Jalur Akan Dialihkan, Ini Rekayasa Lalu Lintas Saat Pembangunan Underpass Gatot Subroto Cimahi

- Editor

Sabtu, 30 Mei 2026 - 16:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Cimahi, tujuhmenit.com – Menyambut dimulainya pembangunan terowongan atau underpass di persimpangan Jalan Gatot Subroto–Baros, Pemerintah Kota Cimahi menyusun strategi khusus pengaturan arus lalu lintas. Langkah antisipasi ini disiapkan matang-matang guna mencegah kemacetan parah dan menjaga kelancaran mobilitas warga selama masa konstruksi berlangsung.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Cimahi, Endang, menjelaskan bahwa ruas jalan utama di lokasi proyek akan ditutup sepenuhnya. Oleh sebab itu, seluruh kendaraan yang melintas harus menggunakan jalur pengalihan yang sudah ditentukan agar tidak mengganggu jalannya pekerjaan.

Bagi kendaraan pribadi dan sepeda motor yang bergerak dari arah Jalan Gatot Subroto menuju akses Tol Baros atau kawasan Leuwigajah, rutenya akan dibelokkan melewati Jalan Gedong Opat, Jalan Sriwijaya, dan Jalan Kartini, sebelum kembali masuk ke Jalan Baros.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Jalur pengalihan untuk kendaraan kecil ini kami buka dua arah, supaya pergerakan warga tetap lancar dan tidak terhambat,” ungkap Endang, Sabtu (30/5/2026).

Sementara itu, arus lalu lintas dari arah sebaliknya, yaitu dari Jalan Baros menuju pusat kota, tetap bisa berjalan normal lewat rute Jalan Sudirman, Jalan Urip Sumoharjo, dan memanfaatkan terowongan Sriwijaya yang sudah ada dan beroperasi saat ini.

Ada pengaturan tegas pula bagi kendaraan berukuran besar. Truk dan bus yang melintas dari arah Padalarang ke Baros maupun sebaliknya dilarang masuk ke jalur pengalihan kendaraan kecil. Mereka diwajibkan mengambil rute memutar melalui Jalan Mahar Martanegara dan kawasan Cimindi.

Pemisahan jalur antara kendaraan ringan dan berat ini dilakukan demi menjaga keseimbangan kapasitas jalan. Pasalnya, jalan-jalan alternatif yang dilewati warga memiliki lebar terbatas, sehingga jika dicampur dikhawatirkan justru memicu kemacetan baru.

Baca Juga  Enang Sahri: Terkait Review DED Rumdin, Ada Keinginan Wali Kota Cimahi yang Baru

“Tujuan kami satu, yaitu memastikan jalan tetap aman dan arus tetap bergerak, tidak ada penumpukan kendaraan di titik-titik baru,” tegas Endang.

Meski skemanya sudah disusun rinci, Dishub Cimahi masih akan terus berkoordinasi intensif dengan Dinas Bina Marga Provinsi Jawa Barat serta pihak kontraktor pelaksana. Hal ini penting agar pola pengalihan bisa disesuaikan dengan setiap tahapan pekerjaan di lapangan. Tak hanya itu, personel pengatur lalu lintas juga akan diperbanyak di titik-titik rawan dan persimpangan strategis, terutama saat jam sibuk, untuk membantu mengurai antrean.

Proyek underpass Baros ini merupakan salah satu proyek strategis milik Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Tujuan utamanya adalah mengurai kemacetan kronis yang selama ini kerap terjadi akibat penutupan palang pintu perlintasan sebidang kereta api. Ke depannya, infrastruktur ini juga diharapkan menjadi solusi keselamatan, menghilangkan risiko kecelakaan akibat pertemuan jalur kendaraan dan rel kereta api.

Mengacu data pelelangan dari LPSE Jawa Barat, proyek ambisius ini memiliki pagu anggaran sebesar Rp150 miliar, dengan nilai perkiraan biaya mencapai Rp130,13 miliar. Dana pembangunan sepenuhnya ditanggung oleh APBD Provinsi. Sementara itu, Pemkot Cimahi bertanggung jawab atas pembebasan lahan yang nilainya mencapai Rp36 miliar, dan prosesnya sudah dinyatakan selesai seluruhnya. (Eri)

Berita Terkait

Ngatiyana Akui Kemacetan Bukan Kesalahan Petugas, Tapi Tanggung Jawab Penuh Wali Kota Cimahi
Wali Kota Cimahi Mohon Maaf Atas Kemacetan, Proyek Infrastruktur Serentak Ditarget Selesai Akhir Tahun
Selain Tutup Informasi 6 Perusahaan Peserta Mikom Proyek SMPN 14 yang Gugur, Sekdis Beberkan Review DED yang Tak Diketahui Publik
Kantor RW 25 Melong Diresmikan: Wali Kota Sebut Ini Bukan Sekadar Bangunan, Tapi Rumah Bersama Warga
Rekayasa Lalin Underpass Gatsu Berlangsung hingga Desember, Warga Diminta Siap-Siap Macet
Hari Pertama Rekayasa Lalu Lintas di Cimahi Mulai Berlaku, Dishub Janji Akan Evaluasi dan Penyesuaian
Sejumlah Proyek Infrastruktur Di Cimahi Segera Dimulai, Wali Kota Ingatkan Macet Bukan Alasan Terlambat
Renungan Kemerdekaan RI ke-81 : Sudahkah Indonesia Benar-benar Merdeka?

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 09:02 WIB

Ngatiyana Akui Kemacetan Bukan Kesalahan Petugas, Tapi Tanggung Jawab Penuh Wali Kota Cimahi

Jumat, 21 Agustus 2026 - 07:05 WIB

Wali Kota Cimahi Mohon Maaf Atas Kemacetan, Proyek Infrastruktur Serentak Ditarget Selesai Akhir Tahun

Kamis, 20 Agustus 2026 - 06:50 WIB

Selain Tutup Informasi 6 Perusahaan Peserta Mikom Proyek SMPN 14 yang Gugur, Sekdis Beberkan Review DED yang Tak Diketahui Publik

Kamis, 20 Agustus 2026 - 06:48 WIB

Kantor RW 25 Melong Diresmikan: Wali Kota Sebut Ini Bukan Sekadar Bangunan, Tapi Rumah Bersama Warga

Rabu, 19 Agustus 2026 - 16:55 WIB

Rekayasa Lalin Underpass Gatsu Berlangsung hingga Desember, Warga Diminta Siap-Siap Macet

Senin, 17 Agustus 2026 - 17:01 WIB

Ngatiyana: Jadikan HUT RI Sebagai Momentum Refleksi Pembangunan Untuk Kesejahteraan Rakyat

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 16:39 WIB

Sejumlah Proyek Infrastruktur Di Cimahi Segera Dimulai, Wali Kota Ingatkan Macet Bukan Alasan Terlambat

Kamis, 13 Agustus 2026 - 05:49 WIB

Wali Kota Cimahi Turun Langsung, Pimpin Operasi Pemberantasan Miras di Leuwigajah

Berita Terbaru