan sosial,” ungkapnya.

Melalui kompetisi, ia mengatakan, siswa dilatih menghadapi tantangan, membangun disiplin, serta memahami nilai sportivitas.

“Tekanan kompetisi yang terkelola justru dapat menumbuhkan karakter kuat, keberanian bermimpi, serta kesiapan menjadi pemimpin di masa depan,” bebernya.

Diharapkan Ngatiyana, pihaknya menaruh harapan agar momentum OSN tingkat kota menjadi pijakan awal bagi lahirnya generasi yang mampu mengharumkan nama Cimahi di tingkat yang lebih tinggi.

Baca Juga  Hadapi Penutupan TPA Sarimukti, Pemkot Cimahi Luncurkan Tim Khusus Sampah Hingga ke Tingkat RT

“Pentingnya peran guru dan tenaga pendidik dalam memastikan proses pembelajaran tidak hanya dipahami, tetapi juga dinikmati oleh peserta didik,” ujarnya.

Di samping itu, ia menegaskan, keberhasilan pendidikan tidak semata diukur dari nilai akademik, melainkan dari karakter serta nilai-nilai yang tertanam pada diri siswa. Karena itu, ia mengajak seluruh pemangku kepentingan pendidikan di Cimahi untuk memperkuat sinergi demi mencetak prestasi berkelanjutan.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyinggung capaian OSN tahun sebelumnya, di mana seorang siswa SD Tridaya Tunas Bangsa mewakili Kota Cimahi hingga tingkat nasional pada bidang IPS.

“Capaian itu menjadi bukti potensi daerah yang dapat terus dikembangkan melalui pembinaan yang konsisten,” imbuhnya.

Dengan keterlibatan kepala sekolah dan tenaga pendidik dalam bimbingan teknis ini, ia menuturkan, Pemkot Cimahi berharap penguatan kapasitas pengajar dapat berdampak langsung pada kualitas pembinaan siswa.

“Visi jangka panjang menjadikan Cimahi sebagai kota yang melahirkan cendekiawan dan akademisi, dengan pendidikan sebagai bekal utama generasi muda menghadapi masa depan,” tandasnya. (eri)

Berita Terkait

Ngatiyana: Jadikan HUT RI Sebagai Momentum Refleksi Pembangunan Untuk Kesejahteraan Rakyat
Renungan Kemerdekaan RI ke-81 : Sudahkah Indonesia Benar-benar Merdeka?
Oland Kembali Pimpin DK PWI Jabar, Jalankan Tugas Sesuai Amanat Organisasi!
Peringati HUT RI Ke-81: Program PENARI Wujud Investasi Jangka Panjang Dalam Membangun Generasi Bangsa
PSEL Legok Nangka Segera Dimulai, Diprediksi Beroperasi 2029
KDM Nyatakan Perang Terhadap Peredaran OKT di Jawa Barat
“Pekan Ceria”, Disarpusda Cimahi Ubah Perpustakaan Jadi Ruang Bermain dan Belajar Anak
Kemarau Panjang, Cimahi Perkuat Ketahanan Pangan Lewat Urban Farming dan UMKM

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 17:01 WIB

Ngatiyana: Jadikan HUT RI Sebagai Momentum Refleksi Pembangunan Untuk Kesejahteraan Rakyat

Jumat, 31 Juli 2026 - 08:19 WIB

“Pekan Ceria”, Disarpusda Cimahi Ubah Perpustakaan Jadi Ruang Bermain dan Belajar Anak

Kamis, 30 Juli 2026 - 18:21 WIB

Kemarau Panjang, Cimahi Perkuat Ketahanan Pangan Lewat Urban Farming dan UMKM

Rabu, 29 Juli 2026 - 19:24 WIB

Hingga Sesi ke-31, 15 Km Kabel Semrawut di Cimahi Berhasil Dirapikan

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:56 WIB

Sudah 3 Hari Pengemudi Ojol Hilang, Keluarga Lapor Polisi!

Rabu, 29 Juli 2026 - 09:14 WIB

Tanggapan Objektif Politisi Golkar, Bicara Pilkada Cimahi 2030 Masih Terlalu Dini

Selasa, 28 Juli 2026 - 19:28 WIB

Tanah Hunian Lama Belum Bersertifikat, Ngatiyana Siap Perjuangkan Tanah Para Veteran

Selasa, 28 Juli 2026 - 00:17 WIB

Kemarau Datang, Hutan Gunung Paseban Kutawaringin Terbakar

Berita Terbaru

Sang saka merah putih berkibar. Foto: Ilustrasi

Nasional

FWK Kecam Penurunan Bendera Merah Putih di Banda Aceh

Minggu, 16 Agu 2026 - 13:23 WIB