MPC Pemuda Pancasila Bandung Barat Siap Awasi Kinerja SPPG dan Distribusi Makanan Bergizi Gratis

- Editor

Rabu, 3 Juni 2026 - 17:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung Barat – Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kabupaten Bandung Barat menyatakan kesiapannya untuk mengawasi secara ketat kinerja Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang bertugas mengelola dan menyalurkan program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah tersebut.

Pihak MPC PP Bandung Barat menerima banyak laporan dari masyarakat yang menyebutkan bahwa pengelolaan hingga penyaluran program ini di lapangan belum berjalan sesuai dengan harapan pemerintah. Padahal, program yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto ini dinilai sangat baik dan sangat dibutuhkan oleh masyarakat.

Ketua MPC PP Kabupaten Bandung Barat, Deniswara, menyampaikan kekecewaannya karena pelaksanaan program MBG di sejumlah titik dinilai kurang mendukung penyedia bahan baku lokal dan potensi daerah setempat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, menu yang disajikan dianggap belum memenuhi standar gizi yang ditetapkan, serta pengiriman makanan sering kali tidak tepat waktu. Masalah lain yang disorot adalah jadwal penyaluran yang tidak pas—makanan sering dikirim saat jam pelajaran berlangsung, bukan saat jam istirahat.

“Kondisi seperti ini terjadi di banyak sekolah. Pihak SPPG seolah tidak peduli, bahkan ada siswa yang sudah pulang ke rumah harus kembali lagi ke sekolah hanya untuk mengambil makanan tersebut,” ujar Deniswara pada Rabu, 2 Juni 2026.

Menurutnya, program MBG seharusnya bisa menjadi sarana untuk menggerakkan perekonomian warga sekitar, sesuai dengan visi dan misi pemerintahan saat ini. Melibatkan pengusaha lokal sebagai penyedia bahan baku adalah langkah yang tepat. Namun kenyataannya, pengusaha lokal justru tersisih karena banyak SPPG yang memilih mengambil pasokan langsung dari distributor luar daerah.

Disebutkan pula bahwa bahan baku yang digunakan tidak memanfaatkan hasil pertanian atau peternakan setempat, melainkan lebih banyak menggunakan makanan jadi atau siap saji.

Baca Juga  Renungan Kemerdekaan RI ke-81 : Sudahkah Indonesia Benar-benar Merdeka?

Masalah keterlambatan pengiriman juga menjadi perhatian serius karena berpotensi membuang-buang makanan. “Karena terlambat, anak-anak tidak sempat memakannya sebab jam pelajaran sudah dimulai kembali. Akibatnya, makanan menjadi basi dan tidak dikonsumsi,” jelasnya.

Merespons berbagai permasalahan tersebut, MPC PP Bandung Barat berinisiatif ikut serta dalam pengawasan agar pengelolaan dan penyaluran MBG berjalan sesuai standar yang berlaku.

“Kami akan membentuk Tim Investigasi khusus untuk memantau kinerja MBG dan SPPG di setiap kecamatan. Tim ini akan melaporkan setiap kendala yang ditemukan agar bisa segera ditindaklanjuti oleh lembaga berwenang. Kami ingin memastikan program ini berjalan lancar dan mencapai tujuannya sesuai harapan semua pihak,” tutup Deniswara. (eri)

Berita Terkait

Antisipasi Penyebaran Abu Vulkanik, Dedi Mulyadi Rilis SE PJJ
Ngatiyana Akui Kemacetan Bukan Kesalahan Petugas, Tapi Tanggung Jawab Penuh Wali Kota Cimahi
Wali Kota Cimahi Mohon Maaf Atas Kemacetan, Proyek Infrastruktur Serentak Ditarget Selesai Akhir Tahun
Selain Tutup Informasi 6 Perusahaan Peserta Mikom Proyek SMPN 14 yang Gugur, Sekdis Beberkan Review DED yang Tak Diketahui Publik
Kantor RW 25 Melong Diresmikan: Wali Kota Sebut Ini Bukan Sekadar Bangunan, Tapi Rumah Bersama Warga
Rekayasa Lalin Underpass Gatsu Berlangsung hingga Desember, Warga Diminta Siap-Siap Macet
Sejumlah Proyek Infrastruktur Di Cimahi Segera Dimulai, Wali Kota Ingatkan Macet Bukan Alasan Terlambat
Renungan Kemerdekaan RI ke-81 : Sudahkah Indonesia Benar-benar Merdeka?

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 17:35 WIB

Meliput Erupsi Anak Gunung Krakatau, 5 Jurnalis Hilang Kontak

Minggu, 6 September 2026 - 05:46 WIB

Dilematis, Dalam Waktu 3 Hari 2 Ribu Orang Keracunan MBG

Sabtu, 5 September 2026 - 21:29 WIB

Dentuman di Bandung Raya Bukan Dampak Erupsi Krakatau! BMKG Duga Ada Pelepasan Gas Metan Danau Purba

Senin, 29 Juni 2026 - 12:16 WIB

Haris Faisal Sampaikan Duka Mendalam Atas Wafatnya dr. Icha Akibat Dugaan Intimidasi

Minggu, 12 April 2026 - 08:34 WIB

Dua Kubu Beda Pendapat Soal Dugaan Korupsi Rumdin Wali Kota Cimahi, DPRD Anggap Legal, Pengamat Sebut Rentan Korupsi

Kamis, 9 April 2026 - 07:46 WIB

Enang Sahri: Terkait Review DED Rumdin, Ada Keinginan Wali Kota Cimahi yang Baru

Sabtu, 4 April 2026 - 07:47 WIB

Dugaan Korupsi Pembangunan Rumah Dinas Walikota dan Wakil Walikota Cimahi Diungkap LSM Pemuda

Selasa, 10 Maret 2026 - 13:13 WIB

Miliki Emosional Kuat, Wali Kota Cimahi Kunjungi Mantan Stafnya di Pusbangisop TNI AD 1994

Berita Terbaru

Mantan Gubernur Jawa Barat periode 2003-2008, Danny Setiawan, meninggal dunia pada Sabtu (19/9/2026).

Nasional

Danny Setiawan Mantan Gubernur Jabar Tutup Usia

Sabtu, 19 Sep 2026 - 10:07 WIB

Purbaya dicopot jabatannya sebagai Menteri Keuangan, digantikan Suahasil Nazara, Senin (14/9/2026). Foto: Ist.

Nasional

Ini Kata Ekonom Tentang Pencopotan Menkeu Purbaya

Senin, 14 Sep 2026 - 22:59 WIB