Tanggapan Objektif Politisi Golkar, Bicara Pilkada Cimahi 2030 Masih Terlalu Dini

- Editor

Rabu, 29 Juli 2026 - 09:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Cimahi, tujuhmenit.com Isu yang mengaitkan Wakil Wali Kota Adhitia Yudisthira sebagai calon Wali Kota Cimahi untuk Pemilihan Kepala Daerah tahun 2030 ramai dibahas. Beragam tanggapan telah muncul, mulai dari kalangan akademisi, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, LSM hingga anggota DPRD. Kini, politisi Partai Golkar, Haris Faisal ikut menyampaikan sebuah pandangan objektifnya.

Menurutnya, membahas pencalonan untuk lima tahun ke depan saat ini sungguh belum tepat waktu atau terlalu dini. “Membicarakan hal tersebut sekarang adalah langkah yang terlalu mendahului, padahal pemerintahan yang sedang berjalan saja baru saja memulai masa kerjanya,” ujar Haris Faisal, Rabu (29/7/2026).

Dalam pandangan tata kelola pemerintahan yang baik, legitimasi seorang pemimpin diukur dari upaya nyata mensejahterakan rakyat, bukan sekadar pencitraan di media sosial. “Seorang pemimpin seharusnya memusatkan perhatian pada capaian kinerja periode yang sedang diemban, bukan sibuk memikirkan pencalonan periode selanjutnya,” tegasnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Haris pun memiliki pengalaman terkait Kota Cimahi, yang mana sebelumnya ia pernah bertarung dalam pemilihan di Daerah Pemilihan Jawa Barat 1 yang meliputi wilayah Cimahi dan Kota Bandung.

Dari pengamatan dan pengalamannya, masih banyak persoalan mendasar di Cimahi yang menuntut penanganan serius. Mulai dari kualitas infrastruktur, tata ruang, pengelolaan lingkungan, kemacetan, penanganan sampah, peningkatan pelayanan publik, penguatan UMKM, penciptaan lapangan kerja, hingga perbaikan kualitas pendidikan dan kesehatan.

“Masyarakat lebih membutuhkan solusi nyata, bukan narasi politik yang terburu-buru mengarah pada suksesi kekuasaan,” tutur Haris.

Demokrasi yang sehat memberi ruang bagi pemimpin untuk membuktikan kemampuan lewat hasil kerja, bukan sekadar ucapan untuk membangun popularitas. Jika energi justru habis tersedot perdebatan dan klarifikasi, padahal seharusnya difokuskan pada target pembangunan, realisasi janji, dan kesejahteraan rakyat. Penilaian publik akan datang sendiri secara adil jika kinerja sudah terbukti.

Baca Juga  Dua Kubu Beda Pendapat Soal Dugaan Korupsi Rumdin Wali Kota Cimahi, DPRD Anggap Legal, Pengamat Sebut Rentan Korupsi

Komunikasi politik memang diperlukan, namun yang paling efektif adalah keberhasilan program yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga. Kontestasi politik punya waktunya sendiri; saat ini adalah waktu untuk bekerja, membangun kepercayaan, dan membereskan urusan yang masih menumpuk.

“Politik yang dewasa bukan sibuk menebak siapa pemimpin nanti, tapi menjawab apa yang rakyat butuhkan hari ini. Warga tidak menunggu siapa calon berikutnya, mereka menunggu bukti bahwa pemimpin yang dipercaya saat ini mampu membawa perubahan nyata bagi Kota Cimahi,” tegas Haris. (eri)

Berita Terkait

Sementara Hanya Bisa Dilewati Motor, Jembatan Pemkot Cimahi Kembali Dibuka!!
GOR Pemuda di KBB Senilai Rp6,8 Miliar Mangkrak, Imron Minta Dewan Turun Tangan
Wujud Kepedulian Sosial, FKPPI dan PEPABRI Jabar Gelar Donor Darah
Rekayasa Jalan Dampak dari Proyek Pembangunan Underpass dan Jembatan Dibahas Forum LLAJ Cimahi
Kisruh Ditubuh FKPPI KBB Berujung Lapor Polisi, Imron Minta Semua Pihak Bersikap Dewasa
Jembatan Segera Dibangun, Nyebrang Dengan Rakit Bambu Akan Jadi Kenangan
Kasus Kredit BPR Cirebon Dilimpahkan ke PN Bandung, Jaksa Tunggu Jadwal Sidang
Peringati HAN, Ngatiyana Kukuhkan Forum Anak Jati Mandiri Kota Cimahi

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 18:14 WIB

Mayat Wanita Dalam Kardus Hebohkan Warga Babakan Ciparay

Kamis, 4 Juni 2026 - 15:41 WIB

Usai Kasus Dugaan Korupsi di BGN, FWK Desak Presiden Prabowo Lakukan Evaluasi Menyeluruh Program MBG

Minggu, 12 April 2026 - 08:34 WIB

Dua Kubu Beda Pendapat Soal Dugaan Korupsi Rumdin Wali Kota Cimahi, DPRD Anggap Legal, Pengamat Sebut Rentan Korupsi

Sabtu, 4 April 2026 - 07:47 WIB

Dugaan Korupsi Pembangunan Rumah Dinas Walikota dan Wakil Walikota Cimahi Diungkap LSM Pemuda

Kamis, 26 Februari 2026 - 16:37 WIB

Calon Jemaah Haji Asal Sukabumi Jadi Korban Penipuan. Dokumen Keberangkatan Palsu!

Selasa, 10 Februari 2026 - 09:32 WIB

Dugaan Perusakan Fasum Milik Pemkot Cimahi, Kepala BPKAD Sebut Kewenangan Sebenarnya Ada di Sekda Sebagai Pengelola

Senin, 12 Januari 2026 - 23:25 WIB

Endang Terima Langsung Somasi Kuasa Hukum Keluarga MPS

Kamis, 8 Januari 2026 - 11:16 WIB

Sampaikan Belasungkawa Untuk Korban Sengatan Listrik PJG Dishub, Komisi III DPRD Kota Cimahi Akan Periksa Semua Pekerjaan

Berita Terbaru

Hampir 2.000 orang diduga keracunan setelah menyantap menu MBG sejak Selasa (01/9/2026) hingga Kamis (03/9/2026). Foto: Ilustrasi

Peristiwa

Dilematis, Dalam Waktu 3 Hari 2 Ribu Orang Keracunan MBG

Minggu, 6 Sep 2026 - 05:46 WIB