Calon Jemaah Haji Asal Sukabumi Jadi Korban Penipuan. Dokumen Keberangkatan Palsu!

- Editor

Kamis, 26 Februari 2026 - 16:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jemaah haji umroh sedang menunggu keberangkatan di Bandara. Foto: Ilustrasi

Jemaah haji umroh sedang menunggu keberangkatan di Bandara. Foto: Ilustrasi


Penipuan bermodus manipulasi dokumen keberangkatan terjadi di Kabupaten Sukabumi. Sebanyak 14 orang jemaah umroh menjadi korban. Dokumen berupa tiket pesawat hingga visa, hasil manipulasi digital. 


SUKABUMI, tujuhmenit.com- Kasus penipuan tersebut kini sudah dalam penanganan Polres Sukabumi. Kasus tersebut kini masih dalam tahap penyidikan.

Seperti dilansir detik.com, Kamis (26/2/2026), kuasa hukum korban, Afrianto, menegaskan bahwa kliennya, Ucup Junansyah dan menantunya, Zulfat,  telah ditipu oleh pimpinan travel berinisial AH yang berkantor di wilayah Kecamatan Bojonggenteng.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kedua korban tertupu sampai Rp 500 juta, karena merasa tanggung jawab harus memberangkatkan 14 orang jemaah ke tanah suci.

“Klien kami baru tahu malam itu di bandara bahwa semuanya palsu, semuanya diedit. Karena rasa tanggung jawab kepada jemaah, klien kamilah yang akhirnya menalangi seluruh biaya keberangkatan itu,” jelas Afrianto.

Masih kata Afrianto,  Penyidik sudah mengirimkan surat panggilan kedua dan surat penjemputan pun sudah keluar. Namun, sampai saat ini keberadaan terlapor belum diketahui.

“Diduga kuat terlapor ini melarikan diri,” katanya.

Sementara berdasar keterangan Ucup Junansyah dan menantunya, Zulfat. Mereka hendak memberangkatkan belasan jemaah ke Mekah pada November lalu. Namun, setibanya di maskapai dinyatakan  dokumen mereka tidak valid.

“Tiba di sana, ternyata visa tidak ada, tiket tidak ada, apalagi hotel di sana juga tidak ada. Pokoknya tidak jadi berangkat, padahal uang sudah masuk semua ke dia,” ungkap Ucup Junansyah.

Masih kata Ucup,  jemaah yang mayoritas warga perdesaan dan petani itu tak bisa menahan kesedihan, mereka  menangis setelah mengetahui tertipu. Apalagi, sebelum berangkat, mereka  sudah menggelar syukuran di kampungnya.

“Jemaah itu sudah menyiapkan semua, Pak. Yang punya bebek saja sudah dipotong satu-satu untuk syukuran. Sebelum berangkat, kami sampai menangis di sana (bandara). Empat malam kami menginap di bandara, luar biasa terpukul,” kenangnya

Baca Juga  Kenal Via Medsos, Gadis 15 Tahun Disekap 4 Pemuda di Kamar Hotel

Merasa memikul beban moral yang besar, Ucup dan menantunya, Zulfat, akhirnya mengambil langkah berani demi menjaga harga diri dan kepercayaan jemaah. Keduanya rela merogoh kocek pribadi hingga ratusan juta rupiah sebagai dana talangan agar jemaah tetap bisa beribadah.

“Total kerugian awal yang kita berikan itu Rp 300 juta. Tetapi karena kami bertanggung jawab memberangkatkan jemaah, kami harus mengeluarkan dana talangan hingga totalnya mencapai kurang lebih Rp 500 juta,” tutur Zulfat. (Umay)

Berita Terkait

Polres Bartim Gagalkan Peredaran 507 Gram Sabu dari Jaringan Pontianak
Hendak Kabur Ke Palembang, Polisi Tangkap Tersangka Pembunuhan Wanita Dibungkus Kardus
Mayat Wanita Dalam Kardus Hebohkan Warga Babakan Ciparay
Usai Kasus Dugaan Korupsi di BGN, FWK Desak Presiden Prabowo Lakukan Evaluasi Menyeluruh Program MBG
Dua Kubu Beda Pendapat Soal Dugaan Korupsi Rumdin Wali Kota Cimahi, DPRD Anggap Legal, Pengamat Sebut Rentan Korupsi
Dugaan Korupsi Pembangunan Rumah Dinas Walikota dan Wakil Walikota Cimahi Diungkap LSM Pemuda
Dugaan Perusakan Fasum Milik Pemkot Cimahi, Kepala BPKAD Sebut Kewenangan Sebenarnya Ada di Sekda Sebagai Pengelola
Endang Terima Langsung Somasi Kuasa Hukum Keluarga MPS

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:55 WIB

Dudi Supriadi: BPD Harus Utamakan Kepentingan Masyarakat

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:24 WIB

Bupati Garut Bahas Penanganan Kebakaran dan Penataan TPA Pasir Bajing Bersama Warga

Jumat, 9 Oktober 2026 - 16:18 WIB

Viral Video Kericuhan KOD Cup U-23, Adanya Kabar Korban Meninggal Dipastikan Tidak Benar

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:41 WIB

ChiMa 2026 Perkuat Inovasi Pelayanan Publik Bagi Masyarakat

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:00 WIB

Bupati M. Yamin: Jangan Sampai RDTR Hanya Baik di Atas Kertas

Rabu, 7 Oktober 2026 - 19:44 WIB

Baru 12 dari 147 Dokumen Terunggah, Sekda Bartim Minta OPD Percepat MCSP-R

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 21:58 WIB

Ditargetkan Rampung Desember ini, Proyek Flyover Pusdikpom Cimahi Kembali Digarap

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 17:29 WIB

Bupati Garut Pastikan Pelayanan Isbat Nikah Beri Kepastian Hukum bagi Keluarga

Berita Terbaru

Kadis DPMD, Dudi Supriadi, bersama Camat Batujajar Andi M Khitmat dan pejabat lainnya dalam acara pelantikan anggota BPD periode 2026-2034 di Aula Kantor Koperasi Desa Merah Putih, Desa Batujajar Timur, pada Rabu (15/10/2026

Daerah

Dudi Supriadi: BPD Harus Utamakan Kepentingan Masyarakat

Kamis, 15 Okt 2026 - 20:55 WIB