Kadir Halid Masih Pertimbangkan Jadi Ketua Golkar Sulsel

- Editor

Rabu, 26 November 2025 - 22:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

AdinJava, MAKASSAR –Ketua Harian DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan (Sulsel), Kadir Halid, menyatakan bahwa ia belum berencana untuk bertarung sebagai calon Ketua Golkar Sulsel.

Pemilihan umum DPD Partai Golkar Sulsel hingga kini belum dilaksanakan.

Beberapa nama disebut-sebut akan bertarung untuk memimpin partai yang memiliki simbol pohon beringin.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Terdapat nama Munafri Arifuddin, Ilham Arief Sirajuddin, dan Taufan Pawe yang diketahui berencana maju sebagai Ketua.

Bahkan, nama Kadir Halid juga disebut-sebut untuk mengisi jabatan Ketua Golakr Sulsel.

Kadir Halid merespons berbagai isu yang menyebut namanya masuk dalam daftar kandidat ketua.

Ia menegaskan bahwa hingga kini belum ada rencana maupun dukungan resmi yang menyertainya.

“Sampai saat ini saya belum memiliki keinginan untuk maju. Artinya, saya masih belum menentukan tekad apakah akan melangkah atau tidak,” katanya saat dihubungi, Sabtu (8/11/2025).

Ia juga mengakui, saat ini belum ada pihak yang menyatakan dukungan terhadap dirinya.

“Tidak ada sama sekali yang menyatakan dukungan terhadap saya. Sama sekali tidak, karena saya memang tidak pernah berniat untuk maju,” katanya.

Meski demikian, Kadir mengungkapkan rasa terima kasih kepada pihak-pihak yang pernah menyebut namanya dalam daftar calon ketua.

“Ya, terima kasih jika ada yang merespons demikian. Alhamdulillah, terima kasih banyak,” katanya.

Ahli politik dari Universitas Hasanuddin (Unhas), Ali Armunanto, menyatakan bahwa perpecahan di dalam Golkar Sulsel masih berpusat pada tiga tokoh tersebut.

“Untuk saat ini, belum ada figur baru yang muncul. Polaritas masih berpusat pada tiga tokoh yaitu Taufan Pawe, Appi, dan IAS,” katanya saat dihubungi, Jumat (7/11/2025).

Menurut Ali, kesempatan munculnya tokoh alternatif dalam Golkar masih ada, terutama jika persaingan antara tiga tokoh utama semakin ketat.

Baca Juga  Polantas Menyapa Hadir di Samsat Cimareme, Layanan Cepat dan Penuh Keramahan

Salah satu nama yang dia sebut berpeluang menjadi “kuda hitam” adalah Kadir Halid.

“Kadir Halid memiliki potensi untuk menjadi figur alternatif. Ia mungkin tiba-tiba muncul sebagai kuda hitam dengan memanfaatkan persaingan ketat antara ketiga tokoh tersebut,” katanya.

Ali menganggap, jika persaingan antar kelompok semakin ketat, sebagian anggota Golkar yang bersikap praktis mungkin akan mencari figur yang lebih moderat dan mampu menyatukan berbagai pihak.

“Karena jika pertarungan di dalam Golkar terlalu sempit, banyak kader yang cenderung praktis akan mencari jalan tengah,” katanya.

Dalam konteks tersebut, kata Ali, Kadir Halid muncul sebagai tokoh yang lebih fleksibel dan rasional, sehingga menjadi penyeimbang dalam persaingan antar elit partai.

“Jika perselisihan pribadi di antara ketiganya semakin terlihat, maka tokoh seperti Kadir Halid bisa menjadi pilihan bagi mereka yang tidak menyukai pendekatan politik yang sempit,” katanya.

Ketua DPD Partai Golkar Sulsel, Taufan Pawe, menyatakan bahwa pelaksanaan Musda Partai Golkar akan tetap mengikuti prosedur organisasi yang berlaku.

“Terkait musda, kita tetap mematuhi prosedur organisasi,” katanya.

Ia enggan memberikan komentar berlebihan terkait Musda tersebut.

“Tidak ada komentar tambahan, karena keputusan tetap berada di tangan Ketua Umum Bapak Bahlil Lahadalia dan akan dilaksanakan secara langsung ke bawah,” katanya.

Seluruh anggota partai di Sulsel, menurut mantan Wali Kota Parepare, siap mematuhi dan melaksanakan setiap petunjuk yang dikeluarkan oleh DPP Partai Golkar.

“Kami sebagai anggota siap mematuhi petunjuk tersebut,” katanya.

Anggota DPR RI juga menyampaikan bahwa jadwal pelaksanaan Musda Partai Golkar Sulsel segera akan ditentukan.

Namun, masih terdapat beberapa penyesuaian yang harus dilakukan di beberapa wilayah sebelum pelaksanaan berlangsung di Sulawesi Selatan.

Baca Juga  Warga Protes Pembangunan Dapur MBG di Sekolah, Khawatir Bau dan Limbah Tidak Jelas

“Untuk jadwal pelaksanaannya, insyaallah segera ditentukan, karena masih ada beberapa wilayah yang perlu disesuaikan,” katanya.

“Sepertinya Sulawesi Selatan akan menjadi yang terakhir dari rangkaian kegiatan ini,” tambahnya.

Berita Terkait

“Polantas Menyapa” Tetap Rutin di Samsat Cimahi, Pastikan Registrasi Kendaraan Berjalan Lancar
Lewat Polantas Menyapa, Satlantas Cimahi Tanamkan Budaya Tertib Berlalu Lintas
Polantas Menyapa Samsat Cimareme: Edukasi Cek Fisik Kendaraan yang Benar, Tanpa Biaya Sepeserpun
Lebih dari Sekadar Pelayanan, Polantas Menyapa Ciptakan Pengalaman Baru di Samsat Cimahi
Lewat Polantas Menyapa, Urus Pajak Kendaraan di Samsat Cimareme Kini Lebih Mudah dan Ramah
Polantas Menyapa, Satlantas Polres Cimahi Terus Hadirkan Pelayanan Humanis di Samsat Cimareme
Warga Sambut Baik Edukasi Samsat dan Keselamatan dari Polantas Menyapa Polres Cimahi
Di Samsat Cimahi, Satlantas Ajak Masyarakat Tertib Berlalu Lintas

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 09:02 WIB

Ngatiyana Akui Kemacetan Bukan Kesalahan Petugas, Tapi Tanggung Jawab Penuh Wali Kota Cimahi

Jumat, 21 Agustus 2026 - 07:05 WIB

Wali Kota Cimahi Mohon Maaf Atas Kemacetan, Proyek Infrastruktur Serentak Ditarget Selesai Akhir Tahun

Kamis, 20 Agustus 2026 - 06:48 WIB

Kantor RW 25 Melong Diresmikan: Wali Kota Sebut Ini Bukan Sekadar Bangunan, Tapi Rumah Bersama Warga

Rabu, 19 Agustus 2026 - 16:55 WIB

Rekayasa Lalin Underpass Gatsu Berlangsung hingga Desember, Warga Diminta Siap-Siap Macet

Rabu, 19 Agustus 2026 - 16:43 WIB

Hari Pertama Rekayasa Lalu Lintas di Cimahi Mulai Berlaku, Dishub Janji Akan Evaluasi dan Penyesuaian

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 16:39 WIB

Sejumlah Proyek Infrastruktur Di Cimahi Segera Dimulai, Wali Kota Ingatkan Macet Bukan Alasan Terlambat

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 14:06 WIB

Renungan Kemerdekaan RI ke-81 : Sudahkah Indonesia Benar-benar Merdeka?

Jumat, 14 Agustus 2026 - 16:07 WIB

Oland Kembali Pimpin DK PWI Jabar, Jalankan Tugas Sesuai Amanat Organisasi!

Berita Terbaru

FWK: Negara Jangan Jadikan Bank Alat Represif

Nasional

FWK: Negara Jangan Jadikan Bank Alat Represif

Kamis, 27 Agu 2026 - 07:21 WIB