Sangat Dipaksakan, Guntur Romli Kritik Pedas Buku Islam Ala Prabowo

- Editor

Senin, 7 September 2026 - 20:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Terbitnya buku Islam Ala Prabowo menjadi perbincangan hangat ditengah masyarakat. Foto: Ist

Terbitnya buku Islam Ala Prabowo menjadi perbincangan hangat ditengah masyarakat. Foto: Ist


JAKARTA , tujuhmenit.com – Kritik pedas dilontarkan juru bicara PDI Perjuangan (PDIP), Guntur Romli, saat menyoroti buku berjudul Islam Ala Prabowo. Politikus yang juga dikenal sebagai cendekiawan muda Nahdlatul Ulama (NU) ini, secara terangan menyebut terkesan dipaksakan di balik penerbitan buku tersebut.


Seperti yang dilansir Warta Ekonomi, kritik tajam Guntur bermula dari adanya pencatutan nama sejumlah tokoh agama terkemuka yang seolah-olah memberikan dukungan atau tulisan di dalam buku tersebut.

“Yang jauh lebih janggal, pengakuan tiga tokoh yang namanya dicatut, yakni Gus Kautsar, TGB (Tuan Guru Bajang), dan Said Aqil Siradj. Ketiganya menegaskan tidak pernah dilibatkan dan diminta tulisan dalam buku tersebut. Ini pencatutan nama yang pantas disebut kejahatan intelektual,” tegas Guntur Romli dalam pernyataannya, Senin (7/9/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain masalah pencatutan nama tanpa izin, Guntur juga menyoroti substansi judul buku itu sendiri. Menurutnya, frasa “Ala Prabowo” yang merujuk pada corak keislaman terasa sangat dipaksakan, mengingat Ketua Umum Partai Gerindra tersebut tidak memiliki rekam jejak yang kuat dalam diskursus pemikiran Islam.

“Sebenarnya jika makna judul itu, ‘Ala Prabowo’ artinya corak keislaman seperti apa, itu tidak masalah. Tapi Prabowo itu sosok yang tidak dikenal dengan pemikiran keislaman atau identik dengan wacana keislaman. Kesannya sangat dipaksakan,” ulas Guntur.

Untuk memperkuat argumennya, Guntur mengajak publik membandingkan Prabowo dengan deretan tokoh bangsa yang memang memiliki jejak historis dan kekayaan pemikiran keislaman yang jelas dan diakui.


“Bandingkan dengan Kyai Ahmad Dahlan, Islam ala Hashim Asyari, ala Gus Dur tentang pribumisasi Islam, Said Aqil dengan gagasan Islam Nusantara, semua masuk akal, mereka semuanya punya jejak pemikiran Islam yang kaya,” pungkasnya.(Arjava)***

Baca Juga  Adi Mula Nakaleu: Rakercab Gerindra Perkuat Sinergi Antara Parpol dengan Pemerintah

Berita Terkait

Danny Setiawan Mantan Gubernur Jabar Tutup Usia
FWK Minta Presiden Prabowo Jadikan Pergantian Menteri Momentum Memperbaiki Ekonomi Rakyat
Ini Kata Ekonom Tentang Pencopotan Menkeu Purbaya
Hasil Survei SMRC Elektabilitas KDM Meroket Kalahkan Prabowo, Gubernur Rasa Presiden!!!
Guntur Romli: Desil Tidak Lagi Berfungsi Sebagai Alat Pemetaan Kesejahteraan, Melainkan Alat Penjagalan
Ahmad Khozinudin: Gawat! UU Perampasan Aset Diekstensifikasi Menyasar Ke Semua Orang
Syukur Mandar: Ada Penjajah Yang Lebih Berbahaya dari Penjajah Yang Telah Diusir
FWK: Negara Jangan Jadikan Bank Alat Represif
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 17:35 WIB

Meliput Erupsi Anak Gunung Krakatau, 5 Jurnalis Hilang Kontak

Minggu, 6 September 2026 - 05:46 WIB

Dilematis, Dalam Waktu 3 Hari 2 Ribu Orang Keracunan MBG

Sabtu, 5 September 2026 - 21:29 WIB

Dentuman di Bandung Raya Bukan Dampak Erupsi Krakatau! BMKG Duga Ada Pelepasan Gas Metan Danau Purba

Senin, 29 Juni 2026 - 12:16 WIB

Haris Faisal Sampaikan Duka Mendalam Atas Wafatnya dr. Icha Akibat Dugaan Intimidasi

Minggu, 12 April 2026 - 08:34 WIB

Dua Kubu Beda Pendapat Soal Dugaan Korupsi Rumdin Wali Kota Cimahi, DPRD Anggap Legal, Pengamat Sebut Rentan Korupsi

Kamis, 9 April 2026 - 07:46 WIB

Enang Sahri: Terkait Review DED Rumdin, Ada Keinginan Wali Kota Cimahi yang Baru

Sabtu, 4 April 2026 - 07:47 WIB

Dugaan Korupsi Pembangunan Rumah Dinas Walikota dan Wakil Walikota Cimahi Diungkap LSM Pemuda

Selasa, 10 Maret 2026 - 13:13 WIB

Miliki Emosional Kuat, Wali Kota Cimahi Kunjungi Mantan Stafnya di Pusbangisop TNI AD 1994

Berita Terbaru

Mantan Gubernur Jawa Barat periode 2003-2008, Danny Setiawan, meninggal dunia pada Sabtu (19/9/2026).

Nasional

Danny Setiawan Mantan Gubernur Jabar Tutup Usia

Sabtu, 19 Sep 2026 - 10:07 WIB

Purbaya dicopot jabatannya sebagai Menteri Keuangan, digantikan Suahasil Nazara, Senin (14/9/2026). Foto: Ist.

Nasional

Ini Kata Ekonom Tentang Pencopotan Menkeu Purbaya

Senin, 14 Sep 2026 - 22:59 WIB