Siswa SD Bunuh Diri,  Sebelumnya Minta Uang Untuk Beli Alat Tulis

- Editor

Kamis, 5 Februari 2026 - 16:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ilustrasi/Net.

Foto: Ilustrasi/Net.


Miris,  dunia pendidikan dipilukan dengan peristiwa seorang siswa SD, YBR (10), di Kecamatan Jerebuu, Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), melakukan bunuh diri lantaran faktor ekonomi. 


JAKARTA, tujuhmenit.com.- Peristiwa yang memilukan ini menimbulkan duka mendalam berbagai kalangan, termasuk Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI.

Dalam peristiwa yang terjadi akhir bulan Januari 2026 lalu,  YBR, kelas 4 SD,  sempat meminta uang kepada ibunya untuk membeli pulpen dan buku tulis demi keperluan dirinya belajar di sekolah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Seperti yang dilansir Republika,  YBR ditemukan oleh para saksi dalam kondisi menggantung. Tak jauh dari tempat kejadian perkara (TKP), ada secarik kertas yang memuat tulisan tangan anak tersebut dalam bahasa setempat: “Kertas Tii Mama Reti. Mama galo zee, Mama molo ja’o. Galo mata mae rita ee Mama. Mama jao galo mata. Mae woe rita nee gae ngao ee. Molo Mama.”

(“Surat buat Mama Reti. Mama saya pergi dulu. Mama biarkan saya pergi. Jangan menangis ya, Mama. Mama saya pergi. Jangan menangis, jangan mencari saya. Selamat tinggal Mama.”)

Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen), Atip Latipulhayat mengatakan, pihaknya menyatakan turut berduka cita atas kejadian ini.

“Peristiwa ini menjadi keprihatinan bersama dan kami menyampaikan empati kepada keluarga, teman, guru, serta seluruh warga sekolah yang terdampak,” ujar Atip Latipulhayat dalam keterangan tertulis.

Ia menegaskan, pemerintah memandang peristiwa tragis ini sebagai kejadian yang sangat serius. Menurut Atip, tragedi ini menunjukkan bahwa kondisi emosional seorang anak dapat dipengaruhi pelbagai faktor yang saling terkait. Karena itu, perlu perhatian dan dukungan berkelanjutan dari keluarga, sekolah, masyarakat, dan negara.

“Kemendikdasmen memandang peristiwa ini sebagai kejadian yang sangat serius, serta mengingatkan bahwa kesejahteraan psikososial anak merupakan isu yang kompleks,” katanya.

Baca Juga  Beda Pengakuan Ayah Korban Dengan Pemberitaan Terkait Sengatan Listrik PJG Proyek Dishub

Atip menjelaskan, peristiwa bunuh diri ini menjadi pengingat bagi seluruh pihak akan pentingnya menghadirkan lingkungan yang aman dan suportif bagi tumbuh kembang anak. Dalam hal ini, sekolah bersama orang tua dan masyarakat berperan penting dalam membangun komunikasi terbuka sehingga anak merasa aman untuk mengekspresikan kerentanan mereka.***

 

Berita Terkait

Meskipun Ramadan Program MBG di Cimahi Dipastikan Tetap Berjalan
Benarkah Kecanggihan AI Jadi Ancam Daya Nalar Mahasiswa? 
Astaga!!! Masih Ada Gaji Guru PPPK Hanya Rp 139.000
Tercoreng Istilah “Paruh Waktu”! Guru Honorer Minta Kejelasan Status? 
Sampaikan Belasungkawa Untuk Korban Sengatan Listrik PJG Dishub, Komisi III DPRD Kota Cimahi Akan Periksa Semua Pekerjaan
Beda Pengakuan Ayah Korban Dengan Pemberitaan Terkait Sengatan Listrik PJG Proyek Dishub
Tidak Tahu Mulai Darimana? 7 Langkah Jadi Content Writer Freelance!

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 06:25 WIB

Pemkot Cimahi Catat Penurunan Tagihan Listrik Rp26 Juta Akibat WFH

Rabu, 15 April 2026 - 20:03 WIB

Dukung Program MBG, Dinkes Cimahi Gelar Pelatihan Keamanan Pangan SPPG

Rabu, 15 April 2026 - 09:04 WIB

Walikota Cimahi Berikan Pesan Pentingnya Kualitas dan Higienis

Selasa, 14 April 2026 - 19:13 WIB

ASN Cimahi WFH Setiap Jumat, Fokus pada Hasil Kerja Bukan Sekadar Hadir

Selasa, 14 April 2026 - 11:07 WIB

DPRD Cimahi Minta Pemkot Tegas, Jangan Lembek Urusi Tata Ruang

Selasa, 14 April 2026 - 10:52 WIB

Tingginya Harga Plastik, DLH Cimahi Sebut Momentum Kurangi Barang Sekali Pakai

Selasa, 14 April 2026 - 06:57 WIB

Jenazah Kapten Zulmi Tiba di Cimahi, Wali Kota: Almarhum Harumkan Nama Bangsa

Selasa, 14 April 2026 - 06:53 WIB

Pertahankan Predikat Istimewa, Disdukcapil Cimahi Percepat Digitalisasi

Berita Terbaru