Dampak Positif Sayembara KDM, Angka Kriminalitas di Jawa Barat Menurun

- Editor

Kamis, 30 Juli 2026 - 13:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anton Charliyan. Foto/Ist.

Anton Charliyan. Foto/Ist.


BANDUNG, tujuhmenit.com,- Ditengah kontroversi sayembara tangkap begal berhadiah Rp 50 juta yang dilakukan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, membuat angka tindakan kriminalitas di Jawa Barat menurun. Hal ini disampaikan mantan Kapolda Jabar Anton Charliyan dalam sebuah wawancara di salah satu TV Swasta, Kamis (30/7/2026).


“Ternyata beberapa hari ini ada trend penurunan, artinya berhasil menjadikan para pelaku ini waspada hati-hati takut untuk berbuat karena semua orang tahu. Nah itu salah satu aspek menguntungkannya,” kata Anton.

Masih menurut Anton, di sisi lain sayembara tersebut dikhawatirkan bisa mengakibatkan terjadinya tindakan main hakim sendiri atau amuk massa saat situasi tidak terkendali.
“Tapi apakah sampai saat ini di Jawa Barat terjadi atau tidak? Karena Bapak KDM ini menyampaikan bahwa yang akan diberi hadiah itu adalah ketika mereka bisa menangkap hidup-hidup dan menjadikan sebagian tersangka. Jadi bukan untuk diburu, bukan untuk dibunuh atau untuk dianiaya,” jelasnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tidak bisa dipungkiri dalam sebuah kebijakan publik selalu memunculkan dampak positif dan negatif. Dan Anton sendiri menilai lebih banyak positifnya yang didapatan dari sayembara tersebut.

“Saat Sertijab Kapolda, masyarakat berteriak pak tolong berantas begal, artinya begal ini sudah meresahkan masyarakat, sehingga Gubernur pun turut membantu tugas-tugas kepolisian dengan sayembara berhadiah. Tapi jangan terlalu takut dengan hal-hal yang justru begal ini lebih menakutkan masyarakat,” ujarnya.

Saat disinggung adanya berbenturan dengan Peraturan Polri No1 Tahun 2001 tentang Pemolisian Masyarakat (Polmas) yang menempatkan polisi sebagai pihak yang berwenang menerima laporan kemudian melakukan tindakan di TKP, Anton menilai dalam konteks tersebut dapat dipertimbangkan karena sifatnya tertangkap tangan.

“Saya kira itu bisa kita pertimbangkan karena ini tertangkap tangan. Memang diperbolehkan, yang dititik beratkan itu adalah tertangkap tangan, ketika mau melakukan aksi. Kalau setelah melakukan aksi kabur, ini tidak ada gunanya,” tegasnya.
Pada dasarnya dengan adanya sayembara ini, Gubernur mengajak masyarakat untuk lebih berperan aktif dalam memberantas tindak kriminalitas dengan berkoordinasi dengan pihak kepolisian. Jadi masyarakat jangan dibuat takut sehingga kejahatan merajalela.

Baca Juga  Perangkat Alat IPAL di RPH Ciawitali Garut Hilang, Kerugian Capai 80 Juta

“Efek preventif aktif-nya itu dengan stimulus diberikan hadiah ini. Nah apakah masalah hadiah ini sudah ada tata cara pengaturannya silahkan itu dipertimbangkan lagi,” pungkasnya.***

Berita Terkait

Tiga Perda Baru Cimahi: Bangun Kota Tertib, Bersih, dan Terkelola Baik
Ribuan Warga Cimahi Bersholat Istisqa, Memohon Hujan di Tengah Kekeringan Panjang
Gak Lagi Kebanjiran! Puskesmas Melong Tengah Dibangun Ulang, Selesai Akhir Tahun
Tanam Durian hingga Trambesi, Pemkot Tanam 74 Pohon Pengganti Akibat Penggusuran Pembangunan Underpass Gatsu Cimahi
Gardu Listrik Peninggalan Belanda Digeser, Pembangunan Underpass Gatsu Cimahi Tetap Pelihara Warisan Sejarah
Wali Kota Cimahi Lepas 884 Kontingen ke Porprov XV Jabar, Dengan Target Realistis dan Semangat Juang Tinggi
Antisipasi Penyebaran Abu Vulkanik, Dedi Mulyadi Rilis SE PJJ
Wali Kota Cimahi Tegaskan, Pembangunan SMPN 14 Harus Tepat Spek

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:24 WIB

Penanganan Karhutla Kurang Serius, Masyarakat Mulai Frustasi 

Kamis, 8 Oktober 2026 - 06:17 WIB

Pasca Putusan MK, Subhan Palal Dorong DPR-RI Lakukan Impeachment Terhadap Wapres Gibran

Selasa, 6 Oktober 2026 - 22:03 WIB

Meski Tidak Temukan Ijazah Gibran, MK Tolak Gugatan Denny Indrayana Cs.

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:48 WIB

Catatan Hendry Ch Bangun (FWK) Dengan Olahraga Kita Bersatu

Jumat, 2 Oktober 2026 - 13:50 WIB

FWK INGATKAN PRABOWO: MOMEN PEROMBAKAN KABINET MERAH PUTIH UNTUK WUJUDKAN KEINGINAN RAKYAT

Kamis, 1 Oktober 2026 - 19:58 WIB

Pasca Lewati Uji Kepatutan, Jendral Suyudi Ario Seto Dilantik Presiden Jadi Kapolri

Sabtu, 26 September 2026 - 13:14 WIB

Indonesian Berduka, Guruh Soekarnoputra Tutup Usia di Rumah Sakit MRCCC Siloam Hospitals

Sabtu, 19 September 2026 - 10:07 WIB

Danny Setiawan Mantan Gubernur Jabar Tutup Usia

Berita Terbaru