Rizal Galih, Wisudawan S2 UGM Lulus Cumlaude dengan IPK 4,00 dalam Waktu Kurang dari 2 Tahun

- Editor

Selasa, 2 Desember 2025 - 03:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ringkasan Berita:

  • Rizal Galih menjadi perhatian setelah berhasil memperoleh gelar S2 dari UGM.
  • Ia lulus dengan keistimewaan khusus dan meraih IPK sempurna 4,00.
  • Prestasinya semakin memuaskan berkat kemampuannya menyelesaikan pendidikan dalam waktu kurang dari dua tahun.

AdinJava– Rizal Galih mendapat perhatian setelah berhasil mencatatkan prestasi yang membanggakan di Universitas Gadjah Mada (UGM).

Ia menyelesaikan pendidikan magister (S2) dengan predikat cum laude dan meraih IPK sempurna 4,00.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tidak hanya itu, Rizal menyelesaikan studinya dalam waktu kurang dari dua tahun, menunjukkan komitmen, usaha keras, serta disiplin yang tinggi dalam menjalani pendidikan magister.

Pencapaian luar biasa ini menunjukkan bahwa dengan pengelolaan waktu yang baik dan semangat belajar yang tetap, mahasiswa mampu meraih hasil terbaik dalam dunia pendidikan.

Lulus dalam waktu kurang dari 2 tahun

Gelar Magister Psikologi dengan IPK sempurna 4,00 berhasil diraih oleh Rizal Galih Pradana, lulusan muda Universitas Gadjah Mada (UGM).

Seorang pemuda berusia 25 tahun hanya memerlukan waktu 1 tahun 10 bulan 17 hari untuk menyelesaikan studinya, sebuah pencapaian luar biasa yang membuatnya menjadi perhatian utama dalam upacara wisuda di Grha Sabha Pramana UGM, Rabu (22/10/2025).

Tidak hanya unggul dalam bidang akademik, Rizal juga merupakan penerima beasiswa dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).

Namun, proses belajarnya tidak sepenuhnya lancar.

Hadapi Dilema Besar

Ia sempat mengalami tantangan berat ketika program studi yang awalnya ia pilih, Magister Psikologi Profesi, tiba-tiba ditutup oleh UGM akibat perubahan kebijakan kurikulum.

“Saya bersyukur pada saat itu saya memutuskan untuk melanjutkan dengan pindah jurusan ke Magister Psikologi Sains,” kata Rizal, dilansir dari situs resmi UGM melalui Kompas.com, Kamis (6/11/2025).

Perpindahan jurusan tersebut memaksa Rizal untuk mengganti topik penelitiannya dan beradaptasi dengan bidang yang baru.

Baca Juga  OTT Bupati Ponorogo: Suap Jabatan dan Dugaan Keterlibatan Proyek RSUD

Selama perjalanannya, ia kemudian berjumpa dengan Rahmat Hidayat, S.Psi., M.Sc., Ph.D., Dekan Fakultas Psikologi UGM, yang saat itu sedang membuka penelitian dengan topik utama mengenai pilihan makanan.

Dari sana Rizal memulai perjalanan akademiknya dalam dunia penelitian ilmiah yang penuh tantangan.

Upaya Menyelesaikan Tantangan

Sebagai mahasiswa di jurusan Psikologi Sains, Rizal diwajibkan memahami metode analisis Structural Equation Modeling (SEM), sesuatu yang benar-benar baru baginya.

Walaupun berat, ia melihatnya sebagai tantangan yang membentuk ketekunan dan kemampuan berpikir kritis.

Meski kini diakui sebagai mahasiswa dengan IPK yang sempurna, Rizal secara rendah hati mengungkapkan bahwa prestasi tersebut bukan hanya berkat kecerdasan, tetapi juga gabungan dari usaha, doa, dan keberuntungan.

Saya tidak selalu meraih nilai terbaik dalam setiap ujian.

Saat UTS nilainya biasa saja, tetapi saya berusaha lebih keras di UAS karena bobotnya lebih besar,” katanya.

Pegang Tanggungjawab dan Amanah

Bagi dia, beasiswa LPDP merupakan kepercayaan yang harus dipertanggungjawabkan dengan sebaik-baiknya.

Oleh karena itu, ia berkomitmen memberikan usaha maksimal dalam setiap tugas dan ujian.

“Secara keseluruhan saya tidak memiliki apa-apa yang harus kehilangan dan memberikan usaha terbaik yang mungkin saya lakukan,” kata Rizal.

Berikut beberapa tips untuk mencapai IPK yang tinggi:

Selain kisah perjuangannya, Rizal juga berbagi panduan sukses untuk mencapai IPK yang tinggi dan menyelesaikan studi secara cepat.

Beberapa di antaranya ialah:

  1. Pahami mekanisme dan aturan penilaian oleh dosen.

  2. Ketahui sifat dan ciri-ciri dosen, misalnya dengan mengajukan pertanyaan kepada mahasiswa tingkat atas tentang cara mereka menilai.

  3. Manfaatkan masa kuliah untuk memperbanyak ilmu, karena pengalaman di kampus merupakan kesempatan istimewa untuk meningkatkan kemampuan diri sebelum memasuki dunia kerja.

“Jika sudah memasuki dunia industri, biasanya kita belajar sambil melakukannya (learning by doing). Jadi manfaatkan sepenuhnya kesempatan belajar di perguruan tinggi,” katanya.

Berkat prestasi yang luar biasa dan usaha keras yang ia tunjukkan, Rizal Galih Pradana menjadi contoh nyata generasi muda berprestasi yang menginspirasi bahwa ketekunan serta keberanian dalam mengambil keputusan sulit mampu menghasilkan pencapaian yang luar biasa.

Baca Juga  Samsat Cimareme Hadirkan Layanan Publik yang Cepat, Transparan dan Humanis

(AdinJava)

Berita Terkait

Polantas Menyapa di Samsat Cimareme, Edukasi Wajib Pajak Agar Tak Perlu Lewat Calo
Samsat Cimahi Rutin Gelar “Polantas Menyapa”, Layani Registrasi Kendaraan Langsung di Lokasi
Samsat Cimareme Hadirkan Pelayanan BPKB yang Humanis Lewat Progr
Polantas Menyapa, Samsat Cimahi Edukasi Wajib Pajak Soal Mutasi Kendaraan
Polantas Menyapa, Satlantas Polres Cimahi Tingkatkan Pelayanan Bagi Wajib Pajak
Polantas Menyapa, Kanit Regident Cek Langsung Pelayanan Publik Samsat Cimareme
Waspada Tilang Elektronik! Polantas Menyapa Ingatkan Masyarakat Blokir STNK Setelah Jual Beli
Polantas Menyapa, Samsat Cimareme Sosialisasikan Wajib Pajak Blokir STNK Usai Jual Kendaraan

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 18:08 WIB

Garuda MP Deklarasikan Prabowo-Gibran Hingga Paripurna 2029

Rabu, 8 April 2026 - 07:44 WIB

Cara Masyarakat Pastikan Petugas Resmi Ukur Tanah BPN

Senin, 2 Maret 2026 - 11:18 WIB

Indonesia Berduka, Try Sutrisno Tutup Usia

Minggu, 1 Maret 2026 - 17:50 WIB

Pasca Serangan Brutal, 17 Penerbangan Bandara Soetta Dibatalkan

Sabtu, 28 Februari 2026 - 12:10 WIB

Jurnalis Mudah Bikin Marah Orang! Bagaimana Puasanya Kawan? 

Minggu, 22 Februari 2026 - 12:12 WIB

Noda Dosa Dibalik Profesi Jurnalistik, Mengapa Meminta Maaf?

Selasa, 17 Februari 2026 - 20:46 WIB

Catatan Hendry Ch Bangun: Ramadhan Ditengah Kelesuan Industri Media

Rabu, 11 Februari 2026 - 11:55 WIB

Minimnya Pengawasan Jadi Celah “Wakil Tuhan” Berperilaku Kotor!

Berita Terbaru