BANDUNG, tujuhmenit.com,- Bagi warga Jawa Barat yang berhasil melumpuhkan pelaku kejahatan jalanan dalam keadaan hidup, akan mendapat hadiah dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, berupa uang dari Rp 5 juta sampai Rp 50 juta.
Pelaku kejahatan itu seperti pelaku begal, copet, dan jambret.
“Saya memberikan sayembara untuk seluruh warga Jabar yang bisa melumpuhkan maling, copet, jambret. Kami siapkan hadiah dari Rp 5 juta sampai Rp 50 juta, yang mampu melumpuhkan berbagai aksi kejahatan dan menyerahkannya kepada kepolisian dalam keadaan hidup,” kata Gubernur seperti dilansir detikJabar, Kamis (23/7/2026).
Dedi menegaskan bahwa Pemprov Jabar terus berkoordinasi dengan kepolisian dalam upaya memperkuat pengamanan di wilayah rawan kejahatan, terutama kawasan Bandung Raya.
“Kita terus berkoordinasi dengan jajaran kepolisian khususnya Polda Jabar dan kita juga akan berkoordinasi dengan Polda Metro Jaya untuk siaga menghadapi berbagai aksi kejahatan di Jawa Barat,” kata Dedi.
Dedi meminta agar aparat menggenjot intensitas patroli malam hari. Dengan adanya intensitas patroli ini, kehadiran petugas di lapangan benar-benar terasa dalam mencegah aksi kriminal.
“Pertama, mobil patroli harus siaga dalam setiap malam, lampu tanda bahayanya harus terus menyala, Satpol PP, Damkar siaga di titik-titik strategis untuk mengantisipasi berbagai segala kemungkinan dalam setiap waktu,” ujarnya.
Dedi juga mengajak masyarakat menghidupkan kembali sistem keamanan lingkungan (siskamling) sebagai wujud gotong royong menjaga keamanan wilayah.
“Warga bersiskamling menjaga diri dan dijaga diri, ini adalah prinsip dasar kita hidup bergotong-royong,” katanya.***






