Menuju Tahun 2026, Catatan Hendry Ch Bangun, Forum Wartawan Kebangsaan

- Editor

Selasa, 30 Desember 2025 - 16:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Hendry Ch Bangun/ist.tujuhmenit.com

Foto: Hendry Ch Bangun/ist.tujuhmenit.com

JAKARTA, tujuhmenit.com- Dalam hitungan jam, tahun akan berganti. Selamat tinggal 2025, selamat datang tahun 2026.
Di momen seperti ini biasanya seseorang memiliki keinginan, cita-cita, apa yang dia targetkan untuk dicapai di tahun 2026.
Ada yang ingin lebih sehat, ada yang berharap lebih makmur, atau lebih kaya, kedudukan lebih tinggi, atau menduduki jabatan tertentu.
Bagus. Siapapun harus punya target. Dan untuk merebut target itu dia membuat persiapan, menyusun strategi. Di perusahaan tempat saya bekerja dulu, menyusun rencana, dengan menyiapkan SDM, sumber daya lain, setelah melakukan SWOT. Lalu melakukan evaluasi bulanan, kwartal, semester, sebagai bahan cek atau membuat rencana B apabila tantangan berubah, ada hambatan dsb.
Apakah dengan demikian target dapat dicapai. Semestinya. Biasanya. Tapi tidak harus sesuai harapan. Apalagi di era disrupsi yang penuh kejutan.
Harian Kompas sudah menyatakan bakal berhemat dengan menerbitkan Kompas Minggu pada hari Sabtu, dengan format yang lebih cerah dan kreatif. Upaya ini demo menjaga kelanggengan hidup Kompas, yang memang seperti media cetak lain, terpukul karena lingkungan industri media yang tidak lagi kondusif.
Kita tentu berharap Kompas yang punya peran besar bagi menjaga kewarasan nurani bangsa, tetap hidup setelah genap berusia 60 tahun bulan Juni lalu. Dengan segala kekurangannya media cetak tetap yang dulu sangat berperan sentral dalam perjamuan kemerdekaan, amat penting bagi Indonesia.
Kita berharap di tahun 2026 tidak ada lagi media cetak yang tutup atau bangkrut. Karena itu akan menjadi lonceng kematian bagi industri media cetak yang sekarang pun kembang kempis.
Sebagai pribadi, apa destination statement Anda di tahun 2026?
Kalau saya tentu ingin lebih sehat, menjalani hidup tenang, tetap kreatif, banyak silaturahmi dengan teman, dan tentu saja kantong tetap terisi baik.
Bagi mereka yang sudah tergolong lansia, di atas 65 tahun, harapan terbesar tentu dapat terus mengelola jiwa dan raga. Stabil. Berimbang. Nyaman. Menikmati hidup. Agar kelak berakhir baik. Husnul khatimah.
Kalau berkaca ke tahun-tahun yang silam, dalam urusan keluarga, kerja, dan organisasi, kita tidak boleh selalu menengok kaca spion. Sesekali boleh sebagai refleksi, agar tidak terantuk batu yang sama.
Khususnya agar kesalahan terhadap seseorang, tidak lagi terjadi. Apalagi kalau pernah menyakiti. Mendzalimi, menipu, memfitnah, mencaci maki, merusak nama baik orang.
Kalau masih sempat sampaikan permohonan maaf. Mumpung ada waktu. Kalau nafas sudah berhenti, betapa rugi kita ketika nanti ditagih akibat dosa yang belum dimaafkan seseorang.
Lagi pula, kalau sudah meminta maaf biasanya hati jadi longgar. Lega. Mengurangi beban.
Yang jelas bagi saya tahun 2025 ditandai dengan berdirinya Forum Wartawan Kebangsaan (FWK). Organisasi kecil ini, diinisiasi teman wartawan senior, yang ingin terus menyuarakan aspirasi khususnya terkait masalah kebangsaan karena keprihatinan. Sebagai wartawan yang sudah puluhan tahun di media, gabung di organisasi profesi, tidak mudah untuk menutup mata dan telinga atas berbagai masalah yang ada di depan mata.
Harus ada sikap. Harus bersuara. Harus menyampaikan gagasan. Tapi juga solusi. Menyampaikan alternatif pemikiran untuk mereka yang mengelola penyelenggaraan negara.
Bukan sekadar mengingatkan atau mengusik, tapi agar problematika yang ada, dipikirkan bersama.
Penyelenggara negara yang aktif, biasanya fokus bekerja, fokus pada urusannya yang sektoral. Perlu ada pikiran lain, agar tahu, sadar, terbuka, dari sisi lain. Dalam hal ini dari kalangan wartawan yang salah satu fungsinya adalah menyuarakan aspirasi rakyat, sebagai penyambung lidah rakyat, dalam istilah Bung Karno dulu.
Wartawan banyak tahu, meski banyak juga yang sok tahu. Wartawan masih punya relasi dengan penguasa, atau mantan penguasa. Jejaring itu perlu untuk mengetahui sesuatu di balik peristiwa. Agar tahu duduk persoalan. Tidak hanya yang tersiar di media, berupa keterangan resmi.
Forum Wartawan Kebangsaan ingin menjadi mata telinga, sekaligus corong bagi rakyat, untuk ikut berperan menjadikan Indonesia maju bagi seluruhnya. Dimana pun dia. Siapapun dia. Indonesia untuk semua.
FWK berslogan NKRI Harga Mati. Urusan kedaulatan bangsa harus nomor satu. Berbeda boleh tapi semuanya untuk Tanah Air tercinta.
Maka di tahun 2026, semua pemikiran, gagasan, daya upaya, akan terus disuarakan, digelorakan, dengan penuh semangat. Walau FWK menyadari tahun 2026 sudah akan menjadi tahun politik, ancang-ancang bagi seluruh kekuatan dan potensi untuk menghadapi Pemilihan Umum 2029.
Apakah jalannya pemerintahan masih efektif? Justru di sini lah kontrol media, kontrol dari Masyarakat dan semua pihak termasuk FWK semakin dibutuhkan. Jangan sampai karena persiapan 2029, rakyat dilupakan. Rakyat disisihkan.
Semangat mengingatkan, semangat memberi pencerahan, dan jalan keluar bagi Indonesia tercinta.
Selamat Tahun Baru

Baca Juga  Mahfud MD Soroti Proyek Kereta Cepat Whoosh: Dugaan Korupsi hingga Inkonsistensi Pendanaan

Berita Terkait

Indonesia Berduka, Try Sutrisno Tutup Usia
Pasca Serangan Brutal, 17 Penerbangan Bandara Soetta Dibatalkan
Jurnalis Mudah Bikin Marah Orang! Bagaimana Puasanya Kawan? 
Noda Dosa Dibalik Profesi Jurnalistik, Mengapa Meminta Maaf?
Catatan Hendry Ch Bangun: Ramadhan Ditengah Kelesuan Industri Media
Minimnya Pengawasan Jadi Celah “Wakil Tuhan” Berperilaku Kotor!
Tunjangan Naik! Kedua Hakim di Depok Tetap Korupsi
Dewan Pers: Perusahaan Platform AI Telah Menjajah Karya Jurnalistik?

Berita Terkait

Senin, 2 Maret 2026 - 11:31 WIB

Iran Turup Selat Hormuz, Krisis Minyak Dunia Bakal Terjadi

Rabu, 4 Februari 2026 - 13:50 WIB

Terima Suap, Mantan Petinggi Majelis China Divonis Seumur Hidup

Senin, 2 Februari 2026 - 22:11 WIB

IRGC Dianggap Teroris! Iran Meradang, Panggil Dubes Uni Eropa

Jumat, 30 Januari 2026 - 17:16 WIB

AS Darurat Nasional, Trump Ancam Pemasok Minyak ke Kuba

Rabu, 28 Januari 2026 - 16:28 WIB

Korban atau Pelaku Scam? Ribuan WNI Minta Dipulangkan dari Kamboja

Senin, 26 Januari 2026 - 15:38 WIB

Perang Dunia 3 Pecah!!! Inilah Wilayah Aman, Salah Satunya Indonesia?

Senin, 10 November 2025 - 09:01 WIB

Tanggal 3 Januari 2026 Diperingati sebagai Hari Apa? Ini Daftar Hari Penting Nasional dan Internasional

Senin, 10 November 2025 - 02:15 WIB

2 Januari 2026 Jadi Hari Apa? Daftar Hari Besar Nasional dan Internasional

Berita Terbaru

Wakil Presiden ke-6 RI, Jenderal Purn. Alm. Try Surtisno.

Nasional

Indonesia Berduka, Try Sutrisno Tutup Usia

Senin, 2 Mar 2026 - 11:18 WIB