Sepuluh Kepala Daerah Siap Presentasi Anugerah Kebudayaan PWI Pusat 2026

- Editor

Senin, 5 Januari 2026 - 23:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sepuluh kepala daerah siap mengikuti tahap presentasi Anugerah Kebudayaan PWI Pusat pada 8–9 Januari 2026 di Jakarta. Tahapan ini menjadi penentu penyerahan Trofi Abyakta pada puncak Hari Pers Nasional (HPN) 2026 di Banten, 9 Februari 2026./tujuhmenit.com

Sepuluh kepala daerah siap mengikuti tahap presentasi Anugerah Kebudayaan PWI Pusat pada 8–9 Januari 2026 di Jakarta. Tahapan ini menjadi penentu penyerahan Trofi Abyakta pada puncak Hari Pers Nasional (HPN) 2026 di Banten, 9 Februari 2026./tujuhmenit.com

JAKARTA, tujuhmenit.com – Sebanyak 10 kepala daerah dari berbagai wilayah Indonesia, mulai dari Labuhanbatu, Sumatera Utara, hingga Manokwari, Papua Barat, siap mengikuti tahap presentasi Anugerah Kebudayaan PWI Pusat pada 8–9 Januari 2026 di Jakarta. Tahapan ini menjadi penentu sebelum penyerahan Trofi Abyakta pada puncak Hari Pers Nasional (HPN) 2026 di Banten, 9 Februari 2026.

Presentasi dilakukan untuk menguji sejauh mana para bupati dan wali kota menguasai serta mengimplementasikan program pemajuan kebudayaan di daerah masing-masing, sesuai topik yang diajukan dalam proposal.

Direktur Anugerah Seni dan Kebudayaan PWI Pusat, Yusuf Susilo Hartono, menjelaskan bahwa kesepuluh kepala daerah tersebut dipilih secara ketat oleh Dewan Juri setelah menelaah proposal dan dokumen pendukung yang sangat komprehensif.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Berkas yang dinilai meliputi proposal utama, video kegiatan, dokumen Pokok Pikiran Kebudayaan Daerah (PPKD), peraturan daerah, tautan pemberitaan media, hingga dokumentasi foto. Totalnya bisa mencapai puluhan hingga ratusan halaman,” ujar Yusuf, yang telah menangani Anugerah Kebudayaan PWI Pusat sejak HPN 2016 di Lombok.

Untuk memastikan keabsahan dan kedalaman program, para kandidat diwajibkan mempresentasikan langsung gagasan dan capaian kebudayaan di hadapan Dewan Juri di kantor PWI Pusat.
Dewan Juri Anugerah Kebudayaan PWI 2026

Dewan Juri AK PWI–HPN 2026 berjumlah lima orang, berasal dari kalangan seniman, budayawan, akademisi, dan pimpinan pers nasional, yaitu:

– Dr. Nungki Kusumastuti (Dosen IKJ, penari, artis film)
– Agus Dermawan T. (Pengamat dan penulis seni budaya, penerima Anugerah Kebudayaan RI)
– Sudjiwo Tejo (Seniman, budayawan, anggota Tim Pakar PWI Pusat)
– Akhmad Munir (Dirut LKBN Antara, Ketua Umum PWI Pusat 2025–2030)
– Yusuf Susilo Hartono (Wartawan senior, pelukis, penyair)

Baca Juga  Mengejutkan! Ada Bintang Dibalik Skandal Bandara Morowali. Siapakah Dia?

Daftar Kepala Daerah Peserta Presentasi
Kesepuluh peserta terdiri atas tiga wali kota dan tujuh bupati, yakni:

– Wali Kota Malang, Jawa Timur, Wahyu Hidayat
– Wali Kota Samarinda, Kalimantan Timur, Andi Harun
– Wali Kota Mataram, NTB, Mohan Roliskana
– Bupati Lampung Utara, Lampung, Hamartoni Ahadis
– Bupati Temanggung, Jawa Tengah, Agus Setiawan
– Bupati Manggarai, NTT, Heribertus Geradus Laju Nabit
– Bupati Blora, Jawa Tengah, Arief Rohman
– Bupati Labuhanbatu, Sumatera Utara, Maya Hasmita
– Bupati Manokwari, Papua Barat, Hermus Indou
– Bupati Padang Pariaman, Sumatera Barat, John Kenedy Azis

Tema Inklusif dan Berkelanjutan

Anugerah Kebudayaan PWI Pusat 2026 mengusung tema “Pemajuan Kebudayaan Daerah yang Inklusif dan Berkelanjutan Berbasis Media dan Pers.” Dari tiga subtema yang ditawarkan, mayoritas peserta memilih subtema penguatan keragaman ekspresi budaya dan interaksi budaya yang inklusif.

Penilaian difokuskan pada keterkaitan program dengan 10 Objek Pemajuan Kebudayaan sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan, termasuk aspek inovasi, keberlanjutan, serta dampak program bagi masyarakat lokal, nasional, hingga global.

Kategori Baru: Wartawan dan Komunitas

Memasuki tahun ke-10 penyelenggaraan, AK PWI Pusat menambahkan kategori baru bertajuk “Wartawan dan Komunitas”. Kategori ini ditujukan bagi insan pers dan komunitas budaya yang konsisten berkarya minimal 10 tahun dan berdampak luas.

Dewan Juri telah menetapkan tiga penerima penghargaan kategori ini, yaitu:

– Rahmi Hidayati (Tangerang Selatan), mantan wartawan Bisnis Indonesia dan Ketua Perempuan Berkebaya Indonesia, penggerak pengakuan kebaya sebagai Warisan Budaya Takbenda UNESCO.
– Seno Joko Suyono (Jakarta/Bekasi), mantan wartawan Tempo, penggagas Borobudur Writers and Cultural Festival.
– Henri Nurcahyo (Surabaya), penggerak komunitas Panji hingga tingkat Asia dan internasional, turut memperjuangkan pengakuan Panji sebagai Warisan Budaya Takbenda UNESCO.

Baca Juga  Kapolri Pastikan Pelaku Ledakan di Masjid SMAN 72 Adalah Siswa, Polisi Dalami Dugaan Paparan Ideologi dan Motif di Baliknya

Ketiganya juga akan menerima Trofi Abyakta pada puncak peringatan HPN 2026 di Banten.***

Berita Terkait

Penanganan Karhutla Kurang Serius, Masyarakat Mulai Frustasi 
Cukup di Komisi II, Bahas Pemakzulan Wapres Gibran Gak Perlu Bentuk Pansus dan Hak Angket
Pasca Putusan MK, Subhan Palal Dorong DPR-RI Lakukan Impeachment Terhadap Wapres Gibran
Meski Tidak Temukan Ijazah Gibran, MK Tolak Gugatan Denny Indrayana Cs.
Catatan Hendry Ch Bangun (FWK) Dengan Olahraga Kita Bersatu
FWK INGATKAN PRABOWO: MOMEN PEROMBAKAN KABINET MERAH PUTIH UNTUK WUJUDKAN KEINGINAN RAKYAT
Pasca Lewati Uji Kepatutan, Jendral Suyudi Ario Seto Dilantik Presiden Jadi Kapolri
Indonesian Berduka, Guruh Soekarnoputra Tutup Usia di Rumah Sakit MRCCC Siloam Hospitals

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:55 WIB

Dudi Supriadi: BPD Harus Utamakan Kepentingan Masyarakat

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:24 WIB

Bupati Garut Bahas Penanganan Kebakaran dan Penataan TPA Pasir Bajing Bersama Warga

Jumat, 9 Oktober 2026 - 16:18 WIB

Viral Video Kericuhan KOD Cup U-23, Adanya Kabar Korban Meninggal Dipastikan Tidak Benar

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:41 WIB

ChiMa 2026 Perkuat Inovasi Pelayanan Publik Bagi Masyarakat

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:00 WIB

Bupati M. Yamin: Jangan Sampai RDTR Hanya Baik di Atas Kertas

Rabu, 7 Oktober 2026 - 19:44 WIB

Baru 12 dari 147 Dokumen Terunggah, Sekda Bartim Minta OPD Percepat MCSP-R

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 21:58 WIB

Ditargetkan Rampung Desember ini, Proyek Flyover Pusdikpom Cimahi Kembali Digarap

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 17:29 WIB

Bupati Garut Pastikan Pelayanan Isbat Nikah Beri Kepastian Hukum bagi Keluarga

Berita Terbaru

Kadis DPMD, Dudi Supriadi, bersama Camat Batujajar Andi M Khitmat dan pejabat lainnya dalam acara pelantikan anggota BPD periode 2026-2034 di Aula Kantor Koperasi Desa Merah Putih, Desa Batujajar Timur, pada Rabu (15/10/2026

Daerah

Dudi Supriadi: BPD Harus Utamakan Kepentingan Masyarakat

Kamis, 15 Okt 2026 - 20:55 WIB