Wali Kota Ngatiyana Tegas: PPDB Cimahi Bersih dari “Titipan”

- Editor

Rabu, 6 Mei 2026 - 12:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Cimahi, tujuhmenit.com – Menjelang pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, memberikan jaminan pnuh bahwa proses penerimaan siswa baru tahun ini akan berjalan bersih, transparan, dan bebas dari praktik titip-menitip.

Hal tersebut dsampaikannya usai memimpin upacara Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di Lapangan Apel Pemkot Cimahi, Senin (4/5/2026).

Menurut Ngatiyana, praktik memasukkan anak lewat jalur belakang atau titipan sangat merugikan dan bisa merusak iklim pendidikan yang selama ini sedang dibangun.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kita sedang berjuang keras meningkatkan mutu pendidikan di Cimahi. Nah, kalau masih ada praktik titip-menitip, itu sama saja merusak semua upaya jang sudah kita lakukan,” tegas Ngatiyana.

Ia menegaskan, sistem yang diterapkan sudah sangat jelas dan berbasis aturan. Penempatan sekolah dilakukan berdasarkan zonasi atau jarak domisili, sehingga semua warga mendapatkan perlakuan yang setara.

“Semua wilayah dan masyarakat diperlakukan sama persis. Tidak ada yang diistimewakan, tidak ada yang didiskriminasi. Semuanya masuk lewat jalur resmi sesuai ketentuan,” tambahnya.

Ngatiyana juga menyoroti soal rasa keadilan. Ia menilai, praktik nepotisme atau titipan akan menibulkan kesan tidak adil di mata masyarakat. Padahal, pelayanan yang adil adalah hak setiap warga negara.

“Kita harus berlaku adil kepada siapa pun. Tidak boleh ada satu pun warga yang merasa dirugikan saat proses PPDB nanti,” ucapnya.

Tidak main-main, Ngatiyana mengancam akan memberikan sanksi tegas bagi siapa saja yang terbukti melanggar aturan, baik itu oknum sekolah maupn pihak luar yang mencoba mengintervensi.

“Kalau ada yang melanggar, pasti ada sanksinya. Jenis sanksinya nanti akan disesuaikan dengan berat pelanggarannya. Yang jelas, kami tidak akan segan-segan menindak demi mnjaga integritas sistem,” pungkasnya. (eri)

Baca Juga  Kasus Kredit BPR Cirebon Dilimpahkan ke PN Bandung, Jaksa Tunggu Jadwal Sidang

Berita Terkait

Sementara Hanya Bisa Dilewati Motor, Jembatan Pemkot Cimahi Kembali Dibuka!!
GOR Pemuda di KBB Senilai Rp6,8 Miliar Mangkrak, Imron Minta Dewan Turun Tangan
Wujud Kepedulian Sosial, FKPPI dan PEPABRI Jabar Gelar Donor Darah
Rekayasa Jalan Dampak dari Proyek Pembangunan Underpass dan Jembatan Dibahas Forum LLAJ Cimahi
Kisruh Ditubuh FKPPI KBB Berujung Lapor Polisi, Imron Minta Semua Pihak Bersikap Dewasa
Jembatan Segera Dibangun, Nyebrang Dengan Rakit Bambu Akan Jadi Kenangan
Kasus Kredit BPR Cirebon Dilimpahkan ke PN Bandung, Jaksa Tunggu Jadwal Sidang
Peringati HAN, Ngatiyana Kukuhkan Forum Anak Jati Mandiri Kota Cimahi

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 18:14 WIB

Mayat Wanita Dalam Kardus Hebohkan Warga Babakan Ciparay

Kamis, 4 Juni 2026 - 15:41 WIB

Usai Kasus Dugaan Korupsi di BGN, FWK Desak Presiden Prabowo Lakukan Evaluasi Menyeluruh Program MBG

Minggu, 12 April 2026 - 08:34 WIB

Dua Kubu Beda Pendapat Soal Dugaan Korupsi Rumdin Wali Kota Cimahi, DPRD Anggap Legal, Pengamat Sebut Rentan Korupsi

Sabtu, 4 April 2026 - 07:47 WIB

Dugaan Korupsi Pembangunan Rumah Dinas Walikota dan Wakil Walikota Cimahi Diungkap LSM Pemuda

Kamis, 26 Februari 2026 - 16:37 WIB

Calon Jemaah Haji Asal Sukabumi Jadi Korban Penipuan. Dokumen Keberangkatan Palsu!

Selasa, 10 Februari 2026 - 09:32 WIB

Dugaan Perusakan Fasum Milik Pemkot Cimahi, Kepala BPKAD Sebut Kewenangan Sebenarnya Ada di Sekda Sebagai Pengelola

Senin, 12 Januari 2026 - 23:25 WIB

Endang Terima Langsung Somasi Kuasa Hukum Keluarga MPS

Kamis, 8 Januari 2026 - 11:16 WIB

Sampaikan Belasungkawa Untuk Korban Sengatan Listrik PJG Dishub, Komisi III DPRD Kota Cimahi Akan Periksa Semua Pekerjaan

Berita Terbaru

Hampir 2.000 orang diduga keracunan setelah menyantap menu MBG sejak Selasa (01/9/2026) hingga Kamis (03/9/2026). Foto: Ilustrasi

Peristiwa

Dilematis, Dalam Waktu 3 Hari 2 Ribu Orang Keracunan MBG

Minggu, 6 Sep 2026 - 05:46 WIB