Isi Kekosongan Jabatan Strategis, Ngatiyana Lantik 57 Pejabat

- Editor

Selasa, 30 Desember 2025 - 19:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, saat melantik 57 pejabat di Lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi yang berlangsung di Aula Gedung A Pemkot Cimahi, Selasa (30/12/2025)./tujuhmenit.com

Foto: Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, saat melantik 57 pejabat di Lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi yang berlangsung di Aula Gedung A Pemkot Cimahi, Selasa (30/12/2025)./tujuhmenit.com

CIMAHI,  tujuhmenit.com- Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, melantik 57 pejabat di Lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi di Aula Gedung A Pemkot Cimahi, Selasa (30/12/2025).

Sebanyak 57 pejabat yang dilantik terdiri tujuh Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, sembilan Pejabat Administrator, lima Pejabat Pengawas, serta 36 Kepala Sekolah SD dan SMP Negeri. Seluruh pejabat yang dilantik telah melalui tahapan seleksi sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan dan memperoleh rekomendasi dari instansi berwenang, termasuk Badan Kepegawaian Negara dan kementerian terkait.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wali Kota Ngatiyana mengatakan, pelantikan ini bukan sekadar seremoni administratif, melainkan bagian dari upaya memperkuat kinerja birokrasi dan meningkatkan kualitas pelayanan publik. Ia menekankan pentingnya profesionalisme, integritas, dan orientasi pada hasil dalam menjalankan amanah jabatan.

“Pejabat yang dilantik hari ini merupakan figur-figur terbaik yang telah melalui proses seleksi objektif dan kompetitif. Jabatan adalah amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan dedikasi,” ujar Ngatiyana.

Kepada para Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Wali Kota meminta agar mampu menjadi motor penggerak organisasi, memiliki kepemimpinan visioner, serta mampu menerjemahkan kebijakan daerah ke dalam program dan kegiatan yang berdampak langsung bagi masyarakat. Sementara itu, Pejabat Administrator dan Pengawas diharapkan memperkuat efektivitas birokrasi serta menjadi penghubung strategis antara kebijakan pimpinan dan pelaksanaan teknis di lapangan.

Secara khusus, kepada para Kepala Sekolah yang menerima amanah, Wali Kota menekankan peran strategis dunia pendidikan dalam pembangunan sumber daya manusia. Kepala Sekolah tidak hanya dituntut sebagai administrator, tetapi juga sebagai pemimpin pembelajaran yang mampu menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, inklusif, berkarakter, dan berprestasi.

Ngatiyana juga mengingatkan seluruh pejabat agar adaptif terhadap perubahan, memanfaatkan teknologi informasi, serta mendorong inovasi di unit kerja masing-masing.

Baca Juga  Empat RW Di Kelurahan Utama Kebanjiran, Wali Kota Cimahi Tinjau Lokasi

“Tantangan birokrasi ke depan dinilai semakin kompleks dan menuntut aparatur yang responsif, solutif, serta berorientasi pada kepentingan masyarakat,” pungkasnya.

Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama yang dilantik telah melalui serangkaian seleksi terbuka yang dimulai pada 30 Oktober 2025 s.d 26 November 2025, dengan mekanisme yang ketat sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku. Seleksi ini melibatkan Badan Kepegawaian Negara, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Universitas Jendral Ahmad Yani dan Universitas Pasundan.

Sedangkan mekanisme pengangkatan kepala sekolah dilakukan secara transparan dan akuntabel melalui sistem digital seperti SIM KSPSTK dan melibatkan tahapan seleksi mulai dari pemetaan kebutuhan oleh Dinas Pendidikan,  pendaftaran melalui Platform Merdeka Mengajar (PMM), seleksi administrasi, seleksi substansi (wawancara/tes), pelatihan, hingga pengangkatan definitif dengan persetujuan teknis BKN, yang semuanya bertujuan mencari guru ASN berkualitas untuk memimpin sekolah, mengedepankan transparansi dan digitalisasi proses, sesuai Permendikdasmen No. 7 Tahun 2025.

Pemkot Cimahi juga melakukan perubahan nomenklatur dan Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) pada Dinas Arsip Daerah yang kini menjadi Dinas Arsip dan Perpustakaan, juga Badan Perencanaan, Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah berubah menjadi Badan Perencanaan, Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah. Juga penambahan UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak yang merupakan upaya nyata Kota Cimahi untuk fokus pada perlindungan Perempuan dan anak. (K 12)

Berita Terkait

Pemkot Cimahi Catat Penurunan Tagihan Listrik Rp26 Juta Akibat WFH
Dukung Program MBG, Dinkes Cimahi Gelar Pelatihan Keamanan Pangan SPPG
Terkait Tudingan Jabatan Kadis DPKP yang Syarat Kepentingan, Amy Pringgo Buka Suara
Walikota Cimahi Berikan Pesan Pentingnya Kualitas dan Higienis
ASN Cimahi WFH Setiap Jumat, Fokus pada Hasil Kerja Bukan Sekadar Hadir
DPRD Cimahi Minta Pemkot Tegas, Jangan Lembek Urusi Tata Ruang
Tingginya Harga Plastik, DLH Cimahi Sebut Momentum Kurangi Barang Sekali Pakai
Jenazah Kapten Zulmi Tiba di Cimahi, Wali Kota: Almarhum Harumkan Nama Bangsa

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 06:25 WIB

Pemkot Cimahi Catat Penurunan Tagihan Listrik Rp26 Juta Akibat WFH

Rabu, 15 April 2026 - 20:03 WIB

Dukung Program MBG, Dinkes Cimahi Gelar Pelatihan Keamanan Pangan SPPG

Rabu, 15 April 2026 - 09:04 WIB

Walikota Cimahi Berikan Pesan Pentingnya Kualitas dan Higienis

Selasa, 14 April 2026 - 19:13 WIB

ASN Cimahi WFH Setiap Jumat, Fokus pada Hasil Kerja Bukan Sekadar Hadir

Selasa, 14 April 2026 - 11:07 WIB

DPRD Cimahi Minta Pemkot Tegas, Jangan Lembek Urusi Tata Ruang

Selasa, 14 April 2026 - 10:52 WIB

Tingginya Harga Plastik, DLH Cimahi Sebut Momentum Kurangi Barang Sekali Pakai

Selasa, 14 April 2026 - 06:57 WIB

Jenazah Kapten Zulmi Tiba di Cimahi, Wali Kota: Almarhum Harumkan Nama Bangsa

Selasa, 14 April 2026 - 06:53 WIB

Pertahankan Predikat Istimewa, Disdukcapil Cimahi Percepat Digitalisasi

Berita Terbaru