Kota Cimahi, tujuhmenit.com – Pemerintah Kota Cimahi kembali menyalurkan bantuan Beras Sejahtera Daerah (Rastrada) Termin II Tahun 2026, sebagai penyangga kebutuhan pangan bagi keluarga yang paling membutuhkan di tengah tekanan musim kemarau yang masih berlangsung saat ini.
Penyaluran dipantau langsung oleh Wali Kota Cimahi, Ngatiyana di Kantor Kelurahan Cigugur Tengah, Kecamatan Cimahi Tengah, Selasa (11/8/2026).
Sebanyak 2.227 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di seluruh Kota Cimahi menjadi sasaran kali ini. Setiap keluarga menerima tiga karung beras dengan total berat 30 kilogram. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban belanja rumah tangga, sehingga uang yang biasanya dialokasikan untuk membeli beras dapat digunakan untuk kebutuhan lain yang juga mendesak.
“Alhamdulillah, untuk termin ini kami bagikan kepada 2.227 keluarga penerima manfaat di Kota Cimahi,” ujar Ngatiyana di Kelurahan Cigugur Tengah.
Ia menekankan, kehadiran bantuan ini terasa semakin penting saat ini. Kemarau panjang tak sekadar mengeringkan sumber air, ia juga menambah tekanan pada kehidupan sehari-hari warga. Kebutuhan dasar tetap harus dipenuhi, sementara pendapatan banyak keluarga justru terancam menyusut.
“Kondisi kemarau panjang membuat ketersediaan air pun sulit. Namun Alhamdulillah, kami masih bisa hadir di tengah masyarakat dengan bantuan beras ini,” kata Ngatiyana.
Bagi Pemkot Cimahi, Rastrada bukan sekadar rutinitas membagikan bantuan sosial. Program ini adalah bentuk nyata kehadiran pemerintah saat beban hidup bertambah berat, menjaga agar keluarga yang rentan tetap memiliki sandaran pangan.
“Tujuannya jelas, yaitu membantu warga melewati masa-masa sulit di tengah kemarau panjang ini. Semoga beras ini benar-benar bermanfaat di dapur masing-masing rumah,” tambahnya.
Tak berhenti pada Rastrada saja. Pemkot juga menyiapkan jalur pendukung lain, termasuk menyediakan beras dengan harga terjangkau bagi masyarakat luas. Pasalnya, sasaran bantuan langsung tetap terbatas, sementara kebutuhan pangan menyangkut seluruh lapisan warga. Menjaga harga pangan tetap terjangkau juga menjadi bagian penting agar tekanan kebutuhan pokok tidak membebani masyarakat berlebihan.
“Kami akan terus berupaya melakukan yang terbaik, baik itu melalui Rastrada, program beras murah, maupun bentuk dukungan lain yang bertujuan untuk meringankan kesulitan warga,” kata Ngatiyana.
Dalam kesempatan itu, Wali Kota turut menyapa langsung para penerima di Kelurahan Cigugur Tengah. Kehadirannya sekaligus memastikan bantuan tepat sampai ke tangan yang berhak, terawasi sejak penyaluran hingga diterima warga.
Di akhir, 30 kilogram beras memang belum menyelesaikan segala persoalan ekonomi. Namun bagi lebih dari dua ribu keluarga di Cimahi, setidaknya satu beban kebutuhan pokok telah terangkat. Itulah makna kehadiran pemerintah: menjadi penyangga di saat keadaan sedang sulit-sulitnya. (eri)






