Isu Adhitia Maju Cawalkot 2029, Akademisi Sebut Berpotensi Pecah Belah & Ganggu Pemerintahan Cimahi

- Editor

Jumat, 24 Juli 2026 - 05:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Cimahi, tujuhmenit.com – Baru menjabat sebentar, duet pasangan Ngatiyana–Adhitia Yudisthira kini sudah diusik bayang-bayang kontestasi lima tahun ke depan. Munculnya wacana nama Wakil Wali Kota Adhitia Yudisthira sebagai calon kuat Wali Kota di Pilkada 2029 dinilai seorang akademisi sangat keliru momentumnya, dan berpotensi besar merusak kekompakan yang sedang dibangun.

Alih-alih menyemangati, pembahasan soal pertarungan politik masa depan ini justru dikhawatirkan akan membelokkan arah fokus pemerintah. Padahal, deretan pekerjaan rumah dan janji pembangunan untuk warga Cimahi masih menumpuk dan menuntut perhatian penuh.

Pengamat Politik dan Pemerintahan Universitas Jenderal Achmad Yani (Unjani), Arlan Siddha, mengatakan, ini bukan waktunya sibuk memikirkan kursi untuk lima tahun lagi. Saat ini masa kepemimpinan mereka masih di awal, tugas utamanya adalah bekerja keras menyelesaikan masalah rakyat, bukan mulai memikirkan posisi pribadi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Masyarakat menunggu bukti nyata, bukan janji manis soal perebutan kekuasaan nanti. Kalau pemimpinnya sudah sibuk mengatur strategi politik sendiri, soliditas pemerintahan pasti retak,” tegas Arlan, Kamis (23/7/2026).

Dampaknya tak main-main, kata ia, kepercayaan warga bisa luntur, dan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkot Cimahi pun bisa bingung dan ragu melangkah. Akibatnya, program kerja jadi terhambat dan pelayanan ke masyarakat yang rugi.

Langkah partai politik yang sudah mulai melambungkan nama Adhitia pun dinilai terlalu terburu-buru. Hal ini bisa memicu persepsi buruk seolah-olah ambisi politik lebih diutamakan daripada menuntaskan amanah yang sedang dijalani.

Terkait jawaban “kenapa tidak” soal peluang maju, Arlan mengingatkan hal itu harus dibarengi tegas, tugas utama saat ini adalah mendukung Wali Kota dan menyelesaikan jabatan Wakil Wali Kota dengan sebaik-baiknya sampai tuntas.

Baca Juga  Sejumlah Proyek Infrastruktur Di Cimahi Segera Dimulai, Wali Kota Ingatkan Macet Bukan Alasan Terlambat

“Persaingan politik memang hal biasa, tapi jangan sampai ambisi pribadi mengorbankan kinerja pemerintahan. Kompetisi boleh, tapi jangan sampai merusak layanan yang sudah dirasakan warga sehari-hari,” terang Arlan.

Agar stabilitas tetap terjaga, Arlan menyarankan Wali Kota Ngatiyana dan Wakil Wali Kota Adhitia harus makin erat berkomunikasi dan menyatukan visi. Sementara itu, partai politik diminta menahan manuver yang memicu keributan. ingat, tahapan resmi Pilkada pun belum dimulai.

Sebelumnya, Wakil Wali Kota Cimahi Adhitia Yudisthira memberikan tanggapannya seperti diberitakan sejumlah media online, sesaat setelah diusung partainya untuk maju di Pilwalkot 2029.

“Sebagai kader, prinsip kami adalah sami’na wa atha’na, mendengar dan taat. Jadi apabila partai memberikan kepercayaan dan tugas, saya pasti siap menjalaninya. Kalau memang ditugaskan dan masyarakat pun mendukung, kenapa tidak?” ujar Adhitia. (eri)

Berita Terkait

Berdasar Semangat Kebersamaan dan Keterbukaan, Cecep Pimpinan Paguyuban Wartawan Batujajar
Wujudkan Cimahi Zero to TPA, Pemkot Cimahi Jalin Kerjasama dengan BPVP Bandung Barat
Lewat Manajemen Talenta ASN, Jeje Ritchie Lantik 11 Pejabat KBB
Bupati Jeje Ritchie Tinjau Perbaikan Jalan Ciririp-Bangsaya dan Rancapanggung-Ugrem
GOBBB Desak Sekda KBB Dicopot, Jeje Ritchie Siap Terima Setiap Aspirasi Masyarakat
Antisipasi Penyebaran Abu Vulkanik, Dedi Mulyadi Rilis SE PJJ
Sementara Hanya Bisa Dilewati Motor, Jembatan Pemkot Cimahi Kembali Dibuka!!
GOR Pemuda di KBB Senilai Rp6,8 Miliar Mangkrak, Imron Minta Dewan Turun Tangan

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 17:35 WIB

Meliput Erupsi Anak Gunung Krakatau, 5 Jurnalis Hilang Kontak

Minggu, 6 September 2026 - 05:46 WIB

Dilematis, Dalam Waktu 3 Hari 2 Ribu Orang Keracunan MBG

Sabtu, 5 September 2026 - 21:29 WIB

Dentuman di Bandung Raya Bukan Dampak Erupsi Krakatau! BMKG Duga Ada Pelepasan Gas Metan Danau Purba

Senin, 29 Juni 2026 - 12:16 WIB

Haris Faisal Sampaikan Duka Mendalam Atas Wafatnya dr. Icha Akibat Dugaan Intimidasi

Minggu, 12 April 2026 - 08:34 WIB

Dua Kubu Beda Pendapat Soal Dugaan Korupsi Rumdin Wali Kota Cimahi, DPRD Anggap Legal, Pengamat Sebut Rentan Korupsi

Kamis, 9 April 2026 - 07:46 WIB

Enang Sahri: Terkait Review DED Rumdin, Ada Keinginan Wali Kota Cimahi yang Baru

Sabtu, 4 April 2026 - 07:47 WIB

Dugaan Korupsi Pembangunan Rumah Dinas Walikota dan Wakil Walikota Cimahi Diungkap LSM Pemuda

Selasa, 10 Maret 2026 - 13:13 WIB

Miliki Emosional Kuat, Wali Kota Cimahi Kunjungi Mantan Stafnya di Pusbangisop TNI AD 1994

Berita Terbaru

Mantan Gubernur Jawa Barat periode 2003-2008, Danny Setiawan, meninggal dunia pada Sabtu (19/9/2026).

Nasional

Danny Setiawan Mantan Gubernur Jabar Tutup Usia

Sabtu, 19 Sep 2026 - 10:07 WIB

Purbaya dicopot jabatannya sebagai Menteri Keuangan, digantikan Suahasil Nazara, Senin (14/9/2026). Foto: Ist.

Nasional

Ini Kata Ekonom Tentang Pencopotan Menkeu Purbaya

Senin, 14 Sep 2026 - 22:59 WIB