TNI AD Rekrutmen Perwira, Bintara, dan Tamtama Capai 84 Ribu Personel

- Editor

Jumat, 30 Januari 2026 - 18:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi TNI AD. Foto:net/tujuhmenit.com

Ilustrasi TNI AD. Foto:net/tujuhmenit.com


Rekrutmen prajurit besar-besaran pada tahun ini, dibuka TNI AD. Informasi itu terungkap dengan beredarnya tangkapan layar berisi informasi rekrutmen prajurit pada 2026.


JAKARTA, tujuhmenit.com- Disejumlah kanal media sosial (medsos), informasi rekrutmen prajurit pada 2026 beredar luas. Total personel yang dibutuhkan mencapai lebih 70 ribu. Angka itu merupakan hasil rekrutmen di Mabes TNI dan Mabesad.

Seperti yang dilansir Republika, Jumat (30/1/2026) berdasarkan informasi yang didapatkan, rekrutmen besar-besaran itu untuk memenuhi pasukan Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menhan, Sjafrie Sjamsoeddin menargetkan, hingga 2029, sebanyak 750 Yon TP dibangun di seluruh wilayah Indonesia. Dengan begitu, penambahan rekrutmen setiap tahun, jumlah prajurit TNI tiga matra pada 2029, mencapai lebih 1 juta personel.

Perinciannya, di bawah Staf Personel TNI 1.450 personel, melalui jalur taruna Akademi Militer (Akmil) 700 orang dan Perwira Prajurit Karier (Pa PK) 750 orang.

Kemudian, penyelenggaraan di bawah Staf Personel TNI AD yang juga terbagi menjadi dua. Satu, di bawah Kementerian Pertahanan (Kemenhan) RI terdiri calon bintara (caba) PK sebanyak 13.060 orang dan calon tamtama (cata) PK 66.570 orang. Kedua, di bawah TNI AD terdiri caba PK 2.000 dan cata PK 2.000.

Jika total rekrutmen prajurit perwira, bintara, dan tamtama TNI AD tahun ini mencapai 84.080 personel. Semua itu melalui jalur Kemenhan, Mabes TNI, dan Mabesad.

Rekrutmen sebanyak itu akan dibagi ke dalam tiga gelombang. Caba PK gelombang pertama 3.540 orang, gelombang kedua 5.540 orang, dan gelombang ketiga 5.980 orang. Adapun untuk cata PK, gelombang pertama 22.340 orang, gelombang kedua 24.340 orang, dan gelombang ketiga 21.890 orang.

Dalam rekrutmen tahun ini, sejumlah persyaratan dilonggarkan. Termasuk batas minimal tinggi badan dari 163 sentimeter (cm) menjadi 158 cm, khusus cata PK. Pun dengan usia maksimal caba PK dan cata PK pada saat dibuka maksimal 24 tahun.

Baca Juga  Terduga Pelaku Ledakan SMAN 72 Jakarta Tertutup Setelah Masuk Sekolah, Ini Pernyataan Ketua RT

Rencana rekrutmen tersebut masih menunggu persetujuan anggaran dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

Karo Infohan Setjen Kementerian Pertahanan (Kemenhan) RI, Brigjen Rico Ricardo Sirait, meminta berkaitan rekrutmen prajurit ditanyakan langsung ke TNI AD. ***

Berita Terkait

Lemahnya Komunikasi Publik Pemerintah Di Tengah Krisis Global, Jadi Sorotan FWK
Garuda MP Deklarasikan Prabowo-Gibran Hingga Paripurna 2029
Cara Masyarakat Pastikan Petugas Resmi Ukur Tanah BPN
Indonesia Berduka, Try Sutrisno Tutup Usia
Pasca Serangan Brutal, 17 Penerbangan Bandara Soetta Dibatalkan
Jurnalis Mudah Bikin Marah Orang! Bagaimana Puasanya Kawan? 
Noda Dosa Dibalik Profesi Jurnalistik, Mengapa Meminta Maaf?
Catatan Hendry Ch Bangun: Ramadhan Ditengah Kelesuan Industri Media

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 06:25 WIB

Pemkot Cimahi Catat Penurunan Tagihan Listrik Rp26 Juta Akibat WFH

Rabu, 15 April 2026 - 20:03 WIB

Dukung Program MBG, Dinkes Cimahi Gelar Pelatihan Keamanan Pangan SPPG

Rabu, 15 April 2026 - 09:04 WIB

Walikota Cimahi Berikan Pesan Pentingnya Kualitas dan Higienis

Selasa, 14 April 2026 - 19:13 WIB

ASN Cimahi WFH Setiap Jumat, Fokus pada Hasil Kerja Bukan Sekadar Hadir

Selasa, 14 April 2026 - 11:07 WIB

DPRD Cimahi Minta Pemkot Tegas, Jangan Lembek Urusi Tata Ruang

Selasa, 14 April 2026 - 10:52 WIB

Tingginya Harga Plastik, DLH Cimahi Sebut Momentum Kurangi Barang Sekali Pakai

Selasa, 14 April 2026 - 06:57 WIB

Jenazah Kapten Zulmi Tiba di Cimahi, Wali Kota: Almarhum Harumkan Nama Bangsa

Selasa, 14 April 2026 - 06:53 WIB

Pertahankan Predikat Istimewa, Disdukcapil Cimahi Percepat Digitalisasi

Berita Terbaru