Data Terakhir Korban Longsor: 9 Ditemukan, 32 Masih Dicari

- Editor

Rabu, 28 Januari 2026 - 11:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim SAR mengevakuasi mayat korban longsor di Pasirlangu, Cisarua, Bandung Barat, Selasa (27/1/2026). Foto:net/tujuhmenit.com

Tim SAR mengevakuasi mayat korban longsor di Pasirlangu, Cisarua, Bandung Barat, Selasa (27/1/2026). Foto:net/tujuhmenit.com

BANDUNG BARAT, tujuhmenit.com,-
Tim SAR Gabungan menemukan 9 mayat dalam pencarian korban bencana longsor di Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Selasa (27/1/2026).

Berdasarkan data terakhir, dari total 80 orang korban hilang, sebanyak 32 korban masih dalam pencarian.

Temuan tersebut langsung diserahkan kepada Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri untuk di-identifikasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ada sembilan bodypack. Sudah diserahkan kepada Tim DVI. Jadi sampai dengan pukul 18.07 WIB, total temuan dari hari pertama sampai sekarang ada 48 bodypack,” kata Kepala Kantor SAR Bandung, Ade Dian.

Berdasarkan data, jumlah warga terdampak longsor bertambah menjadi 155 jiwa. Dari jumlah tersebut, 75 orang dilaporkan selamat, sementara 80 orang dinyatakan hilang sejak peristiwa longsor terjadi.

Pencarian korban hilang pada hari ke-4 diawali dengan cuaca buruk, hujan yang tidak begitu besar membasahi kawasan Cisarua. Pencarian dimulai Pkl 07.30 WIB. Memasuki siang hari, cuaca mulai cerah.

Tim SAR Gabungan terus melakukan pencarian di titik-titik koordinat yang telah dipetakan. Bahkan upaya pencarian pun mulai diperluas, Tim SAR Gabungan menggeser sebagian kekuatan dari sektor A2 ke sektor B2.

Hingga akhirnya secara bertahap berhasil ditemukan 9 mayat korban.

Diberitakan sebelumnya, bencana longsor yang menelan korban jiwa terjadi di Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Sabtu (24/1/2026) sekitar pukul 03.00 WIB.

Musibah longsor ini diduga kuat akibat dari alih fungsi lahan yang terjadi di kaki Gunung Burangrang. Masyarakat sekitar membuka lahan untuk aktivitas pertanian sayuran. Saat terjadi curah hujan yang cukup tinggi, tanah menjadi labil dan terkikis hingga berakibat longsor yang cukup besar.  (K12)

Baca Juga  Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko Terjaring OTT KPK, Diduga Terlibat Praktik Jual-Beli Jabatan di Lingkungan Pemda

Berita Terkait

26 Kios Pasar Andir Bayongbong Ludes Dilahap Si jago Merah
Setelah Berjuang Melawan Kanker, Kanaya Whu Vokalis EMKA 9 Tutup Usia
Meliput Erupsi Anak Gunung Krakatau, 5 Jurnalis Hilang Kontak
Dilematis, Dalam Waktu 3 Hari 2 Ribu Orang Keracunan MBG
Dentuman di Bandung Raya Bukan Dampak Erupsi Krakatau! BMKG Duga Ada Pelepasan Gas Metan Danau Purba
Haris Faisal Sampaikan Duka Mendalam Atas Wafatnya dr. Icha Akibat Dugaan Intimidasi
Dua Kubu Beda Pendapat Soal Dugaan Korupsi Rumdin Wali Kota Cimahi, DPRD Anggap Legal, Pengamat Sebut Rentan Korupsi
Enang Sahri: Terkait Review DED Rumdin, Ada Keinginan Wali Kota Cimahi yang Baru

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:24 WIB

Penanganan Karhutla Kurang Serius, Masyarakat Mulai Frustasi 

Kamis, 8 Oktober 2026 - 06:17 WIB

Pasca Putusan MK, Subhan Palal Dorong DPR-RI Lakukan Impeachment Terhadap Wapres Gibran

Selasa, 6 Oktober 2026 - 22:03 WIB

Meski Tidak Temukan Ijazah Gibran, MK Tolak Gugatan Denny Indrayana Cs.

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:48 WIB

Catatan Hendry Ch Bangun (FWK) Dengan Olahraga Kita Bersatu

Jumat, 2 Oktober 2026 - 13:50 WIB

FWK INGATKAN PRABOWO: MOMEN PEROMBAKAN KABINET MERAH PUTIH UNTUK WUJUDKAN KEINGINAN RAKYAT

Kamis, 1 Oktober 2026 - 19:58 WIB

Pasca Lewati Uji Kepatutan, Jendral Suyudi Ario Seto Dilantik Presiden Jadi Kapolri

Sabtu, 26 September 2026 - 13:14 WIB

Indonesian Berduka, Guruh Soekarnoputra Tutup Usia di Rumah Sakit MRCCC Siloam Hospitals

Sabtu, 19 September 2026 - 10:07 WIB

Danny Setiawan Mantan Gubernur Jabar Tutup Usia

Berita Terbaru