80 Korban Longsor Masih Dicari, Tim SAR Kerahkan Anjing Pelacak K9

- Editor

Senin, 26 Januari 2026 - 08:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim SAR menggunakan anjing pelacak K9 untuk mencari korban longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Senin (24/1/2026).Foto:Net/tujuhmenit.com

Tim SAR menggunakan anjing pelacak K9 untuk mencari korban longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Senin (24/1/2026).Foto:Net/tujuhmenit.com

BANDUNG BARAT, tujuhmenit.com,- Pencarian korban bencana longsor yang dinyatakan hilang di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua,  Kabupaten Bandung Barat,  kembali dilanjutkan Senin (24/1/2026) pagi ini. Jumlah korban yang belum ditemukan sebanyak 80 orang.

Kakansar Bandung, Ade Dian Permana, bersama anggota tim SAR gabungan melakukan briefing Sekitar pukul 06.30 WIB,  untuk kelancaran tugas pencarian.

“Kita berharap hari cuaca cerah, sehingga pencarian korban bisa dilakukan maksimal,” kata Ade Dian Permana.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tim SAR gabungan dibantu anjing pelacak K9 dari Polda Jabar untuk mendeteksi keberadaan korban dari timbunan material longsor. Dan saat ini sebanyak 450 personel gabungan ditambah 3 unit alat berat,  dikerahkan dalam upaya melakukan pencarian korban.

“Kami juga menerjunkan anjing pelacak dari K9 untuk bisa mendeteksi keberadaan korban diantara reruntuhan rumah-rumah,” katanya.

Berdasarkan perkembangan,  jumlah korban yang masih dinyatakan hilang sebanyak 80 orang. Pada Minggu (23/1/2026), sebanyak 24 kantong jenazah telah diserahkan kepada Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jabar untuk diidentifikasi. (K12)

Baca Juga  Hari Kelima Evakuasi Korban Bencana Longsor, Dua Mayat Ditemukan

Berita Terkait

Dilematis, Dalam Waktu 3 Hari 2 Ribu Orang Keracunan MBG
Dentuman di Bandung Raya Bukan Dampak Erupsi Krakatau! BMKG Duga Ada Pelepasan Gas Metan Danau Purba
Haris Faisal Sampaikan Duka Mendalam Atas Wafatnya dr. Icha Akibat Dugaan Intimidasi
Dua Kubu Beda Pendapat Soal Dugaan Korupsi Rumdin Wali Kota Cimahi, DPRD Anggap Legal, Pengamat Sebut Rentan Korupsi
Enang Sahri: Terkait Review DED Rumdin, Ada Keinginan Wali Kota Cimahi yang Baru
Dugaan Korupsi Pembangunan Rumah Dinas Walikota dan Wakil Walikota Cimahi Diungkap LSM Pemuda
Miliki Emosional Kuat, Wali Kota Cimahi Kunjungi Mantan Stafnya di Pusbangisop TNI AD 1994
Lansia Tunanetra Tewas Dalam Kebakaran Rumah di Kawasan Padat Penduduk Kota Cimahi Dini Hari Tadi
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 21:29 WIB

Dentuman di Bandung Raya Bukan Dampak Erupsi Krakatau! BMKG Duga Ada Pelepasan Gas Metan Danau Purba

Senin, 29 Juni 2026 - 12:16 WIB

Haris Faisal Sampaikan Duka Mendalam Atas Wafatnya dr. Icha Akibat Dugaan Intimidasi

Minggu, 12 April 2026 - 08:34 WIB

Dua Kubu Beda Pendapat Soal Dugaan Korupsi Rumdin Wali Kota Cimahi, DPRD Anggap Legal, Pengamat Sebut Rentan Korupsi

Kamis, 9 April 2026 - 07:46 WIB

Enang Sahri: Terkait Review DED Rumdin, Ada Keinginan Wali Kota Cimahi yang Baru

Sabtu, 4 April 2026 - 07:47 WIB

Dugaan Korupsi Pembangunan Rumah Dinas Walikota dan Wakil Walikota Cimahi Diungkap LSM Pemuda

Selasa, 10 Maret 2026 - 13:13 WIB

Miliki Emosional Kuat, Wali Kota Cimahi Kunjungi Mantan Stafnya di Pusbangisop TNI AD 1994

Selasa, 10 Maret 2026 - 13:04 WIB

Lansia Tunanetra Tewas Dalam Kebakaran Rumah di Kawasan Padat Penduduk Kota Cimahi Dini Hari Tadi

Selasa, 10 Maret 2026 - 12:51 WIB

Tersapu Puting Beliung Ratusan Rumah di Kota Cimahi Rusak, Empat Orang Luka

Berita Terbaru

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi mengeluarkan SE tentang Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) sebagai tindakan antisipasi bahaya penyebaran abu vulkanik yang dirilis pada Minggu, (6/9/ 2026).

Jawa Barat

Antisipasi Penyebaran Abu Vulkanik, Dedi Mulyadi Rilis SE PJJ

Senin, 7 Sep 2026 - 16:46 WIB