Aset Meubelair Setda KBB Dimusnahkan, Nilainya Capai Rp 500 Juta

- Editor

Senin, 1 Desember 2025 - 21:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Setda Pemkab Bandung Barat memusnahkan meubelair dengan nilai akumulasi hampir Rp500 juta, Senin (1/12/2025). tujuhmenit.com/ist.

Setda Pemkab Bandung Barat memusnahkan meubelair dengan nilai akumulasi hampir Rp500 juta, Senin (1/12/2025). tujuhmenit.com/ist.

NGAMPRAH, tujuhmenit. com- Meubelar senilai Rp 500 Juta dimusnahkan setelah sebelumnya Tim Aset pada Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKD) Pemkab Bandung Barat menilai bahwa meubelair yang selama ini menjadi aset Sekretariat Daerah (Setda) Pemkab Bandung Barat mengalami kerusakan berat dan tidak bisa dipergunakan lagi.

Kabag Umum Setda KBB, Kemal Adiyaksa, mengatakan aset yang dimusnahkan sebagian besar merupakan kursi dan meja hasil pengadaannya sejak tahun 2012.

“Aset seperti meubelair itu pada intinya sudah rusak berat. Banyak pisan yang rusak, terutama kursi dan meja di lingkungan Sekda. Itu aset-aset lama sejak pengadaan 2012,” Ujarnya, Senin (1/12/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Kemal, pemusnahan aset ini penting untuk penertiban administrasi agar barang yang sudah tidak berfungsi tidak terus tercatat sebagai aset aktif.

“Secara pencatatan, aset itu seolah-olah masih berfungsi karena masih muncul anggaran pembeliannya. Padahal sudah tidak layak, banyak patah, dan tidak bisa dimanfaatkan lagi. Jadi harus dihapuskan,” ujarnya.

Tahap pertama pemusnahan difokuskan pada meubelair dengan nilai akumulasi hampir Rp 500 juta, mulai dari aset tahun 2012 hingga 2022 yang sudah tidak berfungsi.

“Hasil pencatatan dan penilaian BKAD menegaskan itu rusak berat. Sekda hanya mengajukan penghapusan, lalu dibentuk tim, salah satunya dari bidang aset BKAD yang menilai berapa nilai aset yang dimusnahkan,” katanya.

Meubelair tidak memiliki nilai guna lagi, berbeda dengan kendaraan yang masih bisa dilelang karena dapat diperbaiki.

“Kalau kendaraan mah bisa diperbaiki dan dilelang. Tapi kalau meubelair, sudah patah-patah, tidak ada sambungannya, jadi tidak mungkin dimanfaatkan lagi,” tuturnya.***

Baca Juga  Ahli Menafsirkan Mimpi, Ua Lengser Sudah Tahu Prabu Munding Kawati Akan Jatuh

Berita Terkait

Ngatiyana: Jadikan HUT RI Sebagai Momentum Refleksi Pembangunan Untuk Kesejahteraan Rakyat
Peringati HUT RI Ke-81: Program PENARI Wujud Investasi Jangka Panjang Dalam Membangun Generasi Bangsa
“Pekan Ceria”, Disarpusda Cimahi Ubah Perpustakaan Jadi Ruang Bermain dan Belajar Anak
Kemarau Panjang, Cimahi Perkuat Ketahanan Pangan Lewat Urban Farming dan UMKM
Hingga Sesi ke-31, 15 Km Kabel Semrawut di Cimahi Berhasil Dirapikan
Sudah 3 Hari Pengemudi Ojol Hilang, Keluarga Lapor Polisi!
Tanggapan Objektif Politisi Golkar, Bicara Pilkada Cimahi 2030 Masih Terlalu Dini
Tanah Hunian Lama Belum Bersertifikat, Ngatiyana Siap Perjuangkan Tanah Para Veteran

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 17:01 WIB

Ngatiyana: Jadikan HUT RI Sebagai Momentum Refleksi Pembangunan Untuk Kesejahteraan Rakyat

Jumat, 31 Juli 2026 - 08:19 WIB

“Pekan Ceria”, Disarpusda Cimahi Ubah Perpustakaan Jadi Ruang Bermain dan Belajar Anak

Kamis, 30 Juli 2026 - 18:21 WIB

Kemarau Panjang, Cimahi Perkuat Ketahanan Pangan Lewat Urban Farming dan UMKM

Rabu, 29 Juli 2026 - 19:24 WIB

Hingga Sesi ke-31, 15 Km Kabel Semrawut di Cimahi Berhasil Dirapikan

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:56 WIB

Sudah 3 Hari Pengemudi Ojol Hilang, Keluarga Lapor Polisi!

Rabu, 29 Juli 2026 - 09:14 WIB

Tanggapan Objektif Politisi Golkar, Bicara Pilkada Cimahi 2030 Masih Terlalu Dini

Selasa, 28 Juli 2026 - 19:28 WIB

Tanah Hunian Lama Belum Bersertifikat, Ngatiyana Siap Perjuangkan Tanah Para Veteran

Selasa, 28 Juli 2026 - 00:17 WIB

Kemarau Datang, Hutan Gunung Paseban Kutawaringin Terbakar

Berita Terbaru

Sang saka merah putih berkibar. Foto: Ilustrasi

Nasional

FWK Kecam Penurunan Bendera Merah Putih di Banda Aceh

Minggu, 16 Agu 2026 - 13:23 WIB