Desakan Buka Data Lelang SMPN 14 Ditutup Rapat, Disdik Hanya Rilis Pernyataan Tanpa Bukti

- Editor

Jumat, 24 Juli 2026 - 22:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tokoh Sekaligus Akademisi Kota Cimahi, Usman Rachman (Istimewa)

Tokoh Sekaligus Akademisi Kota Cimahi, Usman Rachman (Istimewa)

Kota Cimahi, tujuhmenit.com – Proses pemilihan penyedia jasa pembangunan SMPN 14 Cimahi kini menimbulkan tanda tanya besar. Meskipun Dinas Pendidikan telah mengklaim lelang mini kompetisi selesai dan menetapkan pemenang, permintaan agar data dan dokumen lengkapnya dipublikasikan secara terbuka justru tak digubris.

Sebelumnya, Kabid Pembinaan SMP Juli Suprijadi bersama Kepala Seksi Kelembagaan dan Sarana Prasarana SMP Disdik Cimahi, Muhamad Zenzen Ramadhani menjelaskan bahwa lelang telah diikuti 10 peserta. Setelah diseleksi berlapis, enam peserta teratas dinyatakan gagal administrasi dan teknis. Pemenang akhirnya jatuh kepada peserta urutan ketujuh, CV Naga Mas Jaya, dengan nilai kualifikasi 88,05 persen dari Harga Perkiraan Sendiri.

Namun penjelasan lisan saja ternyata tak cukup meyakinkan. Tokoh masyarakat sekaligus akademisi Cimahi, Usman Rachman, menilai sikap tertutup Disdik sangatlah aneh di tengah era keterbukaan saat ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Di zaman yang serba transparan begini, seharusnya Disdik berani buka seluruh dokumen prosedur lelang itu secara gamblang. Ini bukan rahasia negara, bukan dokumen pribadi pejabat, ini urusan uang rakyat!” tegas Usman, Jumat (24/7/2026).

Ia mengingatkan Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik Nomor 14 Tahun 2008 menjamin hak setiap warga mengetahui apa yang dikerjakan badan publik. Menutup data justru memancing kecurigaan baru.

“Kalau semuanya berjalan benar, kenapa harus ditutup rapat? Semakin disembunyikan, semakin publik bertanya-tanya, ada apa sebenarnya di balik proses ini?” tantangnya.

Usman menegaskan dokumen lelang adalah milik publik. Wajar jika masyarakat ingin melihat siapa saja pesertanya, bagaimana proses penilaiannya, hingga alasan kenapa peserta di urutan bawah justru yang terpilih.

“Pejabat publik harus berani terbuka soal pengelolaan APBD. Uang yang dipakai itu uang kita semua, jadi kita berhak tahu setiap rinciannya,” imbuhnya.

Baca Juga  Safari Ramadhan, Wali Kota Cimahi Tarawih Bersama Warga RW 17 Cigugur Tengah

Ia pun mengingatkan, transparansi bukan sekadar aturan, melainkan kunci mencegah penyimpangan dan menjamin kualitas proyek. Menutup akses informasi hanya akan merusak kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah. (eri)

Berita Terkait

Scurity Tewas Tenggelam dengan Tangan Terborgol, Keluarga Meminta Polisi Usut Tuntas
Polemik Undangan Ekspose Ganti Nama RSUD Cibabat, Data Undangan Terkunci & Harus Seizin Sekda
Isu Adhitia Maju Cawalkot 2029, Akademisi Sebut Berpotensi Pecah Belah & Ganggu Pemerintahan Cimahi
Wacana Ganti Nama RSUD Cibabat Masih Tahap Kajian, Tak Ada Dewan yang Datang Saat Diundang Expose
Pembangunan SMPN 14 Cimahi Senilai Rp4,8 Miliar Segera Dimulai, Usman Rachman Tekankan 5 Kunci Pengawasan
Sambut Hari Anak Nasional 2026, BRI Peduli “Ini Sekolahku” Wujudkan Sekolah Lebih Layak di SDN 104 Langensari
Wali Kota Cimahi Ngatiyana Luncurkan MPLS 2026, Bangun Kesan Pertama Hangat Bagi Ribuan Siswa Baru
Tanpa Pengadilan, Sengketa Tanah di Cipageran Selesai dengan Jalan Tengah

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:54 WIB

Keterbatasan Bukan Penghalang! 10 Atlet Muaythai Cimahi Siap Guncang Kejurnas Bawa Semangat “Cimahi Bukbek”

Minggu, 19 Juli 2026 - 17:28 WIB

Dinilai Rendahkan Profesi Jurnalistik, PWI Sesalkan Pernyataan Hotman Paris

Senin, 29 Juni 2026 - 12:16 WIB

Haris Faisal Sampaikan Duka Mendalam Atas Wafatnya dr. Icha Akibat Dugaan Intimidasi

Kamis, 4 Juni 2026 - 15:41 WIB

Usai Kasus Dugaan Korupsi di BGN, FWK Desak Presiden Prabowo Lakukan Evaluasi Menyeluruh Program MBG

Selasa, 19 Mei 2026 - 12:07 WIB

Israel Cegat Misi Kemanusiaan ke Gaza, PWI Pusat Kecam Penahanan Jurnalis Indonesia

Sabtu, 2 Mei 2026 - 18:42 WIB

Media Siber Sebagai Ruang Belajar Kedua, JMSI: Wajib Hadirkan Konten yang Mendidik

Minggu, 26 April 2026 - 14:10 WIB

Lipan 3108-1 Gelar Anniversary Ke 18 di AWC, Tidak Sedarah Tapi Lebih Dari Saudara

Kamis, 16 April 2026 - 13:02 WIB

Lemahnya Komunikasi Publik Pemerintah Di Tengah Krisis Global, Jadi Sorotan FWK

Berita Terbaru