Optimalkan Pelayanan Pada Masyarakat,  Ngatiyana Resmikan UPD RSUD Cibabat

- Editor

Kamis, 1 Januari 2026 - 11:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, saat  menandatangani prasasti peresmian Unit Pengelola Darah (UPD) RSUD Cibabat, Rabu (31/12/2025)./tujuhmenit.com

Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, saat menandatangani prasasti peresmian Unit Pengelola Darah (UPD) RSUD Cibabat, Rabu (31/12/2025)./tujuhmenit.com

CIMAHI, tujuhmenit.com- Unit Pengelola Darah (UPD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cibabat sebagai bagian dari penguatan sistem pelayanan kesehatan daerah, diresmikan Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, di lingkungan RSUD Cibabat, Rabu (31/12/2025).

Peresmian ini juga merupakan momentum penting dalam upaya menjamin ketersediaan darah yang cepat, aman, dan berkelanjutan bagi masyarakat.

“Tujuan utama pembangunan UPD ini adalah menyelamatkan nyawa. Dulu, kebutuhan darah masyarakat Cimahi sering harus dipenuhi ke luar daerah, yang memakan waktu dan berisiko bagi pasien. Kini, pengolahan darah dapat dilakukan langsung di Cimahi,” kata Ngatiyana.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ngatiyana juga menyampaikan, potensi pendonor darah di Kota Cimahi sangat besar. Oleh karena itu,  Ia akan mendorong keterlibatan berbagai pihak, termasuk TNI dan Polri, untuk menjadwalkan kegiatan donor darah secara terkoordinasi agar ketersediaan darah di UPD tetap terjaga.

“Pemerintah Kota Cimahi berharap pelayanan darah semakin cepat, merata, dan berkualitas. Kehadiran fasilitas ini menjadi bagian penting dari upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, sekaligus memperkuat ketahanan layanan kesehatan daerah dalam menjawab kebutuhan masyarakat yang terus berkembang,” tegasnya.

Pelayanan darah merupakan elemen krusial dalam sistem kesehatan, terutama untuk menekan angka kematian ibu, mempercepat penanganan pasien gawat darurat, serta mendukung berbagai tindakan medis kritis. RSUD Cibabat, sebagai rumah sakit rujukan regional di Jawa Barat, memiliki peran strategis tidak hanya bagi warga Kota Cimahi, tetapi juga bagi pasien dari daerah sekitar.

Saat ini, UPD RSUD Cibabat telah beroperasi dan bermitra dengan lebih dari 15 rumah sakit lain. Keberadaan unit ini terbukti mampu menjadi penopang ketersediaan darah, khususnya ketika unit transfusi darah lain mengalami keterbatasan stok. Namun, tingginya kebutuhan darah, keterbatasan sarana prasarana, serta perkembangan teknologi pengolahan darah menjadi tantangan tersendiri yang menuntut peningkatan kapasitas layanan.

Baca Juga  Eksistensi Dokter Spesialis di Daerah Langka! Benahi Sistem Pendistribusian

Pembangunan gedung UPD yang baru menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kelas UPD RSUD Cibabat dari pratama menjadi madya. Pembangunan dimulai pada 24 Juli 2025 dan rampung dalam waktu lima bulan, tepatnya pada 20 Desember 2025. Gedung baru seluas kurang lebih 600 meter persegi ini dirancang untuk mendukung proses pengolahan darah yang lebih modern, higienis, dan berstandar tinggi.

Dengan fasilitas tersebut, UPD RSUD Cibabat diharapkan mampu menghasilkan produk darah yang lebih beragam, aman, serta dapat didistribusikan dengan lebih cepat kepada pasien yang membutuhkan, baik di internal rumah sakit maupun di fasilitas kesehatan lain di wilayah Cimahi dan sekitarnya. (nike)

Berita Terkait

Berdasar Semangat Kebersamaan dan Keterbukaan, Cecep Pimpinan Paguyuban Wartawan Batujajar
Wujudkan Cimahi Zero to TPA, Pemkot Cimahi Jalin Kerjasama dengan BPVP Bandung Barat
Lewat Manajemen Talenta ASN, Jeje Ritchie Lantik 11 Pejabat KBB
Bupati Jeje Ritchie Tinjau Perbaikan Jalan Ciririp-Bangsaya dan Rancapanggung-Ugrem
GOBBB Desak Sekda KBB Dicopot, Jeje Ritchie Siap Terima Setiap Aspirasi Masyarakat
Sementara Hanya Bisa Dilewati Motor, Jembatan Pemkot Cimahi Kembali Dibuka!!
GOR Pemuda di KBB Senilai Rp6,8 Miliar Mangkrak, Imron Minta Dewan Turun Tangan
Wujud Kepedulian Sosial, FKPPI dan PEPABRI Jabar Gelar Donor Darah

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 17:35 WIB

Meliput Erupsi Anak Gunung Krakatau, 5 Jurnalis Hilang Kontak

Minggu, 6 September 2026 - 05:46 WIB

Dilematis, Dalam Waktu 3 Hari 2 Ribu Orang Keracunan MBG

Sabtu, 5 September 2026 - 21:29 WIB

Dentuman di Bandung Raya Bukan Dampak Erupsi Krakatau! BMKG Duga Ada Pelepasan Gas Metan Danau Purba

Senin, 29 Juni 2026 - 12:16 WIB

Haris Faisal Sampaikan Duka Mendalam Atas Wafatnya dr. Icha Akibat Dugaan Intimidasi

Minggu, 12 April 2026 - 08:34 WIB

Dua Kubu Beda Pendapat Soal Dugaan Korupsi Rumdin Wali Kota Cimahi, DPRD Anggap Legal, Pengamat Sebut Rentan Korupsi

Kamis, 9 April 2026 - 07:46 WIB

Enang Sahri: Terkait Review DED Rumdin, Ada Keinginan Wali Kota Cimahi yang Baru

Sabtu, 4 April 2026 - 07:47 WIB

Dugaan Korupsi Pembangunan Rumah Dinas Walikota dan Wakil Walikota Cimahi Diungkap LSM Pemuda

Selasa, 10 Maret 2026 - 13:13 WIB

Miliki Emosional Kuat, Wali Kota Cimahi Kunjungi Mantan Stafnya di Pusbangisop TNI AD 1994

Berita Terbaru

Mantan Gubernur Jawa Barat periode 2003-2008, Danny Setiawan, meninggal dunia pada Sabtu (19/9/2026).

Nasional

Danny Setiawan Mantan Gubernur Jabar Tutup Usia

Sabtu, 19 Sep 2026 - 10:07 WIB

Purbaya dicopot jabatannya sebagai Menteri Keuangan, digantikan Suahasil Nazara, Senin (14/9/2026). Foto: Ist.

Nasional

Ini Kata Ekonom Tentang Pencopotan Menkeu Purbaya

Senin, 14 Sep 2026 - 22:59 WIB