Tol Getaci Segera Dibangun. Ada Warga Garut Terima Uang Ganti Rugi Hampir Rp 17 Miliar

- Editor

Sabtu, 7 Februari 2026 - 17:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jalan Tol Getaci yang menghubungkan Jabar-Jateng akan segera dibangun di tahun 2026 ini. Foto: Net

Jalan Tol Getaci yang menghubungkan Jabar-Jateng akan segera dibangun di tahun 2026 ini. Foto: Net


Pembangunan Jalan Tol Getaci yang menghubungkan Jabar-Jateng akan segera dibangun dan saat ini Pemerintah sedang fokus pada pembebasan lahan. Bahkan dari pembebasan, ada salah seorang warga Garut yang mendapat uang ganti rugi (UGR) hampir Rp 17 miliar.


BANDUNG, rujuhmenit.com- Pembangunan Getaci yang memiliki panjang total 206,65 km, dilakukan dalam 2 tahap. Tahap 1 Gedebage-Tasikmalaya sepanjang 95,52 km, dan Tahap 2 dari Tasikmalaya-Cilacap sepanjang 111,13 km.

Berdasar pada skala prioritasnya, Tahap 1 Gedebage-Tasikmalaya akan dibangun lebih dulu mulai tahun 2026 ini, dan diagendakan sudah bisa beroperasi di tahun 2029.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sehubungan dengan haktersebut, tahapan proses pembebasan lahan dan pembayaran uang ganti rugi (UGR) saat ini sedang dikebut, difokuskan di Kabupaten Bandung dan Kabupaten Garut. Selanjutnya pembebasan ke Kabupaten dan Kota Tasikmalaya.

Menteri PU, Dody Hanggodo, seperti dikutip Antara mengungkapkan, sebenarnya ada 4 proyek jalan tol yang diharapkan pembangunannya bisa dimulai pada tahun 2026.

“Keempat proyek tersebut adalah Tol Getaci ruas Gedebage-Tasikmalaya, ruas Sentul Selatan-Karawang Barat (Jawa Barat), Pejagan-Cilacap (Jawa Tengah), dan Gilimanuk-Mengwi (Bali),” katanya, Jumat (6/2/2026).

Tol Getaci Ruas Gedebage-Tasikmalaya dan ruas Sentul Selatan-Karawang Barat berpotensi lebih cepat terealisasi karena memiliki daya tarik investasi dan tingkat lalu lintas (traffic) yang lebih tinggi.

“Mudah-mudahan sih tahun 2026 bisa kami selesaikan, dari empatnya mungkin dualah (Gedebage-Tasikmalaya dan Sentul Selatan-Karawang Barat) bisa kita selesaikan,” ujarnya.

Dody menjelaskan, proyek Jalan Tol Getaci Tahap 1 saat ini sudah mulai persiapan pembangunan, dengan skema multi years atau berjalan tanpa terhenti setiap pergantian tahun anggaran.

Dapat UGR Hampir  Rp 17 Miliar

Ketua Pengadaan Tanah Proyek Tol Getaci Kabupaten Garut,  Muhamad Rahman mengungkapkan, di Desa Talagasari, Kecamatan Kadungora, terdapat seorang warga yang menerima UGR hampir Rp 17 miliar.

Baca Juga  Melonjaknya Pendaftar Mudik Gratis 2026, Paksa Dishub Cimahi Lakukan Seleksi dan Verifikasi

“Masih di Desa Talagasari, ada juga warga mendapat UGR sebesar Rp 5 Miliar untuk lahan sawah miliknya seluas sekitar 6.000 meter persegi yang terdampak Tol Getaci,” katanya.

Besaran nilai ganti rugi lahan yang tergerus jalan tol tergantung lokasi dan peruntukan lahan yang mencakup fisik (tanah, bangunan, tanaman) dan non-fisik (solatium, biaya transaksi, masa tunggu).

Berbeda dengan Kabupaten Bandung dan Kabupaten Garut, pembayaran ganti rugi proyek jalan Tol Getaci di wilayah Kabupaten dan Kota Tasikmalaya kemungkinan akan dibagi ke dalam 2 tahap.

Hal itu terjadi, karena wilayah Kabupaten Tasikmalaya dan Kota Tasikmalaya ada yang masuk ke pembangunan Tahap 1 segmen Gedebage-Tasikmalaya dengan titik akhir di Kawalu dan Tahap 2 Segmen Tasikmalaya-Cilacap. (Umay)

Berita Terkait

Ngatiyana Akui Kemacetan Bukan Kesalahan Petugas, Tapi Tanggung Jawab Penuh Wali Kota Cimahi
Wali Kota Cimahi Mohon Maaf Atas Kemacetan, Proyek Infrastruktur Serentak Ditarget Selesai Akhir Tahun
Selain Tutup Informasi 6 Perusahaan Peserta Mikom Proyek SMPN 14 yang Gugur, Sekdis Beberkan Review DED yang Tak Diketahui Publik
Kantor RW 25 Melong Diresmikan: Wali Kota Sebut Ini Bukan Sekadar Bangunan, Tapi Rumah Bersama Warga
Rekayasa Lalin Underpass Gatsu Berlangsung hingga Desember, Warga Diminta Siap-Siap Macet
Sejumlah Proyek Infrastruktur Di Cimahi Segera Dimulai, Wali Kota Ingatkan Macet Bukan Alasan Terlambat
Renungan Kemerdekaan RI ke-81 : Sudahkah Indonesia Benar-benar Merdeka?
Oland Kembali Pimpin DK PWI Jabar, Jalankan Tugas Sesuai Amanat Organisasi!
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 13:53 WIB

Syukur Mandar: Ada Penjajah Yang Lebih Berbahaya dari Penjajah Yang Telah Diusir

Minggu, 16 Agustus 2026 - 13:23 WIB

FWK Kecam Penurunan Bendera Merah Putih di Banda Aceh

Kamis, 13 Agustus 2026 - 09:59 WIB

Refleksi 81 Tahun Indonesia Merdeka: FWK Ingatkan Agar Pemerintah Peka Terhadap Keresahan Masyarakat

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 10:38 WIB

Cacat Kelola Tingkat Dewa! Sebagian Besar Pemda Tidak Bisa Bayar Gaji ASN?

Kamis, 6 Agustus 2026 - 09:09 WIB

Diskusi FWK: Kesantunan Berbahasa Diperlukan dalam Berbangsa dan Bernegara

Jumat, 31 Juli 2026 - 09:17 WIB

Kabinet Bayangan: Indonesia Darurat Korupsi Secara Struktural dan Sistemik

Senin, 27 Juli 2026 - 09:10 WIB

Karumga Mantan Jampidsus Kejagung Ditemukan Tewas dengan Mulut Berbusa

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:54 WIB

Keterbatasan Bukan Penghalang! 10 Atlet Muaythai Cimahi Siap Guncang Kejurnas Bawa Semangat “Cimahi Bukbek”

Berita Terbaru

Wali Kota Cimahi Ngatiyana bersama Kapolres Cimahi AKBP Moh. Faruk Rozi danDandim 0609/Cimahi Letkol Inf. Ratno, dalam kegiatan Pawang Ronda di Cipageran, Rabu (26/8/2026).

Daerah

Cimahi Perangi Peredaran Narkoba Melalui Pawang Ronda

Kamis, 27 Agu 2026 - 12:59 WIB